- Home
- Internasional
- Mengintip Tiga Desa Terbersih di Dunia
Mengintip Tiga Desa Terbersih di Dunia
Senin, 22 Feb 2016 15:22
Lingkungan bersih dan asri tentu menjadi idaman setiap orang untuk ditinggali. Namun, tidak semua orang punya kesadaran dalam menjaga kebersihan itu. Kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat yang berdomisili di sekitarnya.
Biasanya, lingkungan bersih dan asri identik dengan desa. Lain halnya dengan kehidupan di kota yang banyak polusi, baik sampah maupun udara yang bikin orang sumpek. Berikut akan diulas tiga desa yang tercatat paling bersih di dunia sebagaimana dikutip dari boombastis.com.
Desa Giethoorn
Desa yang terletak di Overijssel, Belanda ini dikenal sangat asri lantaran bebas asap kendaraan bermotor. Ya, hal itu sangat beralasan karena tidak ada jalan raya di desa ini. Hanya ada kanal-kanal dan jalan setapak yang diperuntukkan bagi pejalan kaki. Akses utama transportasi di desa ini yakni sebuah kanal sepanjang empat kilometer.
Desa Giethoorn
Saking asri dengan pepohonan rindangnya, desa berpenduduk 2.620 orang itu mendapat julukan 'Venesia dari Belanda'. Tak pelak desa ini menjadi salah satu objek wisata terpopuler di negeri kincir angin itu.
Desa Mawlynnong
Desa Mawlynnong Meghalaya yang terletak di India ini juga mendapat predikat desa paling bersih di dunia. Sebab, desa ini banyak ditumbuhi tanaman dan bunga-bunga cantik di sekitarnya. Tak ada tumpukan ataupun sampah yang bertebaran di jalan-jalan di desa itu.
Desa Mawlynnong
Di setiap sudut jalan disediakan tempat sampah yang terbuat dari bambu. Di sejumlah ruas jalan di desa itu juga dipasangi papan peringatan berukuran besar yang melarang masyarakat membuang sampah sembarangan. Selain memang peduli lingkungan, warga dan para relawan sangat rajin menyapu jalanan secara rutin hingga desa berpenduduk 500 jiwa itu senantiasa bersih.
Ternyata, budaya hidup bersih sudah diterapkan sejak 130 tahun silam di desa tersebut ketika wabah kolera melanda. Seorang pendeta mengatakan pada nenek moyang para warga bahwa menjaga kebersihan badan, makanan, rumah, dan lingkungan bisa melindungi diri mereka dari kolera. Sejak itulah mereka benar-benar menjaga kebersihan dan bahkan melarang wisatawan datang ke wilayah mereka. Barulah pada tahun 2003 larangan tersebut dihapus. (okezone.com)
Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama
Mimika-Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, hadir dan mengawal langsung prosesi perdamaian perang suku yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Dandi
Kodim 1714/PJ dan Polri Berikan Dukungan Penuh Bersama Pemda Kab. Puncak Jaya Dalam Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2024
Puncak Jaya-Bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, telah dilaksanakan kegiatan Pembagian dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengang
Berkacamata Hitam dan Masker, Aliansi Rakyat Sulsel Demo Dukung MBG Dilanjutkan
Sejumlah emak-emak yang masuk dalam pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut berpartisipasi dalam aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Rakyat Sulsel untuk mendukung program Makanan Berg
Duduk Perkara Warga di Labuhanbatu Utara Tewas Dianiaya Usai Dituding Curi Sawit
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatra Utara mengungkap kronologi kematian Luis David Hutabarat (32), warga Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, yang diduga mengalami p
Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 131,5 Triliun
Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat telah menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 131,5 triliun melalui penanganan perkara tindak pidana khusus sepanjang periode 2020 hingga 2026.J