Dokter Hewan Lakukan Pemeriksaan Hewan Kurban, Jumlah Sementara di Kabupaten Siak 3.727 Ekor
Admin
Senin, 11 Jul 2022 08:55
SIAK - Pemerintah dan masyarakat kabupaten Siak melaksanakan salat hari raya Idul Adha 1443 H pada Minggu (10/7/2022).
Masyarakat memadati lapangan dan masjid untuk ikut dalam pelaksanaan salat hari raya haji tersebut.
Usai dilaksanakannya salat Ied, rata-rata panitia kurban di masjid atau musala langsung melaksanakan penyembelihan hewan kurban.
Bupati Siak Alfedri sendiri ikut berkurban di Masjid Alalim, Kampung Rempak, Kecamatan Siak. Ia juga ikut hadir pada saat penyembelihan hewan kurban di sana.
Sebelum jatuhnya hari pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Siak telah menurunkan tim yang terdiri dari dokter hewan dan para medis untuk memeriksa hewan kurban.
Pemeriksaan ini disebut dengan pemeriksaan antemortem.
“Pada pemeriksaan antemortem kita mendapati semua hewan kurban baik, memenuhi syarat dan tidak terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) atau penyakit menular lainnya,” kata Kepala Disnakkan Siak Drh Susilawati pada
Usai pelaksanaan salat Ied, Susilawati dan tim yang telah dibentuk kembali turun ke lokasi-lokasi penyembelihan hewan kurban.
Susilawati sendiri turun ke Masjid Alalim, memeriksa hewan kurban baik sebelum disembelih maupun setelah disembelih. Pemeriksaan setelah disembelih disebut pemeriksaan postmortem.
“Kita menurunkan tim di semua kecamatan untuk aktif melakukan pemeriksaan setelah penyembelihan (postmortem), supaya jika terdapat penyakit dan cacing pada daging agar panitia bisa membuang hal tersebut,” kata Susilawati.
Selain melakukan pemeriksaan pihaknya juga mendata jumlah hewan kurban.
Dari data yang disampaikannya, jumlah hewan kurban pada hari pertama hari raya Idul Adha 1443 H ini mencapai 3.727 ekor.
Dari jumlah tersebut, jenis hewan yang paling banyak disembelih di Siak adalah sapi mencapai 2.851 ekor. Kemudian kambing dan domba sebanyak 773 ekor dan kerbau sebanyak 103 ekor.
“Data ini kita update pada Minggu (10/7/2022) pukul 17.00 WIB. Untuk 3 hari ke depan masih memungkinkan adanya penambahan, sehingga total akhir dapat kita sampaikan pada hari tasyrik terakhir nanti,” kata dia.
Dari jumlah tersebut kecamatan Tualang masih menjadi yang terbanyak jumlah hewan kurbannya. Total sementara di Tualang sudah mencapai 775 ekor hewan kurban, terdiri dari 674 sapi dan 101 kambing.
Adapaun data jumlah hewan kurban perkecamatan di kabupaten Siak sebagai berikut:
1. Bungaraya 171 ekor sapi dan 39 kambing, jumlah 210 ekor
2. Dayun 248 ekor sapi, 5 kerbau dan 169 kambing, jumlah 422 ekor
3. Kandis 368 sapi, 81 kambing jumlah 449 ekor
4. Kerinci Kanan, 218 ekor sapi, 43 ekor kambing, jumlah 261 ekor
5. Koto Gasib, 168 ekor sapi, 29 kambing, jumlah 197 ekor
6. Lubukdalam, 156 ekor sapi, 54 kambing, jumlah 210 ekor
7. Mempura, 128 ekor sapi, 5 kerbau, 35 kambing, jumlah 168 ekor
8. Minas, 190 ekor sapi, 64 kambing, jumlah 254 ekor
9. Pusako, 56 ekor sapi, 4 ekor kambing, jumlah 60 ekor
10. Sabak Auh, 113 ekor sapi, 27 kambing, jumlah 140 ekor
11. Siak, 177 ekor sapi, 23 kerbau, 77 kambing, jumlah 277 ekor
12. Sungai Apit, 130 ekor sapi, 70 kerbau, 39 kambing, jumlah 239 ekor
13. Sungai Mandau, 54 ekor sapi, 11 kambing, jumlah 65 ekor
14. Tualang, 674 ekor sapi, 101 kambing, jumlah 775 ekor.
Total keseluruhan di kabupaten Siak sementara ini 3.727 ekor hewan, terdiri dari 2.851 ekor sapi, 103 kerbau, 773 kambing.