Rabu, 01 Jul 2026

Internasional

Meski Minoritas, Islam Tetap Dipandang di Australia

Senin, 03 Okt 2016 13:06
Ramdani Bur-Okezone.com
Rob Dower (kiri), pendeta yang memberi dukungan kepada umat muslim di Australia

MELBOURNE – Australia merupakan negara yang dikenal dengan multibudaya. Terbukti, di Kota Melbourne, penduduknya berasal dari 150 negara berbeda. Karena itu, penganut agama di sana pun berbeda-beda.

Namun, mayoritas warga di sana merupakan penganut agama Kristen, sementara agama lain seperti islam hanyalah minoritas. Meski hanya kaum minoritas, Islam tetap dipandang oleh warga Australia yang menganut kepercayaan lain.

Hal itu disampaikan Pendeta Rod Bower yang biasa memimpin jemaat di Gereja Anglikan Gosford di Negara Bagian New South Wales. Menurutnya, orang di Australia sangat terbuka soal agama.

"Umat Kristen sangat mendukung umat muslim di Australia. Tidak ada perbedaan besar antara agama satu dan lain di Australia, khususnya di Melbourne," jelas Bower kepada pewarta yang juga dihadiri Okezone dalam acara makan pagi yang diadakan Dewan Islam Victoria di Melbourne.

Salah satu bukti islam diizinkan berkembang di Australia, khususnya Melbourne, ialah berdirinya masjid-masjid megah. Dewan Islam Victoria (ICV) memiliki satu masjid bernama Jeffcott yang mulai berdiri pada 1970.

Masjid tersebut berada di pusat Kota Melbourne yang merupakan bagian dari kantor ICV. Sementara itu di Kabupaten Dandenong, yang jaraknya sekira 30 km dari pusat Kota Melbourne, berdiri masjid megah berinterior Turki.

Sekadar informasi, masjid itu dibuat oleh pemerintah Turki. Dengan begitu, praktis memudahkan 600 ribu umat islam di Australia yang ingin melakukan ibadah.

Meski demikian, Bower mengatakan ada beberapa oknum di Australia yang memandang sebelah mata agama islam. Salah satunya karena adanya beberapa gerakan separatis yang mengatasnamakan ISIS di timur tengah.

"Politik di timur tengah membuat islam terkadang mendapat kesan yang buruk. Namun, saya memiliki cara agar islam dapat dipandang positif," lanjut Bower.

Di gereja yang dipimpinnya, Bower beberapa kali membuat spanduk yang berisi dukungan kepada umat islam. Bahkan karena sering mendukung agama islam, terkadang gerejanya mendapat serangan dari oknum atau kaum ekstremis. (Okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor