Rabu, 27 Mei 2026

Internasional,

Israel Hambat Pasokan Masuk Gaza, Ratusan Truk Bantuan Tertahan

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 19 Agu 2025 10:58
Berita satu.com
Di perlintasan Rafah menuju Jalur Gaza, ratusan truk bantuan kemanusiaan tertahan berhari-hari di gurun Mesir. Hanya segelintir yang diizinkan masuk oleh Israel, meski kondisi di Gaza semakin memburuk dengan kelaparan, kekurangan air bersih, dan obat-obatan.

Menurut laporan PBB, setelah hampir dua tahun perang, kelaparan kini melanda wilayah Palestina. Namun, kelompok bantuan menilai arus pasokan penting masih sangat lambat meskipun krisis meningkat.

Israel kerap menolak masuknya peralatan medis penyelamat jiwa, tempat penampungan, dan suku cadang infrastruktur air. Penolakan dilakukan dengan alasan barang tersebut bisa digunakan untuk keperluan militer atau karena cacat kemasan kecil.

“Bahkan benda sederhana bisa ditolak hanya karena terbuat dari logam,” kata Amande Bazerolle, Kepala Tanggap Darurat Gaza di organisasi medis Médecins Sans Frontières (MSF).

Di sisi Mesir, sejumlah truk berisi brankar perawatan intensif dibiarkan terpanggang matahari, meski PBB melaporkan kebutuhan darurat di Gaza. Alasannya, satu palet menggunakan plastik, bukan kayu. Relawan Bulan Sabit Merah Mesir menyebut penolakan juga terjadi hanya karena palet miring atau plastik pembungkus dianggap kurang rapi.

Amal Emam, Kepala Bulan Sabit Merah Mesir, mengatakan bahwa meski telah mendapat nomor persetujuan PBB, pengiriman tetap bisa ditolak begitu tiba di perbatasan. “Sepanjang hidup saya sebagai pekerja kemanusiaan, belum pernah melihat hambatan seketat ini, bahkan sampai untuk kain kasa terakhir,” ujarnya.

WHO melaporkan, obat-obatan sederhana seperti ibuprofen membutuhkan waktu hingga seminggu untuk masuk ke Gaza. Bahkan insulin dan obat sensitif suhu harus dikirim menggunakan truk biasa karena Israel menolak kontainer pendingin.

Di gudang penampungan, puluhan tabung oksigen, kursi roda, generator, dan toilet portabel terbengkalai berbulan-bulan setelah ditolak. “Sepertinya mereka menolak apa pun yang bisa menunjukkan rasa kemanusiaan,” ujar seorang staf PBB yang enggan disebutkan namanya.

Olga Cherevko, juru bicara OCHA, mengatakan daftar larangan Israel “berisi halaman demi halaman.” Para sopir truk pun terjebak berhari-hari di perbatasan, menyaksikan sebagian kendaraan diloloskan tanpa penjelasan, sementara lainnya ditolak.

Mahmoud El-Sheikh, sopir asal Mesir, mengatakan ia sudah menunggu 13 hari dengan muatan penuh tepung. “Kemarin ada 300 truk dipulangkan, hanya 35 yang diizinkan masuk,” katanya. 

Sopir lain, Hussein Gomaa, menambahkan bahwa setiap malam hingga 150 truk antre, namun keesokan harinya hanya sebagian kecil yang diperiksa.

WHO memperkirakan maksimal 50 truk masuk Gaza setiap hari. Sementara Menlu Mesir Badr Abdelatty menyebut hanya 130"150 truk yang melintas, terkadang 200, padahal kebutuhan mencapai tiga kali lipat jumlah tersebut. “Ini kelaparan yang direkayasa,” tegas Abdelatty, menyebut lebih dari 5.000 truk masih tertahan.

Israel, melalui COGAT, badan Kementerian Pertahanan yang mengelola urusan sipil di Palestina"membantah memblokir bantuan. Dalam unggahan di X, COGAT mengeklaim memfasilitasi bantuan dan menuduh Hamas menyalahgunakannya untuk memperkuat militer. Mereka menyebut 380 truk berhasil masuk Gaza pada Rabu lalu.

Namun, MSF memperingatkan keterlambatan bantuan telah merenggut banyak nyawa. Pasokan dasar seperti pisau bedah dan fiksator eksternal untuk merawat tulang patah tidak bisa masuk. “Pasien berisiko kehilangan anggota tubuh hanya karena kami tak punya peralatan dasar,” kata Bazerolle.

Ia menambahkan, stok menipis lebih cepat dari perkiraan. “Kami memesan untuk tiga hingga lima bulan, tapi habis dalam dua bulan,” ujarnya.***(Berita satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 23 Mei 2026 09:42

    Simpan Sabu Dalam Bra, Gerombolan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Dibekuk Polsek Peranap

    INHU - Peredaran narkotika kembali menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Kabupaten Indragiri Hulu. Kali ini, jajaran Polsek Peranap berhasil membongkar dugaan jaringan penyalahgunaan narkot

  • Kamis, 21 Mei 2026 09:26

    Polsek Kelayang Ungkap Kasus Narkotika Di Desa Talang Pring, Dua Tersangka Dibekuk BB Puluhan Gram Sabu

    INHU-Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Indragiri Hulu kembali membuahkan hasil. Personel Polsek Kelayang berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di D

  • Rabu, 20 Mei 2026 11:01

    Pengedar Sabu di Kampung Besar Seberang Diciduk Satresnarkoba Polres Inhu, Sejumlah Barang Bukti Disita

    INHU-Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Rengat kembali berhasil diungkap jajaran Satresnarkoba Polres Indragiri Hulu. Seorang pria yang diduga sebagai pengedar sabu diamankan polisi s

  • Minggu, 10 Mei 2026 11:51

    Seorang Kurir Narkoba Ditangkap, Sabu 21,1 Kg Berhasil Disita

    Siak-Lagi-lagi kurir narkoba yang menjadi sasaran penangkapan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri yang berhasil menggagalkan sabu seberat 21,1 kilogram di wilayah P

  • Sabtu, 09 Mei 2026 06:59

    Kunjugan Bhabinkamtibmas Polsek Kelayang, Modernisasi Ketahanan Pangan Masa Depan

    INHU-Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Salah satunya melalui peran aktif Bhabinkamtibmas yang turun langsung ke la

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.