Rabu, 27 Mei 2026

Rusia Bangun Kapal Induk Nuklir Penampung 100 Jet Tempur

Rabu, 12 Agu 2015 09:27
Business Insider
Ilustrasi

MOSKOW-Rusia sedang membangun dan mengembangkan kapal induk bertenaga nuklir buatan sendiri. Kapal induk dua unit yang sedang dirancang itu diklaim mampu menampung 100 pesawat jet tempur.

Demikian laporan United Shipbuilding Corporation melalui seorang juru bicaranya pada hari Senin. Kremlin memutuskan membuat kapal induk sendiri setelah Prancis membatalkan penjualan dua kapal perang Mistral. Pada Mei 2015 lalu, Kremlin juga sudah membocorkan niatnya untuk membangun kapal induk sendiri.

"Proyek dari kapal induk masa depan Rusia, atau seperti yang kadang-kadang disebut sebagai naval aircraft yang kompleks, kini dalam tahap desain," kata pihak United Ship Building Corporation yang dikutip kantor berita Itar-Tass.

"Penelitian yang dilakukan oleh Biro Desain Nevskoye menunjukkan bahwa satu-satunya cara untuk memenuhi kebutuhan Angkatan Laut, seperti pembangkit listrik, ketahanan laut dan berbagai kebutuhan pelayaran adalah membekali kapal dengan pembangkit listrik tenaga nuklir," lanjut pihak korporasi pembuata kapal perang tersebut.

Biro Desain Nevskoye adalah desainer utama Rusia untuk proyek kapal perang besar. Biro itu juga ahli dalam membangun kapal tanker sipil dan kapal kargo curah.

Menurut CEO Biro Desain Nevskoye, Sergey Vlasov, kemungkinan ada dua jenis kapal induk yang dibangun Rusia. Pertama kapal bertenaga nuklir dengan perpindahan dari 80.000 ke 85.000 ton yang mampu menampung sekitar 70 pesawat jet di kapal. Kedua, kapal induk non-nuklir dengan perpindahan dari 55.000 sampai 65.000 ton, yang mampu membawa sekitar 55 pesawat jet tempur.

Fasilitas pembangkit tenaga nuklir untuk kapal induk masa depan Rusia itu diharapkan akan diuji kapal perusak Leader-class. Kendati demikian, menurut Business Insider, Rabu (12/8/2015) kapal induk raksasa itu tidak mungkin selesai dibangun sebelum tahun 2030.

Pekan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Prancis Francois Hollande sepakat membatalkan kesepakatan jual beli dua kapal perang Mistral. Akibat pembatalan itu, Prancis membayar kompensasi yang mahal terhadap Rusia sekitar USD1,3 miliar. Prancis batal menjual dua kapal perang ke Rusia karena ditekan Amerika dan Uni Eropa yang saat ini masih menjatuhkan sanksi terhadap Rusia karena masalah krisis Ukraina.

(Sindonews.com/okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Selasa, 26 Mei 2026 16:34

    Polda Riau Bongkar Situs Bank Palsu, Mahasiswa di Kampar Ditangkap

    PEKANBARU-Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengungkap praktik pembuatan situs tiruan (fake website) perbankan yang diduga digunakan untuk memfasilitasi keja

  • Selasa, 26 Mei 2026 16:32

    Kementan RI Tolak Usulan Bupati Kuansing Cabut Izin PT WSN

    KUANSING-Keinginan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby untuk mencabut izin usaha perkebunan (IUP) PT Wanasari Nusantara (WSN) belum membuahkan hasil. Rekomendasi usulan pencabutan izin

  • Selasa, 26 Mei 2026 16:02

    Hasil RUPS-LB, Pemprov Riau Tetapkan Ade Frestian Sebagai Direktur PT PER

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi menetapkan pimpinan PT Permodalan Ekonomi Rakyat (PER) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada, Selasa (26/5/2026).RUPS-LB yang digelar di

  • Selasa, 26 Mei 2026 16:00

    Lantik 238 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Riau, Plt Gubri SF Hariyanto Minta Bekerjalah Luar Biasa, Jangan Biasa Saja

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melakukan langkah penyegaran birokrasi melalui pelantikan ratusan pejabat administrator dan pengawas. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat efektivitas

  • Selasa, 26 Mei 2026 15:37

    Polres Rohil dan Pemkab Gelar Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba

    BAGANSIAPIAPI-Upaya memperkuat sinergi lintas instansi dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus dilakukan di Kabupaten Rokan Hilir. Salah satunya melalui pelaksanaan Apel Kes

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.