Sabtu, 11 Jul 2026
Ekonomi Siak Harus Dijaga, Bupati Afni Tegaskan Petani dan Nelayan Tak Boleh Berjuang Sendiri
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 11 Jul 2026 13:25
SIAK â€" Pelantikan 60 pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Siak periode 2026â€"2031 menjadi lebih dari sekadar seremoni. Di balik prosesi tersebut, Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, M.Si, menyampaikan pesan tegas bahwa keberlangsungan hidup petani dan nelayan merupakan fondasi utama perekonomian daerah yang harus dijaga bersama.
Berbicara di Balairung Datuk Empat Suku, Rumah Rakyat, Sabtu (11/7/2026), Afni menegaskan pemerintah daerah tidak akan membiarkan petani dan nelayan menghadapi berbagai persoalan tanpa pendampingan.
"Urusan petani dan nelayan itu urusan rakyat kita setiap hari yang harus kita jaga. Petani tidak bisa jalan sendiri. KTNA Siak tidak berjalan sendiri, kami akan membersamai. Kalau petani dan nelayan kita kenapa-kenapa, seperempat Kabupaten Siak bisa terguncang ekonominya," ungkap Afni.Pernyataan tersebut disampaikan setelah pemerintah mendengar langsung berbagai aspirasi dalam forum sarasehan yang mempertemukan petani, nelayan, pemerintah, pelaku usaha, hingga Badan Pusat Statistik (BPS). Beragam persoalan mengemuka, mulai dari keterbatasan lahan, sulitnya memperoleh permodalan, hingga kendala pemasaran hasil pertanian dan perikanan.
Afni menjelaskan, forum itu sengaja digelar agar kebijakan yang diambil pemerintah benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat di lapangan, bukan sekadar berdasarkan asumsi.
Menurutnya, upaya mewujudkan ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Karena itu, KTNA diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan petani dan nelayan sekaligus memperkuat sektor pertanian dan perikanan di Kabupaten Siak.Dilansir dari MCRiau, meski kondisi fiskal daerah masih menghadapi keterbatasan, Afni memastikan sektor pertanian tetap menjadi prioritas karena menyangkut mata pencaharian ribuan keluarga.
Ia juga berharap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mampu membuka pasar yang lebih luas bagi hasil pertanian dan perikanan lokal. Dengan adanya kepastian pasar, petani dan nelayan diharapkan memperoleh peningkatan pendapatan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Ketua KTNA Kabupaten Siak, Dannyanto Keleka Bediona, mengatakan seluruh masukan yang disampaikan petani dan nelayan akan menjadi landasan penyusunan program kerja organisasi selama lima tahun ke depan.Program tersebut meliputi pengembangan petani milenial, pemetaan kebutuhan petani di setiap kecamatan, serta memperkuat kolaborasi dalam menyelesaikan persoalan lahan, akses permodalan, hingga pemasaran hasil pertanian.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Siak juga menyerahkan 70 unit bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian kepada kelompok tani, gabungan kelompok tani (Gapoktan), dan Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA).
Bantuan berupa traktor, combine harvester, pompa air, rotavator, hingga power thresher tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, mengurangi beban kerja petani, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Siak.(halloriau)
Sumber: https://halloriau.com/read-siak-14618922-2026-07-11-ekonomi-siak-harus-dijaga-bupati-afni-tegaskan-petani-dan-nelayan-tak-boleh-berjuang-sendiri.html
komentar Pembaca