Jumat, 03 Jul 2026

internasional

Tak Mau Jadi Korban Kawin Paksa, Gadis Irak Disiram Minyak Panas

Rabu, 28 Mar 2018 10:33
Liputan6.com
Maarib Al Hishmawi (16) jadi korban kawin paksa oleh kedua orangtuanya. Ia mengalami penyiksaan saat sempat melawan kehendak sang ayah (FBI)

 Texas - Seorang remaja di Texas, Amerika Serikat, melarikan diri dari rumah setelah mengalami pelecehan seksual dan menjadi korban kawin paksa.

Dikutip dari laman Womenintheworld.com, Rabu (28/3/2018), remaja perempuan tersebut diketahui bernama Maarib Al Hishmawi.

Kedua orangtua remaja berusia 16 tahun itu kini telah ditangkap oleh polisi karena berencana menjual anaknya.

Kisah pilu yang dialami Maarib bermula pada akhir 2017. Saat itu orangtuanya berencana menjual sang anak kepada pria yang siap membayar uang sebesar US$ 20 ribu atau setara dengan Rp 274 juta.

Maarib yang jadi korban kawin paksa mengaku telah dicekik, dipukul dengan sapu, serta disiram minyak panas karena telah melawan dan tidak menuruti permintaan kedua orangtuanya.

Karena tak kuat menahan sakit, Maarib lantas menyetujui pernikahan tersebut. Namun, menjelang hari pernikahan, Maarib nekat kabur dan memutuskan untuk melarikan diri.

"Saya tahu ini adalah permasalahan yang sudah berulang kali terjadi," ujar Wakil Kepala Asisten Kantor Bexar County.

FBI diminta untuk membantu penyelesaian kasus kawin paksa tersebut. Sebab, keluarga Maarib bersal dari Irak dan telah berada di Amerika Serikat selama dua tahun.

Karena tak ingin pelecehan hingga penyiksaan terus terjadi, pihak berwenang telah menempatkan Maarib dan lima saudara kandungnya ke layanan perlindungan anak.

Sementara dua orangtua Maarib ditahan dan akan menjalani proses lebih lanjut.

Kasus kawin paksa juga pernah terjadi di India. Kali ini menimpa seorang pria di wilayah Bihar yang melapor ke polisi karena mengaku diculik, diancam, dan dipaksa untuk menikahi seorang wanita yang sama sekali tak dikenalnya.

Pria bernama Vinod Kumar tersebut diculik saat menghadiri pernikahan temannya di Nalanda, sebuah distrik tetangga dari Patna di timur laut Bihar.

Saat kejadian, sebulah pistol ditodongkan ke arah Kumar. Gerombolan penculik itu mengancam membunuhnya apabila ia mencoba melawan.

Kumar dibawa ke sebuah rumah yang letaknya tak jauh dengan acara pernikahan temannya, di Distrik Mokama Bihar. Di rumah itu, Kumar disuruh untuk berlutut. Tiba-tiba ia dipaksa menikahi seorang perempuan yang tak pernah ia ketahui asal-usulnya.

Mengetahui motif penculikan tersebut, Kumar terkejut bukan main. Ia bahkan sampai menangis terisak. Meski demikian, prosesi pernikahan tetap dilanjutkan oleh keluarga sang mempelai wanita.

Sebuah video yang diunggah ke situs berbagi video memperlihatkan Kumar yang menangis enggan menjalankan upacara pernikahan tersebut.

Tetapi seorang wanita yang mengenakan sari (pakaian khas wanita India) menegaskan padanya, ""Kami hanya melangsungkan pernikahanmu saja, tidak menggantungmu. Jadi diamlah!"


(Liputan6.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor