Minggu, 03 Mei 2026

Internasional

Polisi Muslim di New York Gugat Larangan Berjanggut

Kamis, 23 Jun 2016 12:50
search.live.com
ilustrasi

NEW YORK - Seorang polisi Muslim yang diskors oleh Departemen Kepolisian Kota New York (NYPD) karena menolak mencukur janggut menuntut lembaga itu hari Rabu 22 Juni 2016, dengan mengatakan bahwa kebijakan tidak berjanggut melanggar konstitusi.

Hakim Distrik AS Kevin Castel memerintahkan kepolisian untuk terus membayar gaji dan insentif untuk Masood Syed, menurut pengacaranya dalam wawancara lewat telefon setelah sidang darurat Rabu pagi di pengadilan federal Manhattan, yang dilansir VOA.

Perintah sementara untuk menjauh dari kepolisian masih berlaku setidaknya sampai 8 Juli, saat hakim lain akan mempertimbangkan apakah Syed, yang diskors tanpa gaji hari Selasa, akan diizinkan tetap bekerja sampai masalahnya diatasi.

Syed menuntut ganti rugi yang tidak disebutkan jumlahnya dalam gugatan tersebut.

Tahun 2013, seorang petugas polisi masa percobaan dari sekte Yahudi Hasidik memenangkan gugatan serupa.

NYPD memiliki kebijakan tertulis bahwa polisi tidak boleh berjanggut, tapi ada kebijakan tidak tertulis untuk mengakomodasi keyakinan agama petugas yang mengizinkan janggut sepanjang 1 milimeter, menurut gugatan tersebut.

Syed, petugas administrasi hukum di kepolisian, telah berjanggut sepanjang 1,3-2,5 sentimeter selama bertahun-tahun dengan alasan agama.

Bulan Desember, menurut gugatan itu, ia diberitahu atasannya bahwa janggutnya terlalu panjang dan ia diperintahkan memotongnya hari Senin. Ketika ia tidak mematuhinya, ia diskors.

Gugatan tersebut juga mengklaim bahwa kepolisian tidak konsisten dalam menegakkan kebijakan itu, yang diperirakan berimbas terhadap lebih dari 100 polisi.

NYPD tidak menanggapi permintaan atas komentar.

Hakim Distrik AS Harold Baer memutuskan tahun 2013 bahwa kebijakan itu melanggar Amandemen Pertama yang menjamin kebebasan beragama. Polisi Hasidik, Fishel Litzman, diizinkan kembali bekerja dengan janggut sepanjang sekitar 2,5 sentimeter, menurut pengacara Syed. (okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.