Rabu, 24 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • Trump Janji Tarik Pasukan AS Dari Afghanistan jika Perjanjian Damai Disepakati

Internasional

Trump Janji Tarik Pasukan AS Dari Afghanistan jika Perjanjian Damai Disepakati

Jumat, 01 Feb 2019 14:27
Dok: Reuters
AS jatuhkan MOAB di Afghanistan.
AFGHANISTAN - Amerika Serikat (AS) dan Taliban dilaporkan telah merampungkan kesepakatan yang akan mengakhiri perang panjang 17 tahun di Afghanistan. Kesepakatan berisi kepastian bahwa kelompok-kelompok teroris tidak diizinkan menjadikan Afghanistan sebagai basis operasi, AS dan negara-negara asing lainnya akan menarik pasukan mereka.

Presiden AS Donald trump menyampaikan pihaknya akan menarik pasukan dari Afghanistan setelah 17 tahun operasi militer jika perjanjian damai dengan Taliban disepakati. Pernyataan ini disampaikan Trump pada Kamis (31/1) setelah utusan perdamaian khusus AS Zalmay Khalilzad mengumumkan AS dan militan telah mencapai kesepakatan kerangka kerja untuk mengakhiri konflik di Afghanistan. Demikian dilansir dari Sputnik News, Jumat (1/2).

Isi kesepakatan termasuk menarik penuh pasukan asing dalam waktu 18 bulan, dengan syarat Taliban memberikan garansi tak akan lagi menjadikan Afghanistan sebagai basis Al Qaeda atau Daesh (ISIS) yang merupakan kelompok militan atau teroris. Kesepakatan ini belum ditandatangani dan detail lainnya masih belum jelas.

Pada saat yang sama, kelompok militan belum mencapai kesepakatan dengan Kabul, karena Kabul yang terakhir mendesak Taliban berpartisipasi dalam pembicaraan damai dan berjanji untuk mengurangi kehadiran militer asing.

Taliban, kelompok pemberontak, merebut kekuasaan di Afghanistan pada tahun 1996. Kekuasaan kelompok ini kemudian jatuh ketika AS menginvasi negara tersebut pada 2001 untuk perang balasan terhadap Al Qaeda pasca serangan 9/11. Washington mengatakan Afghanistan menjadi tempat persembunyian yang aman bagi jaringan teroris ketika Taliban berkuasa.

Sejumlah pasukan AS telah ditarik dari Afghanistan pada akhir 2014. Namun kontingen kecil tetap berlanjut mendukung pasukan bersenjata Afghanistan dalam memerangi terorisme. 


(merdeka.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 24 Jun 2026 18:35

    Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama

    Mimika-Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, hadir dan mengawal langsung prosesi perdamaian perang suku yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Dandi

  • Rabu, 24 Jun 2026 17:36

    Kodim 1714/PJ dan Polri Berikan Dukungan Penuh Bersama Pemda Kab. Puncak Jaya Dalam Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2024

    Puncak Jaya-Bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, telah dilaksanakan kegiatan Pembagian dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengang

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:41

    Berkacamata Hitam dan Masker, Aliansi Rakyat Sulsel Demo Dukung MBG Dilanjutkan

    Sejumlah emak-emak yang masuk dalam pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut berpartisipasi dalam aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Rakyat Sulsel untuk mendukung program Makanan Berg

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:29

    Duduk Perkara Warga di Labuhanbatu Utara Tewas Dianiaya Usai Dituding Curi Sawit

    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatra Utara mengungkap kronologi kematian Luis David Hutabarat (32), warga Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, yang diduga mengalami p

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:04

    Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 131,5 Triliun

    Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat telah menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 131,5 triliun melalui penanganan perkara tindak pidana khusus sepanjang periode 2020 hingga 2026.J

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.