Kenali Penyebab Bayi Mogok Makan
Selasa, 11 Agu 2015 15:52
Bayi yang sudah dikenalkan dengan MPASI terkadang berontak, menangis, bahkan melakukan gerakan tutup mulut saat disuapi ibunya.
Sebenarnya hal ini tidak boleh terjadi kepada seorang bayi, dan orangtua harus paham betul dengan menu makanan pendamping ASI (MPASI) yang tepat bagi si bayi.
Dokter Spesialis Anak dr Jeanne Roose Tikoalu SpA IBCLC dari Rumah Sakit Pondok Indah-Puri Indah mengatakan, banyak alasan yang mendasari bayi sering kali menangis saat makan. Apalagi bayinya mendapat ASI eksklusif selama enam bulan. Seharusnya seorang ibu tidak susah memberikan menu MPASI karena si bayi sudah mengenal banyak rasa lewat ASI ibunya.
"Saat bayi sudah mulai menerima MPASI, ibunya harus paham dulu. Bayi kalau sudah tak mau makan itu pasti ada sebabnya dan ini tidak boleh terjadi lama-lama," ujar dr Jeanne saat berbincang dengan Okezone di Poli Anak Rumah Sakit Pondok Indah-Puri Indah, Jakarta, belum lama ini.
Lebih lanjut, wanita yang menjadi dokter favorit banyak pasien itu mengungkapkan, penyebab bayi lakukan gerakan tutup mulut saat makan antara lain, bayi tidak suka rasa MPASI, tekstur MPASI tidak sesuai usianya sehingga bisa mengganggu pencernaan bayi, bahkan si bayi tidak mau disuapi langsung oleh ibunya, karena berada dekat ibu, pasti aktivitasnya cuma minum ASI atau bermain.
Kalau si ibu tidak pernah mencari penyebabnya, ada risiko yang dialami si bayi jika salah dalam pemberian MPASI. Salah satunya mungkin sistem pencernaan bayi akan terganggu, sehingga dia sudah merasakan trauma saat disuapi.
"Kalau ibunya salah kasih MPASI dengan tekstur langsung lembek (nasi tim saring) tentu ada risiko. Biasanya si bayi akan mengalami rasa trauma, perutnya tak nyaman, sampai dia (bayi-red) tak mau makan, atau bisa juga menangis saat disuapi," simpulnya.
Bakti Sosial IKTS Pekanbaru Disambut Antusias, Warga Nikmati Layanan Kesehatan Gratis
PEKANBARU â€" Ikatan Keluarga Tionghua Selatpanjang (IKTS) Pekanbaru kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gr
PDIP Buka Suara Soal Kaesang Incar Dapil Puan
PDI Perjuangan menanggapi wacana Kaesang incar dapil Puan dengan maju pada Pileg 2029 dari Dapil V Jawa Tengah. Respons partai disampaikan Ketua DPD PDIP Jateng, Dolfie Othniel Frederic Palit.Dapil V
Dudung Kecam Aksi Main Hakim Sendiri Tewaskan Terduga Maling Ayam di Bali
Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, mengutuk tindakan main hakim sendiri kematian KD, terduga pencuri ayam yang diamuk massa di Kabupaten Tabanan, Bali. Ia menegaskan ke
Gadis Piatu di NTT Jadi Korban Pencabulan Anggota Keluarga
Polres Alor menahan tiga kerabat seorang remaja berinisial FR (14) sebagai tersangka persetubuhan terhadap anak. Perkara ini mengemuka sebagai dugaan persetubuhan keluarga yang melibatkan paman, ayah,
Perkuat Upaya Pelestarian Mangrove di Kepulauan Meranti, RAPP Dukung Gerakan Nasional Hari Mangrove Sedunia
SELATPANJANG â€" Hari Mangrove Sedunia yang diperingati setiap 26 Juli menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian dan mendorong partisipasi berbagai pihak dalam menjaga kelestarian ekosistem