Senin, 13 Jul 2026

Internasional,

Pertemuan Trump-Putin: Apa yang Diinginkan Kedua Belah Pihak?

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 15 Agu 2025 16:41
Berita satu.com
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan bertemu di pangkalan udara AS di Alaska pada Jumat (15/8/2025) untuk membahas perang Ukraina.

Pertemuan puncak ini menjadi yang pertama antara presiden AS dan Rusia yang sedang menjabat dalam lebih dari empat tahun. Harapan tinggi menyertai agenda tersebut, namun perbedaan pandangan Moskow dan Kyiv soal jalan keluar konflik masih sangat lebar.

Kunjungan ini juga menandai kehadiran pertama Putin ke negara Barat sejak invasi ke Ukraina pada Februari 2022, sekaligus kunjungan perdananya ke AS dalam satu dekade.

Bagi Putin, pertemuan ini adalah peluang untuk menegaskan tuntutan garis keras Rusia. Dalam rencana perdamaian yang dipublikasikan Juni lalu, Moskow menuntut Ukraina menarik pasukan dari Kherson, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Donetskā€"wilayah yang diklaim dianeksasi pada 2022. Ukraina telah menolak tuntutan ini.

Rusia juga ingin Ukraina menghentikan mobilisasi militer, meninggalkan rencana bergabung dengan NATO, serta mendesak negara Barat menghentikan pasokan senjata. Selain itu, Moskow meminta pencabutan sanksi dan jaminan hak penduduk berbahasa Rusia, termasuk larangan yang mereka sebut sebagai ā€œglorifikasi Nazismeā€.

Ukraina menolak tuduhan soal Nazisme dan menegaskan telah menjamin hak warga berbahasa Rusia.

Sikap Ukraina
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tidak dijadwalkan hadir, namun menegaskan tidak akan ada kesepakatan damai tanpa keterlibatan Kyiv. Ia menyebut KTT tersebut sebagai ā€œkemenangan pribadiā€ Putin.

Ukraina menginginkan gencatan senjata tanpa syarat di darat, laut, dan udara sebelum memulai perundingan. Kyiv juga menuntut pembebasan seluruh tawanan perang dan pemulangan anak-anak yang diduga diculik Rusia. Ukraina menuduh Moskow memindahkan ribuan anak secara paksa, mengadopsi mereka ke keluarga Rusia, dan memberi kewarganegaraan Rusia.

Bagi Ukraina, setiap kesepakatan harus disertai jaminan keamanan untuk mencegah agresi ulang, tanpa pembatasan jumlah pasukan. Sanksi terhadap Rusia, kata Kyiv, hanya dapat dicabut secara bertahap dengan mekanisme pemberlakuan kembali jika diperlukan.

Posisi AS
Trump pernah berjanji mengakhiri perang dalam ā€œ24 jamā€ setelah menjabat Januari lalu. Namun, delapan bulan kemudian, upaya diplomasi termasuk kunjungan utusan AS Steve Witkoff ke Moskow belum membuahkan konsesi berarti dari Kremlin.

Pertemuan di Alaska menjadi kesempatan pertama Trump menengahi langsung. Meski sempat menyebut kemungkinan ā€œpertukaran lahanā€ sebagai bagian kesepakatan, ia tampaknya mundur setelah berdiskusi dengan para pemimpin Eropa. Trump kini menegaskan keinginannya untuk melihat gencatan senjata ā€œdengan sangat cepatā€.

Gedung Putih meredam ekspektasi terobosan, menyebut pertemuan ini sebagai ā€œlatihan mendengarkanā€. Trump juga membuka kemungkinan Zelenskyy akan diundang pada pertemuan puncak berikutnya jika pertemuan awal berjalan baik.

Kekhawatiran Eropa
Para pemimpin Eropa, meski memberikan dukungan militer dan menampung jutaan pengungsi Ukraina, dikesampingkan dari pembicaraan yang bisa memengaruhi keamanan kawasan. Mereka tidak diundang dalam tiga pertemuan terakhir Rusia-Ukraina di Istanbul, maupun pembicaraan Rusia-AS di Riyadh, Februari lalu.

Dalam pernyataan bersama pekan lalu, para pemimpin Inggris, Prancis, Italia, Jerman, Polandia, Finlandia, dan Komisi Uni Eropa menegaskan tidak akan ada perdamaian berarti tanpa partisipasi Ukraina.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan bahwa isu teritorial Ukraina hanya dapat dinegosiasikan oleh presiden Ukraina. Macron dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer bahkan menyatakan kesiapan mengerahkan pasukan penjaga perdamaian pascaperangā€"a wacana yang ditolak tegas oleh Rusia.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jun 2026 11:47

    Polres Indragiri Hulu Gelar Bakti Sosial HUT Bhayangkara Ke-80

    Rengat-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan semba

  • Minggu, 14 Jun 2026 20:34

    Kabur ke Batam, Polres Inhu Kembali Ringkus Pelaku Penganiayaan di PT. SBP

    INHU- Upaya pelarian hingga menyeberang ke luar daerah tak mampu menghentikan langkah aparat kepolisian dalam memburu pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan perkebunan PT Sinas Beli

  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki