Rabu, 10 Jun 2026

Jangan Terjebak Mitos Makanan Sehat

Senin, 26 Okt 2015 09:58
Medicsindex
Mitos makanan sehat
BANYAK sekali produk makanan berlabel bebas lemak atau gula yang membuat orang tergiur untuk membeli, karena sudah pasti tak berbahaya bagi kesehatan. Tapi ternyata semuanya mitos yang harus kita tahu.

Ini dia mitos lima jenis makanan sehat yang sudah dikenali banyak orang, sebagaimana dikutip Timesofindia, Senin (26/10/2015).

Cokelat bebas gula

Kita sering mendengar orang berkata "saya penderita diabetes, maka itu saya hanya boleh mengonsumsi produk makanan bebas gula". Ingat, bebas gula tidak berarti bebas karbohidrat, lemak dan kalori. Justru banyak produk makanan bebas gula yang beredar memiliki kandungan banyak lemak yang semakin merugikan tubuh kita.

Roti gandum

Semua orang berbondong-bondong pergi ke toko roti untuk membeli roti gandum. Ya, roti yang terbuat dari bij gandum itu memang sehat bagi tubuh, namun ternyata tak semua roti dibuat dari biji gandum sepenuhnya. Biasanya toko roti menyampurkan bahan tepung gandum takaran 3/4 dan tepung terigu takaran 1/4.

Cara mudah untuk membandingkan roti gandum yang dicampur tepung terigu dengan yang asli adalah saat disobek tekstur roti terkesan lembut karena lengket.

Biskuit tinggi serat

Saat kita mengalami rasa lapar di malam hari, tak sedikit orang makan biskuit tinggi serat. Padahal makan biskuit sebanyak-banyaknya sama dengan ngemil tidak sehat. Pada semua label binabati tersebut selalu tercantum label rendah gula. Padahal faktanya, biskuit itu justru mengandung tinggi lemak dan pemanis buatan berkualitas.

Sereal rendah lemak

Pada era modern seperti sekarang gaya hidup orang selalu dituntut sibuk. Sampai mereka rela sarapan pagi dengan sereal bebas lemak yang dibanderol harga mahal. Banyak yang tidak tahu, meski bebas lemak, sereal itu masih mengandung gula tinggi yang dapat meningkatkan nafsu makan Anda dan akhirnya menambah porsi makan.

Mentega tawar

Mentega tawar memang terbuat dari minyak nabati dan mentega biasa umumnya terbuat dari susu sapi. Bahkan beberapa tahun lalu, popularitas mentega tawar melonjak karena orang yakin kalau bahan makanan itu bebas lemak jenuh dan kolesterol. Tapi rupanya mentega tawar mengandung tinggi natrium yang memicu risiko jantung. Hati-hati!

(okezone.com)
kesehatan
Berita Terkait
  • Rabu, 10 Jun 2026 16:10

    Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas

    Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Kecama

  • Rabu, 10 Jun 2026 16:08

    KPK Sita Uang Puluhan Juta dari Ruang Kerja Wamen Imigrasi

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai puluhan juta rupiah dari ruang kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Temuan tersebut merupakan hasil

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:31

    Sudah Lihat Kekuatan Lawan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, Ismael Yakin Lolos

    JAKARTA - Timnas Basket U18 Putra Indoneia sudah tiba # ke Thailand. Mereka sudah siap menghadapi persaingan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Krabi, Thailand, 10-14 Juni

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:29

    Dua Gugur, 72 Calon Anggota KPID Riau Ikuti Ujian CAT Langsung Diumumkan Besok

    PEKANBARU - Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Keduanya tidak bisa lagi mengikuti tahapan berikutnya setelah tak hadir pada ujia

  • Rabu, 10 Jun 2026 14:50

    Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045

    Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastr

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.