Senin, 13 Jul 2026

Internasional,

Tolak Beli Black Hawk, Raja Malaysia: Jangan Tipu-tipu Saya!

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 16 Agu 2025 16:45
Berita satu.com
Raja Malaysia Sultan Ibrahim Sultan Iskandar memerintahkan pemerintah untuk membatalkan rencana pengadaan helikopter Black Hawk berusia lebih dari 30 tahun, yang disebutnya sebagai “peti mati terbang”.

Dalam pernyataan tegas pada Sabtu (16/8/2025), Sultan Ibrahim juga menyoroti praktik para agen dan penjual di Kementerian Pertahanan Malaysia dan memperingatkan agar tidak mencoba menipunya.

Berbicara pada parade peringatan HUT ke-60 Resimen Layanan Khusus Malaysia di Mersing, Sultan Ibrahim yang juga Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Malaysia mengingatkan Kementerian Pertahanan agar tidak mengulangi kesalahan masa lalu dalam proses pengadaan. Ia menyinggung pembelian jet tempur SkyHawk pada era 1980-an, ketika Malaysia membeli 88 unit dari Amerika Serikat, tetapi hanya 40 yang dapat digunakan. Sisanya dipensiunkan karena tingkat kecelakaan tinggi.

“Apakah kita akan menempatkan pilot kita di peti mati terbang? Coba pikirkan,” tegas Sultan Ibrahim.

Menurutnya, praktik pengadaan kerap dipengaruhi agen perantara hingga mantan jenderal yang kini menjadi penjual. Bahkan, ia mengungkapkan ada perusahaan tekstil yang mencoba menjual drone ke pemerintah.

“Kalau setiap pengadaan harus lewat harga perantara yang sudah digelembungkan, alokasi tidak akan mencukupi. Jadi jangan coba-coba membodohi saya. Kalau tidak mau dengar, saya tidak akan menegur lagi setelah ini,” ujarnya dalam unggahan di Facebook resmi.

Acara tersebut juga dihadiri Bupati Johor Tunku Ismail, Menteri Pertahanan Mohamed Khaled Nordin, Panglima Angkatan Bersenjata Malaysia Mohd Nizam Jaffar, dan Panglima Militer Muhammad Hafizuddeain Jantan, sebagaimana dilaporkan Bernama.

Media Malaysia sebelumnya melaporkan bahwa pada Mei 2023 pemerintah menandatangani kontrak senilai RM 187 juta (US$ 44,4 juta) untuk menyewa empat helikopter Black Hawk dari perusahaan lokal Aerotree Defence and Services selama lima tahun. Namun, kontrak tersebut dibatalkan pada November 2024 karena perusahaan gagal menyerahkan pesawat meskipun jadwal pengiriman sudah tiga kali direvisi.

Pada Maret 2025, Wakil Menteri Pertahanan Adly Zahari menyatakan pihaknya masih menilai opsi pengadaan terbaik, termasuk skema sewa ulang atau perjanjian pemerintah-ke-pemerintah.

“Kami perlu meninjau proses yang ada, terutama soal penetapan harga. Beberapa langkah harus ditempuh sebelum menentukan metode akuisisi terbaik,” kata Adly saat itu, dikutip New Straits Times.

Dalam pidato terbarunya, Sultan Ibrahim menegaskan agar setiap pengadaan dilakukan transparan dan sesuai kebutuhan militer, bukan kepentingan agen atau pihak tertentu.

“Jangan buang waktu membeli barang tak berguna yang tidak sesuai kebutuhan militer. Kalau tidak tahu harga pasaran, tanya saya dulu,” ujarnya.

Ia juga menyinggung pengadaan kapal penyerang kaku lima tahun lalu yang dihargai RM 5 juta, padahal menurutnya bisa didapatkan di bawah RM 2 juta. Baru-baru ini, ia mendengar usulan pembelian kapal serupa dengan harga hampir RM10 juta.

“Ini tidak masuk akal dan harus ditinjau ulang dengan cermat,” katanya.

Menanggapi pernyataan Raja, Menteri Pertahanan Mohamed Khaled menegaskan pihaknya akan memastikan modernisasi aset pertahanan dilakukan sesuai kebutuhan angkatan bersenjata. “Sesuai keputusan Yang Mulia, Kementerian Pertahanan akan terus menekankan kesiapan dan modernisasi aset sesuai kebutuhan pasukan, termasuk Resimen Layanan Khusus,” ujar Khaled.***(Berita satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jun 2026 11:47

    Polres Indragiri Hulu Gelar Bakti Sosial HUT Bhayangkara Ke-80

    Rengat-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan semba

  • Minggu, 14 Jun 2026 20:34

    Kabur ke Batam, Polres Inhu Kembali Ringkus Pelaku Penganiayaan di PT. SBP

    INHU- Upaya pelarian hingga menyeberang ke luar daerah tak mampu menghentikan langkah aparat kepolisian dalam memburu pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan perkebunan PT Sinas Beli

  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki