- Home
- Internasional
- Nicolas Maduro Gelar Latihan Militer Terbesar di Venezuela
Internasional
Nicolas Maduro Gelar Latihan Militer Terbesar di Venezuela
Senin, 11 Feb 2019 15:16
Sebelum latihan militer dimulai, Maduro tiba di negara bagian utara, Miranda untuk mengecek peralatan militer, termasuk peluncur roket buatan Rusia yang digunakan pasukan bersenjata Venezuela. Pengumuman ini disampaikan melalui siaran langsung.
Dilansir dari Sputnik News, Senin (11/2), Maduro menyampaikan latihan ini akan berlangsung sampai 15 Februari. Dia juga mengatakan ini akan menjadi latihan paling utama dan penting yang digelar Caracas selama 200 tahun dalam sejarah.
Melalui siaran langsung yang diunggah di akun Twitter resminya, Minggu (10/2), Maduro juga berjanji pihaknya akan berinvestasi untuk menyiapkan peralatan militer tercanggih untuk pasukan bersenjata Venezuela dan memperingatkan negara lain yang mencoba mengancam negaranya.
"Kita akan berinvestasi sehingga tentara kita, militer dan milisi memiliki persenjataan tercanggih. Venezuela akan memiliki (semua) mulai dari Igla (rudal portable Rusia) di tangan milisi dan militer sampai rudal paling canggih karena Venezuela menginginkan perdamaian," jelasnya di hadapan anggota militer.
Maduro juga menekankan tentara Venezuela siap mati untuk membela negaranya tapi rakyat Venezuela yang merupakan pasukan utama akan berdiri membela tanah airnya.
"Kita adalah negara damai dan kita tidak terlibat konflik dengan siapapun. Namun, pihak lain seharusnya tidak mencoba bermasalah dengan kita dan juga mengancam kita," tegasnya.
Venezuela masih menjadi importir utama peralatan militer Rusia di Amerika Latin. Mayoritas kontrak pasokan senjata dilakukan sebelum krisis politik meletus. Maduro mengatakan kepada Sputnik, Caracas berencana untuk terus membeli senjata paling canggih dari Rusia.
Setelah pemimpin oposisi Juan Guaido mendeklarasikan diri sebagai presiden sementara Venezuela pada Januari lalu, ketegangan terjadi antara Maduro dan Amerika Serikat (AS) karena pemerintahan Donald Trump mengakui Guaido sebagai presiden sementara.
Selain AS, Kanada dan negara-negara Uni Eropa juga mendukung Guaido
setelah imbauan Pemilu ulang tak dilaksanakan Maduro. China, Iran, Rusia
dan Turki merupakan negara-negara yang mendukung Maduro. Negara-negara
ini menolak kebijakan intervensi negara lain terkait urusan dalam negeri
Venezuela.
Sumber: Merdeka.com
Jadwal Bola Malam Ini 22-23 Juni 2026: Argentina, Prancis, dan Senegal
Jadwal bola malam ini, Senin (22/6/2026) hingga Selasa (23/6/2026) pagi WIB, menyajikan sejumlah pertandingan menarik pada lanjutan fase grup Piala Dunia 2026. Sejumlah tim unggulan dunia akan kembali
Dahlan Iskan Tantang Bahlil Cabut Izin Tambang Batu Bara Pelanggar DMO
JAKARTA - Ancaman pemadaman bergilir di Indonesia akibat menipisnya stok batu bara untuk pembangkit listrik mendapat sorotan tajam. Mantan Direktur Utama (Dirut) PLN sekaligus Menteri BUMN era SBY Dah
Dedi Mulyadi Angkat Suara soal Pemadaman Listrik di Jabar: Bisa Menganggu Industri dan Produknya Gagal
Sejumlah wilayah di Jawa Barat termasuk Bandung Raya mengalami pemadaman listrik PLN. Banyak warga yang mengeluh akibat pemadaman tersebut, karena telah menganggu aktivitas.Gubernur Jabar, Dedi Mulyad
Aliansi Masyarakat Jakarta Gelar Aksi di Patung Kuda, Dukung MBG Dilanjutkan
Jakarta-Massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Jakarta menggelar unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap keb
Terpilih ke Istana Negara, Rizqy dan Arifa Jadi Wakil Riau di Paskibraka Nasional 2026
PEKANBARU â€" Kabar membanggakan datang dari Provinsi Riau.Setelah melalui rangkaian seleksi dan verifikasi tingkat pusat yang berlangsung di Jakarta, dua pelajar terbaik Riau resmi terpilih sebagai C