Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Kasus PMK Sudah Menyebar di 10 Kecamatan di Siak, Total Hewan Terinfeksi Capai 284 Ekor

Kasus PMK Sudah Menyebar di 10 Kecamatan di Siak, Total Hewan Terinfeksi Capai 284 Ekor

Admin
Senin, 15 Agu 2022 09:15
pekanbaru.tribunnews.com

SIAK - Sebaran kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Siak kian meluas.

Saat ini kasus tersebut sudah menyebar ke 10 kecamatan di Kabupaten Siak dengan total hewan terinfeksi 284 ekor sapi.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Siak Susilawati mengatakan, di dalam 10 kecamatan itu penyebaran terhadap 21 desa se Kabupaten Siak.

Dari 284 ekor sapi yang terinfeksi, sebanyak 156 ekor sapi masih dalam kondisi sakit.

“Berita baiknya sebanyak 121 ekor sapi tertolong dan saat ini sudah sembuh,” kata Susi, Minggu (14/8/2022).

Namun demikian, jumlah sapi terinfeksi yang mati sebanyak 3 ekor dan potong paksa 4 ekor.

Diskannak Siak juga sudah melakukan vaksinasi PMK kepada 2.259 ekor sapi se kabupaten Siak.

“Vaksinasi ini upaya untuk menghindari sapi dari virus, dan tentunya memperlambat laju penyebarannya. Selain vaksinasi juga ada penanganan untuk sapi yang terinfeksi agar tidak menyebar virusnya ke sapi yang lain,” kata dia.

Ia menguraikan, kecamatan paling awal mempunyai kasus PMK adalah Kecamatan Tualang. Kasus terjadi di Desa Maredan di kecamatan itu sebanyak 8 ekor.


Berkat cepat dan disiplinnya peternak di sana memberikan pertolongan sehingga ke 8 ekor sapi itu sembuh.

Pada Desa Perawang Barat di kecamatan itu juga terdapat 1 ekor terinfeksi PMK dan sudah sembuh. Di Desa Tualang terdapat 20 ekor sapi yang terinfeksi, saat ini mengalami sakit 16 ekor, sembuh 3 ekor dan potong paksa 1 ekor.

Masih di dalam kecamatan Tualang, tepatnya di Desa Pinang Sebatang Barat juga terdapat 8 ekor sapi terinfeksi. Saat ini 8 ekor itu masih mengalami sakit.

“Di kecamatan Tualang kita sudah melakukan vaksinasi PMK untuk 200 ekor sapi,” kata Susi.

Kecamatan Kandis menjadi kecamatan kedua penyebaran virus PMK.

Kasusnya terdapat di Desa Pencing Bekulo dengan jumlah sapi terinfeksi 82 ekor. Dari jumlah itu dua ekor mati dan 80 ekor berhasil sembuh.

Selain di Pencing Bekulo kasus juga terdapat di kelurahan Kandis 10 ekor sapi. Sebanyak 9 ekor sapi masih sakit dan 1 ekor mati. Di Kelurahan Telaga Samsam juga terdapat kasus 9 ekor sapi, dan saat ini ke 9 ekor sapi itu masih sakit.

“Kami sudah melakukan vaksinasi untuk 1200 ekor sapi di kecamaatn ini,” kata Susi.

Kecamatan Bungaraya kasus terdapat di Desa Jayapura sebanyak 17 ekor sapi. Di sana, 14 ekor sapi sembuh, 2 ekor sakit dan 1 ekor potong paksa.

Di Kecamatan Koto Gasib, kasus terdapat di Keranji Guguh, Sengkemang dan Empang Pandan. Di Desa Keranji Guguh terdapat 5 ekor dan saat ini masih dalam kondisi sakit.

Di Sengkemang terdapat 1 ekor yang masih mengalami sakit dan di Empang Pandan terdapat 2 ekor dan satu sudah sembuh serta satunya lagi masih sakit.

“Vaksinasi di kecamatan ini sudah dilaksanakan untuk 100 ekor sapi,” kata Susi.

Di Kecamatan Dayun juga terdapat kasus PMK, seperti di Desa Sialang Sakti sebanyak 1 ekor. Saat ini sapi tersebut masih belum sembuh.

Di Desa Berumbung Baru juga terdapat 34 ekor sapi terkena PMK, saat ini semuanya masih sakit. Terakhir kasus terdapat di Desa Buana Makmur sebanyak 5 ekor sapi yang juga masih sakit.

“Vaksinasi di kecamatan Dayun sudah dilakukan untuk 300 ekor sapi,” kata Susi.

Kecamatan Lubukdalam juga terdapat 22 ekor sapi terkena PMK. Semuanya masih mengalami sakit dan vaksinasi di kecamatan itu sudah diberikan kepada 97 ekor sapi.

Kecamatan Siak sebagai ibukota Kabupaten Siak juga terdapat kasus PMK. Setidaknya terjadi di Desa Langkai sebanyak 2 ekor sapi dan desa Merempan Hulu sebanyak 4 ekor sapi. Semuanya masih dalam kondisi sakit.

“Sebanyak 120 ekor sapi di kecamatan Siak sudah kami suntik vaksinasi PMK,” kata Susi.

Di Kecamatan Mempura juga terdapat kasus PMK. Kasus menyebar di Desa Sungai Mempura sebanyak 3 ekor dan Desa Merempan Hilir sebanyak 2 ekor. Kondisi sapi terkena PMK tersebut masih sakit.

Kecamatan Kerinci Kanan PMK juga sudah menyebar di Desa Bukit Harapan. Sedikitnya ada 42 ekor sapi terkena PMK dan semuanya masih dalam kondisi sakit. Diskannak Siak sudah melakukan vaksinasi untuk 252 ekor sapi di kecamatan ini.

Kecamatan terakhir yang terjangkit PMK adalah Kecamatan Minas. Kasus terdapat di Desa Minas Barat dengan jumlah 4 ekor sapi. Kondisinya saat ini masih dalam kondisi sakit.

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.