Selasa, 23 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • Tolak Bantuan AS, Presiden Maduro: Rakyat Venezuela Bukan Pengemis

Internasional

Tolak Bantuan AS, Presiden Maduro: Rakyat Venezuela Bukan Pengemis

Sabtu, 09 Feb 2019 14:47
Detik.com
Presiden Venezuela Nicolas Maduro
CARACAS - Di tengah krisis yang melanda negaranya, Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah menolak bantuan kemanusiaan yang dikirimkan pemerintah Amerika Serikat. Maduro menegaskan bahwa rakyatnya bukan pengemis.

Penolakan itu disampaikan Maduro sehari setelah truk-truk yang disebut mengangkut bantuan makanan dan obat-obatan tiba di Cucuta, kota perbatasan Kolombia.

"Venezuela tidak akan mengizinkan pertunjukan... bantuan kemanusiaan karena kita tidak mengemis dari siapapun," kata Maduro dalam konferensi pers, seraya menambahkan bahwa bantuan tersebut sebaiknya diberikan kepada warga miskin Kolombia karena rakyatnya bukan "pengemis.'

"Venezuela tidak menderita krisis kemanusiaan yang dibuat oleh Washington selama empat tahun terakhir untuk menjustifikasi intervensi di negara kita," imbuhnya seperti dilansir media Press TV, Sabtu (9/2/2019).

Venezuela tengah dilanda krisis politik dalam beberapa pekan terakhir, dengan oposisi menyalahkan Presiden Maduro atas buruknya perekonomian, hiperinflasi dan kekurangan bahan-bahan pokok di negara tersebut.

Krisis politik di negara Amerika Selatan itu makin parah pada 23 Januari lalu, ketika tokoh oposisi Juan Guaido memproklamirkan dirinya sebagai presiden sementara Venezuela. Presiden AS Donald Trump dengan cepat menyatakan dukungan untuk Guaido, sebuah langkah yang menimbulkan kemarahan pemerintah Venezuela.

Selain AS, Kanada, Australia dan beberapa negara-negara Amerika Latin juga ikut mengakui Guaido, yang berupaya melengserkan Maduro secara paksa agar dirinya bisa membentuk pemerintah transisi dan menggelar pemilu. Beberapa hari lalu, negara-negara Eropa juga beramai-ramai mendukung Guaido sebagai presiden sementara Venezuela. Spanyol, Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, Austria, Swedia dan Denmark menyampaikan pengakuan nyaris bersamaan pada Senin (4/2) waktu setempat.

Adapun Rusia dan China yang telah mengucurkan investasi dan pinjaman hingga miliaran dolar AS terhadap Venezuela, terang-terangan mendukung pemerintahan Maduro.



Sumber: detik.com
Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 22 Jun 2026 16:29

    Jadwal Bola Malam Ini 22-23 Juni 2026: Argentina, Prancis, dan Senegal

    Jadwal bola malam ini, Senin (22/6/2026) hingga Selasa (23/6/2026) pagi WIB, menyajikan sejumlah pertandingan menarik pada lanjutan fase grup Piala Dunia 2026. Sejumlah tim unggulan dunia akan kembali

  • Senin, 22 Jun 2026 16:26

    Dahlan Iskan Tantang Bahlil Cabut Izin Tambang Batu Bara Pelanggar DMO

    JAKARTA - Ancaman pemadaman bergilir di Indonesia akibat menipisnya stok batu bara untuk pembangkit listrik mendapat sorotan tajam. Mantan Direktur Utama (Dirut) PLN sekaligus Menteri BUMN era SBY Dah

  • Senin, 22 Jun 2026 16:18

    Dedi Mulyadi Angkat Suara soal Pemadaman Listrik di Jabar: Bisa Menganggu Industri dan Produknya Gagal

    Sejumlah wilayah di Jawa Barat termasuk Bandung Raya mengalami pemadaman listrik PLN. Banyak warga yang mengeluh akibat pemadaman tersebut, karena telah menganggu aktivitas.Gubernur Jabar, Dedi Mulyad

  • Senin, 22 Jun 2026 15:36

    Aliansi Masyarakat Jakarta Gelar Aksi di Patung Kuda, Dukung MBG Dilanjutkan

    Jakarta-Massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Jakarta menggelar unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap keb

  • Senin, 22 Jun 2026 15:32

    Terpilih ke Istana Negara, Rizqy dan Arifa Jadi Wakil Riau di Paskibraka Nasional 2026

    PEKANBARU â€" Kabar membanggakan datang dari Provinsi Riau.Setelah melalui rangkaian seleksi dan verifikasi tingkat pusat yang berlangsung di Jakarta, dua pelajar terbaik Riau resmi terpilih sebagai C

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.