Rabu, 01 Jul 2026

Internasional

Kicauan Gadis Cilik Aleppo Curi Perhatian Dunia

Selasa, 04 Okt 2016 11:22
Twitter
Kicauan-kicauan Bana Alabed mencuri perhatian dunia

ALEPPO – Kicauan-kicauan Bana Alabed di Twitter mencuri perhatian dunia. Gadis cilik berusia tujuh tahun itu melaporkan kehidupan sehari-harinya di Aleppo, Suriah, lewat media sosial dengan logo seekor burung tersebut.

Akun Twitter Bana langsung mendapatkan puluhan ribu pengikut sejak mulai berkicau sekira dua pekan lalu. Seluruh kicauan Bana diketik oleh ibunya, Fatemeh, dalam bahasa Inggris. Semua kicauan adalah cerminan isi kepala Bana, kecuali yang diberi tanda khusus oleh Fatemeh.

"Saya butuh perdamaian. Saya tidak bisa keluar karena pengeboman. Tolong, berhenti mengebom kami," bunyi kicauan pertama akun Twitter @AlabedBana yang mencuri perhatian dunia, sebagaimana dikutip Independent, Kamis (4/10/2016).

"Saya punya cita-cita menjadi seorang guru, tetapi perang ini membunuh impianku. Tolong, hentikan pengeboman. Biarkan saya belajar bahasa Inggris dan Matematika," bunyi kicauan Bana lainnya.

Niat mulia Fatemeh membantu sang putri berkicau di Twitter justru mendapatkan kecaman. Ia dianggap menggunakan putri sulungnya itu untuk menyampaikan pesan-pesan politik. Namun, ia mengaku seluruh kicauan tersebut datang dari lubuk hati terdalam.

Bana berinisiatif untuk mengabarkan kondisinya di Aleppo Timur lewat Twitter karena tidak mengerti lagi bagaimana meminta pertolongan kepada dunia. Bana disebut Fatemeh hanya ingin dunia mendengar suaranya.

"Kami bukanlah teroris. Kami bukan ISIS. Kami hanya orang-orang tak berdosa yang terperangkap di sini," tutup perempuan yang fasih berbahasa Inggris itu. Kemampuan itu diperoleh Fatemeh lewat bangku kuliah program studi bahasa Inggris.

Puluhan ribu warga tak berdosa terkepung antara pasukan pemerintah Suriah yang didukung oleh Rusia dan pasukan pemberontak. Pasukan pemerintah tak henti-hentinya menggempur Aleppo Timur yang dikuasai oleh pasukan pemberontak. Keadaan makin buruk setelah kesepakatan gencatan senjata berakhir pada 19 September 2016 dan truk bantuan kemanusiaan tak luput dari sasaran serangan udara. (Okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor