Jumat, 26 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • Korban Pemerkosaan di Brasil Malah Dipersalahkan karena Pakaiannya

Internasional

Korban Pemerkosaan di Brasil Malah Dipersalahkan karena Pakaiannya

Senin, 30 Mei 2016 09:59
Reuters
Ilustrasi

RIO DE JANEIRO – Seorang anak baru gede (ABG) di Rio de Janeiro yang beberapa waktu lalu menggegerkan publik Brasil akibat kasus pemerkosaan terhadapnya, kini justru merasa terpukul.

Sebelumnya diberitakan bahwa seorang gadis berusia 16 tahun, dilaporkan jadi korban pemerkosaan bergiliran oleh sekira 33 orang di kawasan kumuh Rio de Janeiro, Brasil.

Yang membuat heboh publik Negeri Samba tersebut adalah, video pemerkosaan sang gadis justru diunggah oleh salah satu pelaku di media sosial Twitter. Hal ini pun memicu kemarahan masyarakat Brasil, terutama kaum wanita.

Kasus ini jadi perhatian banyak pihak, termasuk Presiden (interim) Brasil, Michel Temer yang langsung menggelar rapat darurat.

Tapi di sisi lain, justru sang korban dipersalahkan oleh beberapa pihak, lantaran dianggap mengenakan pakaian yang terlalu seksi dan minim.

"Saya ingin mereka (para pelaku) menantikan keadilan dari Tuhan. Saya merasa seperti sampah," ungkap sang korban kepada O Globo dan dikutip Independent, Senin (30/5/2016).

"Ini stigma yang sangat menyakiti asya, karena orang-orang mengatakan: 'Ini salah dia (korban). Dia mengenakan pakaian yang minim'. Saya ingin orang-orang tahu bahwa itu bukan salah wanita. Anda tidak bisa menyalahkan korban perampokan ketika dia dirampok," tambahnya.

Dampak psikis tidak hanya dirasakan korban yang hingga saat ini identitasnya tak diungkap otoritas Brasil. Keluarga korban juga sangat terpukul, apalagi setelah sempat melihat video pemerkosaan sang korban yang berdurasi 40 detik di Twitter yang kini sudah diblokir.

"Saya menyesal menontonnya (video pemerkosaan). Ketika kami mendengar ceritanya, kami sempat tidak percaya akan apa yang sudah terjadi. Sungguh penderitaan yang besar. Ini situasi yang membuat depresi. Dia (korban) keadaannya sedang tidak baik, gamang dan ini sangat serius," timpal nenek korban. (okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.