Jumat, 26 Jun 2026

Internasional

Jepang Kembali Berburu Paus Secara Komersil di 2019

Rabu, 26 Des 2018 16:23
Detik.com
Tokyo - Pemerintah Jepang telah mengonfirmasi akan memulai perburuan paus komersil pada bulan Juli, dan keluar dari Komisi Penangkapan Paus Internasional (IWC).
Poin Utama Perburuan Paus

Poin utama:

Jepang mengatakan akan memulai kembali perburuan ikan paus komersil di laut teritorial dan zona ekonomi

Tetapi negara itu akan menghentikan apa yang disebut perburuan ilmiah di Samudra Antartika dan Belahan Bumi Selatan

IWC menolak permintaan Jepang untuk melanjutkan perburuan ikan paus komersial pada bulan September

Jepang akan menghentikan apa yang disebut perburuan ilmiah di Samudra Antartika, dan hanya berburu paus di laut dekat wilayahnya dan zona ekonomi eksklusif negara itu.

Jepang sudah lama bosan dengan kebuntuan di IWC, dengan negara-negara yang pro dan anti perburuan paus tak bisa menyepakati jalan ke depan untuk organisasi tersebut.

Permintaan Jepang untuk dimulainya kembali perburuan paus komersil baru-baru ini ditolak pada pertemuan IWC pada bulan September.

Jepang tak akan bisa melanjutkan penelitian perburuan paus di perairan Antartika, karena negara-negara yang melakukannya diharuskan untuk bergabung dengan IWC oleh Konvensi Internasional untuk Peraturan Perburuan Paus (ICRW).

"Dari Juli 2019, setelah penarikan mulai berlaku pada 30 Juni, Jepang akan melakukan perburuan paus komersil di dalam laut teritorial Jepang dan zona ekonomi eksklusifnya, dan akan menghentikan perburuan paus di Samudra Antartika / Belahan Selatan," kata Kepala Sekretaris Kabinet, Yoshihide Suga.

"Meskipun bukti ilmiah telah mengonfirmasi bahwa beberapa spesies paus jumlahnya melimpah, negara-negara anggota yang fokus secara eksklusif pada perlindungan paus, sementara mengabaikan tujuan lain yang dinyatakan oleh ICRW, menolak untuk menyetujui untuk mengambil langkah nyata apapun untuk mencapai suatu posisi bersama yang akan memastikan pengelolaan sumber daya ikan paus berkelanjutan."

Suga mengatakan bahwa ICRW - yang merinci perkembangan tertib industri perburuan paus - tidak diperhitungkan pada pertemuan terbaru IWC.

"Sangat disayangkan, hal itu mengungkap fakta bahwa tidak mungkin terjadi di IWC bahkan untuk melihat koeksistensi negara-negara dengan pandangan yang berbeda," katanya.

"Konsekuensinya, Jepang telah dituntun untuk membuat keputusan."

Jepang mengatakan akan berpartisipasi dalam pertemuan IWC sebagai pengamat.

Penarikan diri disesalkan

Pemerintah Australia mengatakan mereka "sangat kecewa" bahwa Jepang menarik diri dari IWC dan melanjutkan perburuan paus komersil.

"IWC memainkan peran penting dalam kerja sama internasional tentang konservasi paus," kata Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne, dan Menteri Lingkungan Hidup, Melissa Price, dalam sebuah pernyataan bersama.

"Keputusan [Jepang] untuk mundur sangat disesalkan dan Australia mendesak Jepang untuk kembali ke konvensi dan komisi itu sebagai langkah prioritas."

"Kami mengakui komitmen Jepang untuk terus bekerja sama dengan komisi ini sebagai pengamat - ini akan memberikan jalan bagi Australia dan anggota komisi lainnya untuk terus terlibat dengan Jepang dalam perburuan paus."

Pemerintah Australia menyambut baik berakhirnya perburuan paus di Samudra Selatan - tetapi mengatakan akan terus menentang semua bentuk perburuan paus.




(detik.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.