Rabu, 27 Mei 2026

Internasional,

Tolak Beli Black Hawk, Raja Malaysia: Jangan Tipu-tipu Saya!

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 16 Agu 2025 16:45
Berita satu.com
Raja Malaysia Sultan Ibrahim Sultan Iskandar memerintahkan pemerintah untuk membatalkan rencana pengadaan helikopter Black Hawk berusia lebih dari 30 tahun, yang disebutnya sebagai “peti mati terbang”.

Dalam pernyataan tegas pada Sabtu (16/8/2025), Sultan Ibrahim juga menyoroti praktik para agen dan penjual di Kementerian Pertahanan Malaysia dan memperingatkan agar tidak mencoba menipunya.

Berbicara pada parade peringatan HUT ke-60 Resimen Layanan Khusus Malaysia di Mersing, Sultan Ibrahim yang juga Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Malaysia mengingatkan Kementerian Pertahanan agar tidak mengulangi kesalahan masa lalu dalam proses pengadaan. Ia menyinggung pembelian jet tempur SkyHawk pada era 1980-an, ketika Malaysia membeli 88 unit dari Amerika Serikat, tetapi hanya 40 yang dapat digunakan. Sisanya dipensiunkan karena tingkat kecelakaan tinggi.

“Apakah kita akan menempatkan pilot kita di peti mati terbang? Coba pikirkan,” tegas Sultan Ibrahim.

Menurutnya, praktik pengadaan kerap dipengaruhi agen perantara hingga mantan jenderal yang kini menjadi penjual. Bahkan, ia mengungkapkan ada perusahaan tekstil yang mencoba menjual drone ke pemerintah.

“Kalau setiap pengadaan harus lewat harga perantara yang sudah digelembungkan, alokasi tidak akan mencukupi. Jadi jangan coba-coba membodohi saya. Kalau tidak mau dengar, saya tidak akan menegur lagi setelah ini,” ujarnya dalam unggahan di Facebook resmi.

Acara tersebut juga dihadiri Bupati Johor Tunku Ismail, Menteri Pertahanan Mohamed Khaled Nordin, Panglima Angkatan Bersenjata Malaysia Mohd Nizam Jaffar, dan Panglima Militer Muhammad Hafizuddeain Jantan, sebagaimana dilaporkan Bernama.

Media Malaysia sebelumnya melaporkan bahwa pada Mei 2023 pemerintah menandatangani kontrak senilai RM 187 juta (US$ 44,4 juta) untuk menyewa empat helikopter Black Hawk dari perusahaan lokal Aerotree Defence and Services selama lima tahun. Namun, kontrak tersebut dibatalkan pada November 2024 karena perusahaan gagal menyerahkan pesawat meskipun jadwal pengiriman sudah tiga kali direvisi.

Pada Maret 2025, Wakil Menteri Pertahanan Adly Zahari menyatakan pihaknya masih menilai opsi pengadaan terbaik, termasuk skema sewa ulang atau perjanjian pemerintah-ke-pemerintah.

“Kami perlu meninjau proses yang ada, terutama soal penetapan harga. Beberapa langkah harus ditempuh sebelum menentukan metode akuisisi terbaik,” kata Adly saat itu, dikutip New Straits Times.

Dalam pidato terbarunya, Sultan Ibrahim menegaskan agar setiap pengadaan dilakukan transparan dan sesuai kebutuhan militer, bukan kepentingan agen atau pihak tertentu.

“Jangan buang waktu membeli barang tak berguna yang tidak sesuai kebutuhan militer. Kalau tidak tahu harga pasaran, tanya saya dulu,” ujarnya.

Ia juga menyinggung pengadaan kapal penyerang kaku lima tahun lalu yang dihargai RM 5 juta, padahal menurutnya bisa didapatkan di bawah RM 2 juta. Baru-baru ini, ia mendengar usulan pembelian kapal serupa dengan harga hampir RM10 juta.

“Ini tidak masuk akal dan harus ditinjau ulang dengan cermat,” katanya.

Menanggapi pernyataan Raja, Menteri Pertahanan Mohamed Khaled menegaskan pihaknya akan memastikan modernisasi aset pertahanan dilakukan sesuai kebutuhan angkatan bersenjata. “Sesuai keputusan Yang Mulia, Kementerian Pertahanan akan terus menekankan kesiapan dan modernisasi aset sesuai kebutuhan pasukan, termasuk Resimen Layanan Khusus,” ujar Khaled.***(Berita satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 23 Mei 2026 09:42

    Simpan Sabu Dalam Bra, Gerombolan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Dibekuk Polsek Peranap

    INHU - Peredaran narkotika kembali menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Kabupaten Indragiri Hulu. Kali ini, jajaran Polsek Peranap berhasil membongkar dugaan jaringan penyalahgunaan narkot

  • Kamis, 21 Mei 2026 09:26

    Polsek Kelayang Ungkap Kasus Narkotika Di Desa Talang Pring, Dua Tersangka Dibekuk BB Puluhan Gram Sabu

    INHU-Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Indragiri Hulu kembali membuahkan hasil. Personel Polsek Kelayang berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di D

  • Rabu, 20 Mei 2026 11:01

    Pengedar Sabu di Kampung Besar Seberang Diciduk Satresnarkoba Polres Inhu, Sejumlah Barang Bukti Disita

    INHU-Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Rengat kembali berhasil diungkap jajaran Satresnarkoba Polres Indragiri Hulu. Seorang pria yang diduga sebagai pengedar sabu diamankan polisi s

  • Minggu, 10 Mei 2026 11:51

    Seorang Kurir Narkoba Ditangkap, Sabu 21,1 Kg Berhasil Disita

    Siak-Lagi-lagi kurir narkoba yang menjadi sasaran penangkapan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri yang berhasil menggagalkan sabu seberat 21,1 kilogram di wilayah P

  • Sabtu, 09 Mei 2026 06:59

    Kunjugan Bhabinkamtibmas Polsek Kelayang, Modernisasi Ketahanan Pangan Masa Depan

    INHU-Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Salah satunya melalui peran aktif Bhabinkamtibmas yang turun langsung ke la

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.