Rabu, 10 Jun 2026

Kebiasaan yang Pengaruhi Kesehatan Jiwa

Sabtu, 10 Okt 2015 14:29
Zeenews
Kebiasaan yang pengaruhi kesehatan jiwa
KESEHATAN mental adalah kunci dari hidup baik karena mempengaruhi bagaimana kita berpikir, bertindak, merasa, dan berinteraksi dengan dunia di sekitar. Kesehatan mental bukan tentang kemampuan menghindari masalah tapi ketahanan untuk menyeimbangkan fisik dan mental.

Semua itu bergantung pada kebiasaan yang kita atau lingkungan lakukan. Dalam rangka Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2015, kita perlu menyadari bagaimana kebiasaan, sikap, dan cara menjalani keseharian kita agar otak dan jiwa kita senantiasa sehat.

Berikut adalah beberapa bentuk kebiasaan yang tanpa kita sadari bisa mempengaruhi kesehatan jiwa kita, seperti dilansir dari Zeenews, Sabtu (10/10/2015).

Sering mengurung diri di rumah

Sering terlibat dalam aktivitas fisik tiga kali seminggu, menurut studi, tidak hanya baik untuk menjaga tubuh tetap bugar tetapi juga mengurangi risiko depresi. Orang-orang yang mengalami depresi ditemukan cenderung tidak aktif, sedangkan mereka yang aktif lebih terhindar dari depresi.

Ketergantungan dengan teknologi

Kini kita hidup di era pasca-modernisme. Kita tidak bisa mengelak bahwa kita menjadi sangat ketergantungan dengan teknologi. Internet dan smartphone seperti menjadi kebutuhan pokok kita, namun membuat otak tidak istirahat dan melemahkan kemampuannya.

Menunda pekerjaan

Apakah menunda pekerjaan telah menjadi kebiasaan Anda? Jika ya, Anda dianjurkan untuk tidak mengubahnya menjadi kebiasaan. Kebiasaan ini membuat otak Anda terus-terusan cemas dan memberi tekanan pada otak Anda.

Terlalu bekerja keras

Jika Anda sudah merasa terlalu banyak bekerja, Anda perlu beristirahat. Salah satu alasan utama untuk masalah mental hari ini adalah ketidakseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan. Bila Anda tidak mampu menyeimbangkan keduanya, kemungkinan Anda mengembangkan masalah kesehatan mental yang serius akan meningkat secara signifikan.

Jarang berbagi pengalaman

Berbicara tatap muka sangat baik untuk kesehatan mental Anda. Mengobrol, bersilaturahmi dengan keluarga atau teman adalah kunci umur panjang. Kini media sosial mungkin memudahkan semuanya, tapi percakapan virtual tidak ada gunanya untuk otak Anda.

Kebiasaan tidur cukup tidur

Tidur mempengaruhi kemampuan emosi dan mental seseorang, serta fungsi tubuh tergantung pada siklus tidur seseorang. Selama tidur, otak kita dapat beristirahat. Jika Anda tidak mengambil istirahat yang cukup, risiko kerusakan mental akan meningkat.

(okezone.com)
kesehatan
Berita Terkait
  • Rabu, 10 Jun 2026 16:10

    Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas

    Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Kecama

  • Rabu, 10 Jun 2026 16:08

    KPK Sita Uang Puluhan Juta dari Ruang Kerja Wamen Imigrasi

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai puluhan juta rupiah dari ruang kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Temuan tersebut merupakan hasil

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:31

    Sudah Lihat Kekuatan Lawan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, Ismael Yakin Lolos

    JAKARTA - Timnas Basket U18 Putra Indoneia sudah tiba # ke Thailand. Mereka sudah siap menghadapi persaingan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Krabi, Thailand, 10-14 Juni

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:29

    Dua Gugur, 72 Calon Anggota KPID Riau Ikuti Ujian CAT Langsung Diumumkan Besok

    PEKANBARU - Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Keduanya tidak bisa lagi mengikuti tahapan berikutnya setelah tak hadir pada ujia

  • Rabu, 10 Jun 2026 14:50

    Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045

    Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastr

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.