Kamis, 11 Jun 2026

5 Jenis Kanker Paling Sering Incar Anak

Jumat, 15 Jan 2016 11:00
Cbtf
Ilustrasi kanker pada anak
SETIAP tanggal 15 Januari dunia memeringati Hari Anak Kanker Internasional. Sudah sejak lahir, mereka harus mengorbankan raga dan jiwanya untuk menanggung risiko sakit, apabila sel kanker menggorogoti tubuhnya.

Dilansir Cancer, Jumat (15/1/2016), berikut adalah beberapa jenis kanker paling sering diidap anak-anak yang kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Leukimia

Leukimia adalah kanker yang menyerang sumsum tulang dan darah pada anak-anak. Lebih dari 30 persen anak di dunia menderita penyakit ini.

Gejalanya dapat ditandai nyeri tulang dan sendi, kelelahan, lemah, kulit pucat, perdarahan atau memar, demam, penurunan berat badan, dan gejala lainnya. Namun, harapan hidup mereka masih panjang apabila segera melakukan terapi pengobatan medis.

Limfoma

Kanker ini dimulai saat sel tertentu dari sistem kekebalan tubuh yang disebut limfosit. Ini paling sering tumbuh di kelenjar getah bening dan jaringan getah bening lainnya, seperti amandel atau timus.

Limfoma juga memengaruhi sumsum tulang dan organ lainnya, serta dapat menyebabkan gejala yang berbeda-beda.

Rhabdomyosarcoma

Rhabdomyosarcoma gejalanya dimulai dari sel-sel yang biasanya berkembang menjadi otot rangka, tapi berubah menjadi pergeseran tulang. Sel kanker akan menyerang hampir setiap anggota tubuh, termasuk kepala, leher, pangkal paha, perut, panggul, atau di tangan atau kaki.

Retinoblastoma

Retinoblastoma adalah istilah lain dari kanker mata. Kasus ini menyumbang sekitar 2 persen dari kanker pada anak usia dua tahun. Penyakit ini disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di bagian mata dan gejalanya mereka sering menghadapi cahaya putih, seperti silau.

Kanker tulang

Penyakit mematikan ini paling sering terjadi pada anak-anak dan remaja. Kanker tulang merupakan masalah penyakit yang merusak satu bagian tulang kemudian mudah menyebar ke area lain. Bila tidak disembuhkan segera, risikonya akan berdampak dalam jangka panjang, hingga berujung kematian.

(okezone.com)
kesehatan
Berita Terkait
  • Rabu, 10 Jun 2026 16:10

    Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas

    Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Kecama

  • Rabu, 10 Jun 2026 16:08

    KPK Sita Uang Puluhan Juta dari Ruang Kerja Wamen Imigrasi

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai puluhan juta rupiah dari ruang kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Temuan tersebut merupakan hasil

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:31

    Sudah Lihat Kekuatan Lawan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, Ismael Yakin Lolos

    JAKARTA - Timnas Basket U18 Putra Indoneia sudah tiba # ke Thailand. Mereka sudah siap menghadapi persaingan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Krabi, Thailand, 10-14 Juni

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:29

    Dua Gugur, 72 Calon Anggota KPID Riau Ikuti Ujian CAT Langsung Diumumkan Besok

    PEKANBARU - Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Keduanya tidak bisa lagi mengikuti tahapan berikutnya setelah tak hadir pada ujia

  • Rabu, 10 Jun 2026 14:50

    Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045

    Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastr

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.