Kopi Bisa Atasi Nyeri Setelah Olahraga, Benarkah?
Jumat, 08 Jan 2016 16:59
NYERI otot setelah melakukan aktivitas otot dikenal sebagai Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS). Peristiwa ini sering terjadi bila kita memulai jenis olahraga baru, merubah gaya olahraga kita atau menambah durasi dan intentistas olahraga. Kerusakan mikroskopis pada serat otot yang menimbulkan rasa nyeri dan kaku dapat terjadi saat otot bekerja lebih berat dibandingkan biasanya. Semua bentuk gerakan yang tidak biasa Anda lakukan dapat memicu terjadinya DOMS (Delayed Onset Muscle Soreness), terutama saat melakukan gerakan dimana terjadi kontraksi otot saat otot memanjang (eccentric muscle contraction).
Tahukah Anda bahwa kopi dapat membantu meringankan keluhan nyeri otot setelah olahraga? Studi yang dilakukan di University of Illinois dan dipublikasikan pada bulan april 2009 di International Journal of Sport Nutrition and Exercise Metabolism menunjukkan bahwa kafein pada kopi dapat membantu meringankan keluhan nyeri otot setelah berolahraga pada kelompok laki-laki muda baik yang biasa mengonsumsi kafein maupun yang tidak terbiasa mengonsumsi kafein.Studi tersebut melibatkan 25 orang laki-laki usia muda. Sebagian diantaranya terbiasa mengonsumsi kafein dalam kesehariannya, setara dengan 3 gelas kopi. Sebagian lainnya merupakan kelompok yang tidak terbiasa mengonsumsi kafein.
Secara acak, pada kedua kelompok tersebut dibagikan pil yang berisi kafein, setara dengan 2,5 hingga 3 gelas kopi, dan sebagian lainnya diberikan pil kosong yang tidak berisikan bahan aktif apapun 1 jam sebelum melakukan olahraga. Keseluruh individu diminta untuk melakukan dua kali olahraga berintensitas tinggi selama 30 menit dengan selang waktu satu minggu.
Kelompok yang mengonsumsi kafein ternyata merasakan nyeri otot yang intensitasnya lebih ringan dibandingkan dengan kelompok yang mengkonsumsi pil kosong.
Bagaimana cara kerja kafein sehingga dapat mengurangi intensitas nyeri setelah berolahraga?
Motl, profesor kinesiology and community health University of Illinois, Urbana-Champaign, mengatakan bahwa, pada penelitian yang pernah ia lakukan, kafein terbukti dapat mempengaruhi kerja otak dan saraf tulang belakang yang berperan dalam proses terjadinya nyeri.
Namun demikian, hal ini perlu pembuktian lebih mendalam terkait cara kerja kafein dalam penanganan nyeri. Yang jelas, apabila hasil penelitian ini juga berlaku pada Anda, kopi bisa menjadi salah satu alternatif untuk Anda dalam mengatasi masalah nyeri setelah berolahraga. Oleh karena itu, Anda tetap dapat menjalani aktivitas dan dapat terus berolahraga tanpa takut terjadi nyeri otot yang berat.
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas
Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Kecama
KPK Sita Uang Puluhan Juta dari Ruang Kerja Wamen Imigrasi
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai puluhan juta rupiah dari ruang kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Temuan tersebut merupakan hasil
Sudah Lihat Kekuatan Lawan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, Ismael Yakin Lolos
JAKARTA - Timnas Basket U18 Putra Indoneia sudah tiba # ke Thailand. Mereka sudah siap menghadapi persaingan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Krabi, Thailand, 10-14 Juni
Dua Gugur, 72 Calon Anggota KPID Riau Ikuti Ujian CAT Langsung Diumumkan Besok
PEKANBARU - Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Keduanya tidak bisa lagi mengikuti tahapan berikutnya setelah tak hadir pada ujia
Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastr