Jumat, 24 Apr 2026
  • Home
  • Internasional
  • Pengadilan AS bebaskan Pangeran Saudi dari tudingan perkosa 5 wanita

Pengadilan AS bebaskan Pangeran Saudi dari tudingan perkosa 5 wanita

Minggu, 25 Okt 2015 11:20
Rumah mewah di Beverly Hills, lokasi skandal Pangeran Saudi menyiksa pembantu.
Dua hari lalu, Pengadilan Los Angeles, Amerika Serikat, membebaskan Pangeran Majid Abdulaziz al-Saud dari tuduhan menyiksa dan memerkosa lima pembantu perempuan di kediamannya. Hakim mengatakan pangeran Kerajaan Arab Saudi itu bebas karena tak tersedia cukup bukti-bukti penyiksaan.

"Kasus ini akan dikirim ke pengadilan banding bila hendak diselidiki ulang," kata juru bicara Pengadilan Los Angeles, Jane Robinson, seperti dilansir LA Times, Sabtu (24/10).

Dalam sidang beberapa waktu lalu, pengacara Pangeran Majid menuding para korban mengarang cerita telah disiksa dan dilecehkan.

Pengacara tiga pembantu Pangeran Majid, Van Frish, kecewa dengan keputusan hakim. Dia berjanji akan menuntut sang pangeran dengan pasal baru, serta dilengkapi bukti-bukti pendukung lebih kuat.

Frish mengaku memiliki tiga rekaman yang menunjukkan sang pangeran kerap memaki pembantu di rumah mewah kawasan Beverly Hills itu. Siksaan terakhir kali terjadi pada 22 September lalu.

"Ada penyiksaan yang nyata oleh terlapor di rumah itu," kata Frish.

Kasus ini bermula pada 25 September lalu, ketika tetangga rumah mewah sang pangeran melihat beberapa perempuan dalam kondisi gemetar dan berdarah memanjat pagar.

Setelah mewawancarai beberapa orang, polisi kemudian menangkap pangeran 28 tahun itu, atas tuduhan setidak memaksa seorang perempuan untuk melakukan oral seks kepadanya.

"Empat korban lainnya menuding perlakuan sama terhadap mereka, termasuk ancaman," kata juru bicara kepolisian Los Angeles. Para korban mengatakan kejadian itu tidak terjadi di hari yang sama.

Sempat ditahan polisi, pangeran Saudi itu akhirnya dibebaskan dengan membayar uang jaminan senilai Rp 4,3 miliar. Selama sidang Majid diwakili pengacaranya.

Rumah di Beverly Hills seharga Rp 540 miliar itu hanya ditempati ketika Majid pelesir ke AS. (merdeka.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.