Minggu, 19 Apr 2026

Berita

5 Makanan dan Minuman yang Bisa Merusak Otak

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 31 Jan 2026 15:02
JAKARTA - Otak adalah organ paling kompleks di tubuh manusia yang membutuhkan nutrisi spesifik agar tetap berfungsi optimal dalam berpikir, memori, suasana hati, dan proses belajar. Meski banyak makanan yang dapat mendukung kesehatan otak, ada juga sejumlah makanan dan minuman yang sebaiknya dibatasi atau dihindari karena dapat berdampak negatif pada fungsi kognitif jangka panjang.

Berikut ini adalah lima jenis makanan dan minuman yang dianggap paling buruk untuk kesehatan otak:
Alkohol
Minuman beralkohol dapat mengganggu cara kerja sel otak dan jalur komunikasi antarneuron, terutama pada area yang bertanggung jawab terhadap memori dan pengendalian emosi. Alkohol memengaruhi neurotransmiter di otak, sehingga dapat menyebabkan gangguan memori, suasana hati yang tidak stabil, serta penurunan kemampuan pengambilan keputusan.
Dampak ini tidak hanya terjadi pada peminum berat saja. Bahkan konsumsi ringan hingga sedang pun dapat menyebabkan penurunan fungsi hippocampus, bagian otak yang berperan penting dalam memori.

Ikan yang Mengandung Merkuri Tinggi
Beberapa jenis ikan laut besar, seperti tuna dan makarel, cenderung mengandung merkuri dalam kadar tinggi. Logam berat ini dapat masuk ke dalam sistem saraf dan mengganggu fungsi otak.
Merkuri dikenal sebagai neurotoksin yang berpotensi merusak sistem saraf pusat, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil, karena paparannya dapat mengganggu perkembangan otak janin dan kemampuan kognitif.
Gula dan Pemanis Buatan

Konsumsi gula berlebih dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan fluktuasi energi yang berpengaruh pada suasana hati dan tingkat kelelahan. Sementara itu, pemanis buatan yang terdapat pada minuman diet dan makanan rendah kalori juga dikaitkan dengan penurunan kesehatan otak, termasuk peningkatan risiko penurunan fungsi kognitif, stroke, dan demensia jika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka waktu panjang.

Kombinasi keduanya dapat mengganggu sistem penghargaan (reward system) otak serta merusak keseimbangan kimiawi yang sehat.

Karbohidrat Olahan
Karbohidrat olahan seperti nasi putih, roti putih, dan makanan berbasis tepung yang diproses mudah dipecah menjadi glukosa yang masuk ke dalam aliran darah. Meskipun karbohidrat dibutuhkan oleh otak sebagai sumber energi, jenis karbohidrat olahan ini cenderung menyebabkan lonjakan gula darah dan peradangan yang, dalam jangka panjang, dapat berdampak pada kesehatan otak.

Makanan Ultra-Diproses
Makanan ultra-diproses seperti makanan siap saji, camilan kemasan, daging olahan, serta berbagai produk cepat saji umumnya mengandung lemak tidak sehat, gula, natrium, serta pengawet dan aditif dalam jumlah tinggi. Karena nilai gizinya rendah, konsumsi makanan ini dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan otak jangka panjang, termasuk Alzheimer dan kondisi neurodegeneratif lainnya.
Untuk melindungi kesehatan otak, ahli gizi dan peneliti kesehatan merekomendasikan beberapa langkah berikut:

1. Meningkatkan konsumsi makanan utuh yang kaya antioksidan dan asam lemak omega-3, seperti ikan 2. rendah merkuri, kacang-kacangan, dan sayuran hijau
3. Memilih karbohidrat kompleks dan biji-bijian utuh dibandingkan versi olahan
4. Mengurangi konsumsi gula tambahan dan pemanis buatan, serta membatasi konsumsi alkohol
5. Memasak makanan sendiri untuk mengontrol penggunaan bahan tambahan yang tidak diinginkan

Pilihan makanan sehari-hari memiliki dampak besar terhadap fungsi otak jangka panjang. Oleh karena itu, pilihlah makanan bernutrisi yang dapat membantu menjaga kemampuan berpikir, memori, dan kesejahteraan emosional.(okezone.com)

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.