Seorang bocah perempuan berusia enam tahun berhasil lolos dari maut setelah seekor ular kobra nan mematikan merayap ke bantalnya dan menggigitnya saat ia tengah tidur.
Hal itu berawal saat bocah bernama Mikayla Grove itu sedang tidur. Lalu, seekor ular kobra dengan nama latin Naja mossambica menggigit pipinya -- salah satu ular paling mematikan di Afrika.
Mikayla pun terbangun dan menjerit sehingga membuat kedua orangtuanya bangun dan panik.
Ibunya, Inge Grove, awalnya mengira bahwa anak perempuannya mengalami mimpi buruk. Ia pun pergi ke kamar anaknya tanpa menyalakan lampu dan tak menyadari bahwa ular kobra sepanjang 1,2 meter berada di kasur.
Inge lalu mendengar desisan ular kobra tersebut yang kemudian menyemprotkan bisa ke matanya. Namun, ia berhasil membawa anaknya keluar kamar.
Ayahnya yang menyadari bahwa anaknya digigit oleh seekor ular, kemudian menelepon salah satu rekan dekatnya yang merupakan seorang perawat di Netcare Alberlito hospital di Ballito dan meminta agar petugas penanganan darurat disiapkan.
Ketika keluarga tersebut tiba di rumah sakit, regu petugas penanganan darurat telah siap dan menunggu Mikayla serta ibunya. Ahli anti-bisa juga segera meluncur ke rumah sakit.
"Dalam perjalanan, aku menelepon untuk memberikan instruksi kepada dokter untuk menyiapkan segala hal yang dibutuhkan, karena kobra jenis itu selalu membuat korbannya dalam keadaan kritis," ujar dokter anti-bisa yang menanganinya seperti dimuat dalam The Sun.
Mikayla pun harus menerima 17 botol anti-racun untuk menyelamatkan hidupnya.
(liputan6.com)