Minggu, 05 Jul 2026

Internasional,

Putin Terima Utusan Khusus AS di Moskow, Ada Apa?

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 07 Agu 2025 13:52
Berita satu.com
Presiden Rusia Vladimir Putin menerima kunjungan utusan khusus Presiden Amerika Serikat (AS), Steve Witkoff di Kremlin, Rabu (6/8/2025), hanya 2 hari menjelang batas akhir ultimatum gencatan senjata yang ditetapkan Presiden Donald Trump dalam konflik Rusia-Ukraina.

Pertemuan tersebut diumumkan secara resmi oleh pihak Kremlin, meski tanpa merinci isi pembicaraan antara Putin dan Witkoff.

Video pertemuan yang dirilis menunjukkan momen keduanya berjabat tangan, menandakan pertemuan berlangsung secara formal dan penuh kehati-hatian di tengah tensi geopolitik yang memuncak.

Witkoff diketahui tiba di Moskow pada Rabu pagi. Ini merupakan kunjungan kelimanya ke Rusia sejak awal 2025, dan kali ketiga bertemu langsung dengan Putin. Dua kunjungan terakhir dilaporkan terjadi pada April 2025 lalu yang disebut-sebut sebagai bagian dari diplomasi senyap antara Washington dan Moskow.

Kunjungan Witkoff kali ini memiliki urgensi tinggi. Trump sebelumnya memberikan tenggat 50 hari bagi Rusia untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Ukraina.

Namun, pada 29 Juli 2025 lalu, Trump mengumumkan pemangkasan tenggat tersebut menjadi hanya 10 hari karena “kekecewaannya” terhadap sikap Putin yang dinilai tidak menunjukkan kemajuan signifikan dalam proses negosiasi damai.

Batas waktu itu akan jatuh pada Jumat (8/8/2025). Jika tidak tercapai kesepakatan, Trump mengancam akan menjatuhkan sanksi baru, termasuk pengenaan tarif impor hingga 100% terhadap produk-produk Rusia dan negara mitranya.

Langkah ini menandai peningkatan tekanan diplomatik Amerika terhadap Rusia, sekaligus mempertegas pendekatan Trump yang menggabungkan negosiasi langsung dengan ancaman sanksi ekonomi dalam upaya menghentikan invasi Rusia ke Ukraina yang telah berlangsung lebih dari 3 tahun.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak Gedung Putih terkait hasil kunjungan Witkoff. Namun, pengamat internasional menilai, momen ini bisa menjadi kunci bagi Trump untuk mencetak terobosan diplomatik menjelang Pilpres AS 2026, dengan mengakhiri perang yang selama ini menjadi sorotan global.***(Berita satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jun 2026 11:47

    Polres Indragiri Hulu Gelar Bakti Sosial HUT Bhayangkara Ke-80

    Rengat-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan semba

  • Minggu, 14 Jun 2026 20:34

    Kabur ke Batam, Polres Inhu Kembali Ringkus Pelaku Penganiayaan di PT. SBP

    INHU- Upaya pelarian hingga menyeberang ke luar daerah tak mampu menghentikan langkah aparat kepolisian dalam memburu pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan perkebunan PT Sinas Beli

  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor