Minggu, 19 Apr 2026

Internasional,

Putin Terima Utusan Khusus AS di Moskow, Ada Apa?

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 07 Agu 2025 13:52
Berita satu.com
Presiden Rusia Vladimir Putin menerima kunjungan utusan khusus Presiden Amerika Serikat (AS), Steve Witkoff di Kremlin, Rabu (6/8/2025), hanya 2 hari menjelang batas akhir ultimatum gencatan senjata yang ditetapkan Presiden Donald Trump dalam konflik Rusia-Ukraina.

Pertemuan tersebut diumumkan secara resmi oleh pihak Kremlin, meski tanpa merinci isi pembicaraan antara Putin dan Witkoff.

Video pertemuan yang dirilis menunjukkan momen keduanya berjabat tangan, menandakan pertemuan berlangsung secara formal dan penuh kehati-hatian di tengah tensi geopolitik yang memuncak.

Witkoff diketahui tiba di Moskow pada Rabu pagi. Ini merupakan kunjungan kelimanya ke Rusia sejak awal 2025, dan kali ketiga bertemu langsung dengan Putin. Dua kunjungan terakhir dilaporkan terjadi pada April 2025 lalu yang disebut-sebut sebagai bagian dari diplomasi senyap antara Washington dan Moskow.

Kunjungan Witkoff kali ini memiliki urgensi tinggi. Trump sebelumnya memberikan tenggat 50 hari bagi Rusia untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Ukraina.

Namun, pada 29 Juli 2025 lalu, Trump mengumumkan pemangkasan tenggat tersebut menjadi hanya 10 hari karena “kekecewaannya” terhadap sikap Putin yang dinilai tidak menunjukkan kemajuan signifikan dalam proses negosiasi damai.

Batas waktu itu akan jatuh pada Jumat (8/8/2025). Jika tidak tercapai kesepakatan, Trump mengancam akan menjatuhkan sanksi baru, termasuk pengenaan tarif impor hingga 100% terhadap produk-produk Rusia dan negara mitranya.

Langkah ini menandai peningkatan tekanan diplomatik Amerika terhadap Rusia, sekaligus mempertegas pendekatan Trump yang menggabungkan negosiasi langsung dengan ancaman sanksi ekonomi dalam upaya menghentikan invasi Rusia ke Ukraina yang telah berlangsung lebih dari 3 tahun.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak Gedung Putih terkait hasil kunjungan Witkoff. Namun, pengamat internasional menilai, momen ini bisa menjadi kunci bagi Trump untuk mencetak terobosan diplomatik menjelang Pilpres AS 2026, dengan mengakhiri perang yang selama ini menjadi sorotan global.***(Berita satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Minggu, 19 Apr 2026 11:30

    Dua Paket Sabu Disita, Polres Dumai Ringkus Tersangka di Bukit Kapur

    DUMAI - Berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkotika, Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai bergerak cepat hingga berhasil mengungkap kasus peredaran sabu di wila

  • Jumat, 17 Apr 2026 20:14

    Mahasiswa Geruduk Polres Rohil Minta Copot Kapolres Rohil

    UJUNGTANJUNG-Sekitara 50 gabungan Mahasiswa Rohil mengadakan aksi unjuk Rasa Kamis (17-4-2026) di dipan Mapolres Rokan Hilir.Mahasiswa bergerak dari Kota Bagansiapiapi sekitar pukul 14.00 Wib dan samp

  • Jumat, 17 Apr 2026 11:57

    Satres Narkoba Polres Dumai Amankan Paket Sabu Dari Dua Tempat Yang Berbeda

    DUMAI-Gerak cepat aparat Satres Narkoba Polres Dumai kembali membuahkan hasil dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Dumai Selatan. Berdasarkan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti

  • Jumat, 17 Apr 2026 10:08

    Antisipasi Tindak Kriminal, Polres Dumai Melalui Polsek Jajaran Melaksanakan Penggalangan

    DUMAI-Kegiatan penggalangan terhadap masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Dumai guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada Kamis, 16 April 2026, para Kapolsek di wilayah huk

  • Kamis, 16 Apr 2026 18:01

    Pasutri di Rohil Ditangkap Edarkan Sabu

    Pujud-Tim Reskrim Polsek Pujud kembali mengungkap peredaran narkotika di wilayah hukumnya dengan menangkap pasangan suami istri (pasutri) yang diduga sebagai pengedar sabu di Pondok Kresek, Kecamatan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.