Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Internasional
  • Remaja Israel Ditangkap Setelah Kencingi Monumen Peringatan Kamp Konsentrasi Nazi

internasional

Remaja Israel Ditangkap Setelah Kencingi Monumen Peringatan Kamp Konsentrasi Nazi

Sabtu, 24 Mar 2018 13:56
okezone.com

OSWIECIM - Seorang remaja Israel dilaporkan telah ditangkap di Museum Auschwitz-Birkenau karena mengencingi monumen peringatan untuk para korban di bekas kamp konsentrasi Nazi itu. Remaja berusia 19 tahun itu ditahan pada Rabu, 21 Maret.

Diwartakan RT, Jumat (23/3/2018), pada Rabu, sekira pukul 1 siang waktu setempat, siswa yang merupakan bagian dari tur studi, dipergoki oleh pemandu wisata di Auschwitz-Birkenau sedang kencing di tangga monumen. Dia kemudian ditangkap dan diinterogasi oleh polisi sebelum membayar denda sebesar 1.100 euro (sekira Rp18 juta) sebagai hukuman atas tindakan tersebut.

Auschwitz adalah kamp konsentrasi terbesar yang dibangun oleh Partai Nazi Jerman sebagai bagian dari upaya mereka untuk memusnahkan tahanan setelah pecahnya Perang Dunia II. Jaringan kamp adalah roda penggerak utama dalam rencana Holocaust Hitler untuk membunuhi orang Yahudi.

Diperkirakan lebih dari 1,1 juta pria, wanita dan anak-anak dimasukkan ke kamar gas dan dibunuh di kamp itu. Menurut hukum Polandia, siapa pun yang "menghina sebuah monumen atau tempat umum yang didekorasi untuk memperingati peristiwa historis ... akan dikenakan denda atau penjara."

Menurut media setempat, remaja itu dibebaskan setelah diperiksa oleh penyelidik. Situs yang terletak di Oswiecim, Polandia itu sebelumnya telah menjadi tempat berlangsungnya nakan perilaku aneh dan tidak sopan. Pada Maret 2017 sekelompok orang yang menyebut diri mereka sabagai seniman menyembelih seekor domba di kamp tersebut.

Pelanggaran itu dilakukan di pintu masuk kamp konsentrasi Nazi yang terkenal. Saat itu belasan anak muda berusia 20-an tahun menanggalkan pakaian dan merantai diri mereka ke gerbang.

Mereka kemudian membunuh domba-domba itu dengan menusuknya lebih dari belasan kali di jantung. Insiden itu berakibat pada denda dan hukuman penjara bagi mereka yang diketahui ikut ambil bagian dalam aksi tersebut.

(okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor