Senin, 27 Jul 2026

Internasional,

Iran Tuding Ukraina Serang Kapalnya, Perang Berpotensi Meluas

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 27 Jul 2026 10:48
Konflik Iran kembali meluas pada akhir pekan setelah kelompok Houthi yang didukung Iran melancarkan serangan ke fasilitas minyak Arab Saudi di pesisir Laut Merah.

ADVERTISEMENT


Pada saat yang sama, Iran menuduh Ukraina menyerang kapal dagangnya di Laut Kaspia sehingga memicu kekhawatiran perang akan meluas ke kawasan lain.

Meski situasi di Teluk Persia relatif lebih tenang, militer Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (25/7/2026) waktu setempat menyatakan blokade laut terhadap Iran masih tetap diberlakukan.

ADVERTISEMENT


Namun, Washington tidak memberikan penjelasan mengenai penghentian rangkaian serangan udara yang sebelumnya berlangsung selama 13 malam berturut-turut.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump menegaskan prioritas utama tetap penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi. Seorang pejabat senior Gedung Putih mengatakan Trump telah memperlihatkan konsekuensi yang akan dihadapi Iran apabila tidak bersedia berunding secara serius.

Laporan New York Times menyebut Trump untuk sementara menghentikan rencana meningkatkan intensitas serangan terhadap Iran. Keputusan tersebut diambil setelah muncul kekhawatiran mengenai potensi meluasnya konflik, berkurangnya persediaan amunisi AS, terganggunya hubungan dengan sekutu di kawasan Teluk, serta risiko terhadap pasokan energi dan perekonomian global.

Wakil Presiden JD Vance dan Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine juga dilaporkan menyampaikan kekhawatiran mengenai menipisnya stok persenjataan AS dalam pertemuan di Gedung Putih.
ADVERTISEMENT



Dari sisi lain, kelompok Houthi mengaku menyerang fasilitas milik perusahaan minyak nasional Arab Saudi, Aramco, di Kota Jizan dan Yanbu.

Rekaman video yang telah diverifikasi Reuters memperlihatkan kepulan asap membumbung dari arah kilang Aramco di Jizan yang berada dekat perbatasan Yaman. Kilang tersebut memiliki kapasitas pengolahan hingga 400.000 barel minyak mentah per hari.

Dua sumber perdagangan minyak di Asia menyebut terdapat indikasi kerusakan pada fasilitas penyimpanan bahan bakar dan minyak di Jizan. Hingga kini, Aramco belum memberikan tanggapan terkait laporan tersebut.

Sementara itu, dua rudal yang mengarah ke instalasi minyak di Yanbu berhasil dicegat. Pelabuhan Yanbu di Laut Merah menjadi jalur penting ekspor minyak Arab Saudi sebagai alternatif setelah Selat Hormuz diblokade Iran.

Di Yaman, pasukan udara pemerintah yang didukung koalisi pimpinan Arab Saudi melancarkan serangan terhadap posisi Houthi di Provinsi Marib dan Al Jawf. Sejumlah pejabat menyebut kedua pihak kini mulai memobilisasi pasukan di garis depan.

Arab Saudi memimpin koalisi militer Arab melawan Houthi sejak kelompok tersebut menguasai ibu kota Yaman, Sanaa. Perang saudara yang telah berlangsung lebih dari satu dekade sempat mereda setelah gencatan senjata pada 2022.

Namun, gencatan senjata tersebut kembali runtuh pada bulan ini. Houthi kini terlibat langsung dalam konflik regional bersama Iran setelah meningkatnya ketegangan dengan AS dan Israel.

Dalam sepekan terakhir, Houthi mendeklarasikan blokade laut terhadap Arab Saudi. Pemimpin Houthi Abdul Malik al-Houthi bahkan menyatakan seluruh fasilitas minyak Arab Saudi dapat menjadi sasaran serangan.

Di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan, Iran juga menuduh Ukraina menyerang kapal dagangnya di Laut Kaspia. Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan satu pelaut tewas dan seorang lainnya terluka akibat serangan tersebut.

Pemerintah Iran telah memanggil kuasa usaha Ukraina di Teheran untuk menyampaikan protes resmi atas insiden yang disebut sebagai tindakan bermusuhan dan kriminal.

Secara terpisah, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan Rusia diduga memberikan data pengamatan satelit kepada Iran untuk membantu mengarahkan serangan di kawasan Timur Tengah.

Meningkatnya eskalasi di Laut Merah dan Laut Kaspia menambah kekhawatiran pasar terhadap terganggunya jalur distribusi energi global setelah sebelumnya konflik telah mengganggu pengiriman minyak melalui Selat Hormuz.(ckplh)
Sumber: https://www.cakaplah.com/berita/baca/138455/2026/07/26/iran-tuding-ukraina-serang-kapalnya-perang-berpotensi-meluas/#sthash.zu15jh7Q.dpbs

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki