- Home
- Internasional
- Mengenal Longyou, Gua Misterius nan Indah Milik China
Internasional
Mengenal Longyou, Gua Misterius nan Indah Milik China
Jumat, 01 Apr 2016 12:09
SEORANG penduduk desa Longyou bernama Wu Anai mengumpulkan uang bersama tetangganya untuk membeli pompa air. Ia mulai menyedot air yang tertampung dalam sebuah kolam di desanya. Kolam tersebut diyakini warga sekitar tidak memiliki dasar.
Anai berhasil mengosongkan sebuah kolam dan mengetahui bahwa itu bukanlah sebuah kolam biasa. Ia sadar bahwa itu adalah sebuah gua buatan manusia. Segera setelah kolam lain disedot habis airnya, mereka menemukan 24 gua besar dengan tembok penuh ukiran tangan.
Gua-gua besar itu tenggelam dalam kedalaman hingga 100 kaki (setara 30 meter). Meski 24 gua itu sama sekali tidak terhubung, gua-gua itu terbagi dalam berbagai dinding tipis dengan ukiran-ukiran indah yang mengandung simbol di setiap dindingnya.
Namun, itu bukanlah satu-satunya misteri yang menyelimuti Gua
Longyou. Berikut tiga misteri yang menyelimuti gua cantik tersebut
berdasarkan Ancient Origins.
• Pembangunan gua Pembangunan gua tersebut merupakan sebuah misteri tersendiri.
Bagaimana tidak, diperkirakan 1 juta meter kubik batu harus dipindahkan
untuk membangun gua itu. Setidaknya 1000 orang bekerja siang malam
selama enam tahun untuk membangun gua tersebut. Diperkirakan gua
tersebut dibangun pada 200 Sebelum Masehi (SM).
Pembangunannya sendiri menyisakan tanya. Arkeolog yang meneliti gua tersebut tidak berhasil menemukan jejak-jejak pembangunan pada dinding gua. Tidak ada juga dokumen tertulis yang merekam pembangunan gua tersebut. Belum lagi, gua tersebut sangat gelap.
"Harusnya mereka memakai lampu karena mulut gua sangat kecil dan sinar matahari hanya dapat menyinari dalam sudut serta waktu terbatas," ungkap Profesor Teknil Sipil Universitas Tongji, Jia Gang.
Satu lagi yang menjadi pertanyaan adalah ketiadaan ikan. Gua tersebut dipenuhi air sebelum ditemukan. Seperti lazimnya gua-gua tidak berdasar lainnya yang ditemukan di China, setidaknya terdapat ikan di sana. Namun, tidak demikiannya dengan Gua Longyou.
Jika Tembok Besar China dibangun untuk pertahanan, lalu untuk apa gua itu dibangun? Arkeolog sempat berspekulasi gua itu dibangun untuk kuburan seperti halnya piramida di Mesir. Namun, sekali lagi, tidak ada bukti yang menunjukkan spekulasi tersebut.
Ada juga yang mengatakan gua dibangun untuk penambangan. Namun, juga tidak ditemukan jejak alat-alat berat di sana. Spekulasi terakhir, gua itu dibangun sebagai tempat persembunyian bagi pasukan dinasti agar tidak diketahui oleh musuh mereka dalam peperangan.Meski terdapat 24 gua di Longyou, hanya satu yang dibuka untuk tujuan pariwisata. Bagi mereka yang menyukai penjelajahan, gua tersebut terbuka untuk umum pukul 08.00 – 16.00 waktu setempat. Longyou sendiri berlokasi di prefektur Quzhou, provinsi Zhejiang. (okezone.com)
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener