Rabu, 24 Jun 2026

Internasional

Masjid di Filipina Dilempari Granat, 2 Orang Tewas

Rabu, 30 Jan 2019 11:12
Dok: Reuters
Kaca jendela masjid di Filipina pecah akibat ledakan granat
MANILA - Sebuah granat dilemparkan ke sebuah masjid di wilayah Filipina bagian selatan. Nahas, sedikitnya dua orang tewas dan empat orang lainnya luka-luka akibat ledakan granat ini.

Insiden ini terjadi tiga hari setelah ledakan bom kembar mengguncang sebuah gereja Katolik di Pulau Jolo, Provinsi Sulu, yang juga ada di Filipina Selatan. Sedikitnya 21 orang tewas akibat ledakan bom itu.

Seperti dilansir Reuters dan AFP, Rabu (30/1/2019), ledakan granat itu terjadi pada Rabu (30/1) dini hari atau sesaat setelah tengah malam di Zamboanga, Mindanao. Diketahui bahwa Zamboanga terletak tidak jauh dari Provinsi Sulu yang menjadi lokasi ledakan bom gereja.

Ledakan granat itu memicu kerusakan pada masjid dan menewaskan dua korban sedang tertidur di dalamnya. Laporan media setempat menyebut sajadah yang berlumuran darah dan pecahan kaca terlihat berserakan di dalam masjid.

Militer Filipina menyerukan masyarakat di Mindanao tetap bersatu dan mengimbau publik menahan diri untuk menyebarkan spekulasi via media sosial yang bisa memicu kesalahpahaman.

Belum diketahui pasti pelaku yang melempar granat itu. Motif aksi ini juga masih samar. Namun komandan satuan tugas regional, Kolonel Leonel Nicolas, menekankan bahwa ledakan granat itu 'bukan aksi balasan'.

Insiden ledakan granat di Zamboanga itu terjadi beberapa jam setelah Presiden Rodrigo Duterte menyebut kemungkinan ledakan bom kembar di Jolo merupakan serangan bom bunuh diri. Pernyataan Duterte itu bertentangan dengan otoritas keamanan Filipina yang menyatakan ledakan itu bukan bom bunuh diri dan otoritas masih memburu pelakunya.

Kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas ledakan bom di gereja itu. Namun otoritas Filipina mencurigai kelompok Abu Sayyaf yang mendalangi ledakan itu.


Sumber: detik.com
Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 24 Jun 2026 18:35

    Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama

    Mimika-Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, hadir dan mengawal langsung prosesi perdamaian perang suku yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Dandi

  • Rabu, 24 Jun 2026 17:36

    Kodim 1714/PJ dan Polri Berikan Dukungan Penuh Bersama Pemda Kab. Puncak Jaya Dalam Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2024

    Puncak Jaya-Bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, telah dilaksanakan kegiatan Pembagian dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengang

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:41

    Berkacamata Hitam dan Masker, Aliansi Rakyat Sulsel Demo Dukung MBG Dilanjutkan

    Sejumlah emak-emak yang masuk dalam pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut berpartisipasi dalam aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Rakyat Sulsel untuk mendukung program Makanan Berg

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:29

    Duduk Perkara Warga di Labuhanbatu Utara Tewas Dianiaya Usai Dituding Curi Sawit

    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatra Utara mengungkap kronologi kematian Luis David Hutabarat (32), warga Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, yang diduga mengalami p

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:04

    Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 131,5 Triliun

    Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat telah menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 131,5 triliun melalui penanganan perkara tindak pidana khusus sepanjang periode 2020 hingga 2026.J

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.