Kamis, 11 Jun 2026

Jerawat Bisa Jadi Gejala Kanker?

Jumat, 15 Jan 2016 14:38
Acnescareemovalz
Waspadai jerawat
JERAWAT adalah kenyataan hidup yang harus diterima setiap orang setelah pubertas. Tapi, apa yang kita kira jerawat ternyata bisa menjadi sesuatu yang mengerikan, seperti yang ditemukan oleh wanita bernama Jodie Dominy yang mengetahui bahwa yang ia anggap jerawat stresnya ternyata adalah kanker.

Wanita berusia 41 tahun tersebut memiliki kanker kulit langka yang disebut Dermatofibrosarcoma Protuberans (DFSP). Namun, oleh dokter sebelumnya, jerawat tersebut dikatakan hanya jaringan lemak yang bisa dihapus dengan operasi atau tidak masalah bila didiamkan. Jodie pun memilih untuk membiarkan jerawatnya. Namun, jerawat di dagu itu terus tumbuh.

Suatu saat, Jodie meminta dokter bedah plastik untuk menghilangkan jerawat tersebut sekaligus operasi pengangkatan tumor jinak di bibirnya. Namun, dokter mengatakan bahwa jerawat di dagu Jodie adalah gejala kanker langka DFSP. Menurut dokter, kanker kulit itu mirip gurita yang memiliki tentakel panjang yang menjalar ke daerah yang lebih luas dan mengakar kuat.

"Saya harus menjalani operasi untuk menghapus sel kanker yang sudah menyebar ke dagu, bibir bawah rahang, pipi kiri, sekaligus melakukan operasi rekonstruksi wajah. Di Australia hanya ada delapan kasus DFSP dan umumnya terjadi di kaki, lengan, atau punggung. Dan saya satu-satunya orang yang mengalaminya di wajah," tulis Jodie di laman Facebook-nya, seperti dikutip dari Womenshealth, Jumat (15/1/2016).

Marie Leger, MD, PhD, asisten dermatologi di NYU, mengatakan bahwa salah satu masalah terbesar DFSP adalah tumor itu bisa tumbuh besar dan tumbuh kembali setelah operasi. DFSP juga bisa memicu timbulnya tumor lain di dalam lapisan kulit bagian dalam. Diakui Leger juga, ia sering menemui kasus di mana tumor tersebut dianggap sebagai jerawat.

Ditambahkan Jill Waibel, MD, direktur medis sekaligus pendiri Miami Dermatology and Laser Institute di Miami, Amerika Serikat, "Jerawat memang bisa hilang. Tapi jika itu muncul lagi dan tak kunjung hilang disertai perdarahan, perubahan ukuran, warna, dan bentuk, atau terasa sakit dan gatal, segera cek ke dokter. Selain itu, disarankan lakukan pemeriksaan kulit minimal setahun sekali untuk mendeteksi dini jika ada sesuatu yang mencurigakan," tambah Waibel.

(okezone.com)
kesehatan
Berita Terkait
  • Rabu, 10 Jun 2026 16:10

    Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas

    Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Kecama

  • Rabu, 10 Jun 2026 16:08

    KPK Sita Uang Puluhan Juta dari Ruang Kerja Wamen Imigrasi

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai puluhan juta rupiah dari ruang kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Temuan tersebut merupakan hasil

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:31

    Sudah Lihat Kekuatan Lawan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, Ismael Yakin Lolos

    JAKARTA - Timnas Basket U18 Putra Indoneia sudah tiba # ke Thailand. Mereka sudah siap menghadapi persaingan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Krabi, Thailand, 10-14 Juni

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:29

    Dua Gugur, 72 Calon Anggota KPID Riau Ikuti Ujian CAT Langsung Diumumkan Besok

    PEKANBARU - Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Keduanya tidak bisa lagi mengikuti tahapan berikutnya setelah tak hadir pada ujia

  • Rabu, 10 Jun 2026 14:50

    Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045

    Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastr

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.