- Home
- Internasional
- Pengadilan AS bebaskan Pangeran Saudi dari tudingan perkosa 5 wanita
Pengadilan AS bebaskan Pangeran Saudi dari tudingan perkosa 5 wanita
Minggu, 25 Okt 2015 11:20
"Kasus ini akan dikirim ke pengadilan banding bila hendak diselidiki ulang," kata juru bicara Pengadilan Los Angeles, Jane Robinson, seperti dilansir LA Times, Sabtu (24/10).
Dalam sidang beberapa waktu lalu, pengacara Pangeran Majid menuding para korban mengarang cerita telah disiksa dan dilecehkan.
Pengacara tiga pembantu Pangeran Majid, Van Frish, kecewa dengan keputusan hakim. Dia berjanji akan menuntut sang pangeran dengan pasal baru, serta dilengkapi bukti-bukti pendukung lebih kuat.
Frish mengaku memiliki tiga rekaman yang menunjukkan sang pangeran kerap memaki pembantu di rumah mewah kawasan Beverly Hills itu. Siksaan terakhir kali terjadi pada 22 September lalu.
"Ada penyiksaan yang nyata oleh terlapor di rumah itu," kata Frish.
Kasus ini bermula pada 25 September lalu, ketika tetangga rumah mewah sang pangeran melihat beberapa perempuan dalam kondisi gemetar dan berdarah memanjat pagar.
Setelah mewawancarai beberapa orang, polisi kemudian menangkap pangeran 28 tahun itu, atas tuduhan setidak memaksa seorang perempuan untuk melakukan oral seks kepadanya.
"Empat korban lainnya menuding perlakuan sama terhadap mereka, termasuk ancaman," kata juru bicara kepolisian Los Angeles. Para korban mengatakan kejadian itu tidak terjadi di hari yang sama.
Sempat ditahan polisi, pangeran Saudi itu akhirnya dibebaskan dengan membayar uang jaminan senilai Rp 4,3 miliar. Selama sidang Majid diwakili pengacaranya.
Rumah di Beverly Hills seharga Rp 540 miliar itu hanya ditempati ketika Majid pelesir ke AS. (merdeka.com)
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener