Kamis, 11 Jun 2026

Alasan Anda Harus Makan Makanan Mentah

Sabtu, 16 Jan 2016 15:27
Timesofindia
Alasan harus makan buah mentah
ADA sekitar delapan puluh juta spesies di bumi dan hampir 700.000 spesies adalah hewan. Hewan bertahan hidup dengan makan makanan mentah. Tidak seperti manusia yang biasa memasak makanannya dan tanpa disadari mengurangi usia hidup mereka penyakit kronis terkait diet.

Rata-rata potensi rentang kehidupan manusia sebenarnya bisa mencapai kisaran 120 sampai 140 tahun. Namun, hal ini tidak pernah diwujudkan karena efek dari menggunakan panas yang berlebihan terhadap makanan dan kurangnya mempelajari cara menangani stres psikologis.

"Nutrisi yang dibakar adalah pembunuh dalam diam. Ketika makanan dipanaskan, protein aka mengeras, karbohidrat menjadi lengket, lemak menghasilkan banyak karsinogen ketika terlalu kepanasan," kata Dr Bettle, PS, seorang ahli diet dan konsultan kesehatan, seperti dikutip Timesofindia, Sabtu (16/1/2016).

Tak hanya lemak, kandungan hidrokarbon, nitrosamin, akrolein, dan benzopyrene dalam makanan dapat menjadi agen penyebab kanker saat dipanaskan. Proses memasak juga mengurangi atau merusak 50 persen vitamin dan mineral, serta menghancurkan 100 perse enzim, dan memecah serat alami.

"Tidak hanya akan merusak nutisi, beberapa perubahan lain yang terjadi selama memasak sangat berbahaya bagi kesehatan. Misalnya pestisida yang hadir dalam makanan nabati diubah menjadi senyawa yang sangat beracun, oksigen yang berharga akan hilang, dan radikal bebas diproduksi," imbuh Dr Bettle.

Sementara itu, makan makanan segar atau mentah akan membuat tubuh kita sehat. Sehingga memasukkan beberapa makanan mentah setiap kali makan sangat dianjurkan. Seperti sayuran untuk lalapan, salad, atau buah-buahan segar, kata Dr Bettle.

Penelitian ilmiah juga membuktikan bahwa makanan mentah melindungi tubuh terhadap kanker, penyakit jantung, penuaan dini, dan penyakit degeneratif kronis lainnya.

Selera kita telah membuat pilihan makanan yang sangat sulit bagi kami. Kita tidak pernah mencoba untuk memahami keterbatasan perut dan sistem pencernaan, dan mencoba untuk makan apa pun yang datang dengan cara kita dan tampaknya lezat, ujar Dr Bettle.

"Apa yang bisa kita simpulkan? Jujur, ada dua pilihan. Pertama adalah belajar untuk hidup dengan diet yang lebih sehat, seperti memperbanyak makanan mentah, dan hanya memilih makanan yang perut kita setujui saja. Pilihan ketiga adalah mengurangi jumlah makanan yang dimasak sangat lama dan makanan olahan," pesannya.

(okezone.com)
kesehatan
Berita Terkait
  • Rabu, 10 Jun 2026 16:10

    Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas

    Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Kecama

  • Rabu, 10 Jun 2026 16:08

    KPK Sita Uang Puluhan Juta dari Ruang Kerja Wamen Imigrasi

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai puluhan juta rupiah dari ruang kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Temuan tersebut merupakan hasil

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:31

    Sudah Lihat Kekuatan Lawan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, Ismael Yakin Lolos

    JAKARTA - Timnas Basket U18 Putra Indoneia sudah tiba # ke Thailand. Mereka sudah siap menghadapi persaingan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Krabi, Thailand, 10-14 Juni

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:29

    Dua Gugur, 72 Calon Anggota KPID Riau Ikuti Ujian CAT Langsung Diumumkan Besok

    PEKANBARU - Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Keduanya tidak bisa lagi mengikuti tahapan berikutnya setelah tak hadir pada ujia

  • Rabu, 10 Jun 2026 14:50

    Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045

    Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastr

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.