Minggu, 28 Jun 2026

Kesehatan,

Batas Aman Gula untuk Anak, Awas Kelebihan!

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 08 Agu 2025 10:41
okezone.com
Di balik rasa manis yang digemari anak-anak, tersimpan potensi bahaya gula bagi kesehatan mereka. Konsumsi gula yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai gangguan mulai dari obesitas, diabetes, hingga masalah pencernaan.

Maka dari itu, orang tua dituntut untuk memahami batas konsumsi gula yang sehat serta menerapkan pola makan yang tepat bagi anak-anak mereka.

Dikutip dari Times of India, dan dirangkum oleh Okezone, Jumat (8/8/2025), berikut ini beberapa fakta penting terkait bahaya gula pada anak:

Risiko Kesehatan Akibat Gula Berlebih
Memberikan camilan manis sebagai bentuk apresiasi terhadap anak seperti permen setelah belajar atau kue ulang tahun memang menjadi kebiasaan umum.

Namun, tanpa disadari, hal ini dapat menyebabkan anak mengonsumsi gula lebih dari batas yang dianjurkan, dan berdampak buruk bagi kesehatan mereka dalam jangka panjang.

Penelitian dari jurnal Nature tahun 2024 mengungkap bahwa pembatasan konsumsi gula sejak masa bayi secara signifikan dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2.

“Asupan gula yang tinggi di usia dini bisa berujung pada obesitas dan penyakit hati berlemak pada anak,” ujar Dr. Sarath Gopalan, dokter spesialis gastroenterologi anak dari Rumah Sakit Anak Madhukar Rainbow, India, seperti dikutip dari Times of India.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa gula berlebih juga dapat menimbulkan keluhan pencernaan seperti perut kembung dan bahkan memengaruhi emosi anak.

Batas Konsumsi Gula Menurut WHO

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan agar gula tambahan tidak melebihi 5% dari total kebutuhan kalori harian. Untuk anak usia di atas dua tahun, ini setara dengan sekitar 2 hingga 4 sendok teh per hari. Sedangkan anak di bawah usia dua tahun sebaiknya tidak mengonsumsi gula Tambahan Sama Sekali.

Kenali Gula Tambahan dan Gula Alami
Ritika Samaddar, ahli gizi klinis dari Max Healthcare Delhi, menekankan pentingnya membedakan antara jenis gula dalam makanan.

“Gula tambahan adalah gula yang dimasukkan saat proses produksi makanan, seperti dalam biskuit, sereal bayi, saus, dan minuman kemasan. Sementara gula alami, seperti fruktosa pada buah dan laktosa dalam susu, masih mengandung serat dan nutrisi penting lainnya,” jelasnya dalam wawancara bersama Health Shots India (2024), dikutip Times of India.

Dengan maraknya produk makanan dan minuman manis yang dikemas secara menarik dan dipasarkan secara masif kepada anak-anak, peran orang tua menjadi sangat penting. Upaya membangun pola makan sehat harus dimulai sedini mungkin agar anak-anak terhindar dari risiko penyakit kronis akibat konsumsi gula berlebihan.***(okezone.com)
Sumber: okezone.com

kesehatan
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.