Rabu, 03 Jun 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Penderita Diabetes RI Masuk 5 Besar Dunia, Minuman Ini Biang Keroknya

Kesehatan,

Penderita Diabetes RI Masuk 5 Besar Dunia, Minuman Ini Biang Keroknya

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 08 Sep 2025 08:57
RIAU AKTUAL.COM
Diabetes ternyata menjadi penyakit serius di Indonesia. Sebab, Indonesia menempati peringkat ke-5 sebagai negara dengan jumlah penderita diabetes tertinggi di dunia. Perkiraan, angka diabetes Indonesia naik dari tahun ke tahun turut menjadi fokus pemerintah.

Berdasarkan data International Diabetes Federation Diabetes Atlas edisi ke?11 mencatat, sebanyak 19,5 juta orang dewasa di Indonesia mengidap diabetes. Pada 2021 juga mencatat, sekitar 1 dari 9 orang dewasa usia 20-79 tahun di seluruh dunia atau sekitar 589 juta orang hidup dengan diabetes pada tahun 2024 dan jumlah ini diperkirakan melonjak menjadi 853 juta pada tahun 2050.

Lebih dari 40% penderita (kurang lebih 252 juta orang) bahkan tidak menyadari kondisinya dan pengeluaran global terkait diabetes pada 2024 menembus US$ 1 triliun, naik sekitar 338% dalam 17 tahun terakhir.

Menurut Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI), angka-angka tersebut menunjukkan tren yang mengkhawatirkan, mengingat peningkatan kasus penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes erat kaitannya dengan pola konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak (GGL). Tak hanya diabetes, prevalensi obesitas di Indonesia juga meningkat dua kali lipat dalam 15 tahun terakhir.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), angka obesitas melonjak dari 10,5% pada 2007 menjadi 23,4% pada 2023. Salah satu penyumbang utama konsumsi gula harian masyarakat adalah minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK).

Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2023 menunjukkan, dua dari tiga orang Indonesia mengkonsumsi setidaknya satu MBDK setiap hari. CISDI menilai, konsumsi rutin MBDK terbukti meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis.

"Konsumsi 250 ml MBDK per hari dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 27%, obesitas sebesar 12%, hingga penyakit jantung dan kematian dini masing-masing 13% dan 10%," demikian laporan CISDI mengutip studi global meta analisis.

Di sisi lain, beban pembiayaan BPJS Kesehatan terhadap penyakit katastropik yang berkaitan dengan obesitas, diabetes, dan hipertensi juga terus meningkat. Dalam lima tahun terakhir, nilainya melonjak lebih dari 43%, dari Rp19 triliun pada 2019 menjadi Rp32 triliun pada 2023.

Sebagai bentuk pencegahan, CISDI mendorong pemerintah segera menerapkan kebijakan pelabelan gizi di bagian depan kemasan (Front-of-Package Labeling/FOPL) dan pemberlakuan cukai untuk MBDK. Langkah ini dinilai krusial untuk mengendalikan konsumsi GGL dan menurunkan risiko penyakit tidak menular.

Dalam laporannya CISDI menegaskan, bahwa tanpa intervensi yang tegas, angka diabetes di Indonesia berpotensi terus naik seiring dengan semakin mudahnya akses terhadap pangan tidak sehat.

Langkah-langkah tersebut juga selaras dengan target pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, yakni menekan laju peningkatan obesitas dan penyakit kronis lainnya.***(Riau Aktual.com)
Sumber: RIAU AKTUAL.COM

kesehatan
Berita Terkait
  • Selasa, 02 Jun 2026 17:49

    Peringatan Hari Lahir Pancasila, 800 Warga Puncak Jaya Kirab Bendera 50 Meter

    Puncak Jaya-Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, diwarnai dengan aksi kolosal pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 50 meter, Senin (1/6/2026). Aksi Ki

  • Selasa, 02 Jun 2026 17:44

    Hutan Adat Imbo Putui Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

    Kampar-Hutan Adat Imbo Putui di Desa Petapahan, Kabupaten Kampar, kini hadir menjadi destinasi wisata alam pilihan berbasis konservasi unggulan di Provinsi Riau. Melalui Program Desa Wisata, kawasan y

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:30

    Jelang Musim Kemarau, RAPP Dukung Upaya Pemkab Pelalawan Perkuat Pencegahan Karhutla .

    PANGKALAN KERINCI-Menjelang musim kemarau tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Kantor

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:22

    26 Tahun Dimakamkan, Jenazah Abu Zamroh Warga Inhu Riau Ditemukan Masih utuh Saat Pemindahan Makam

    Saat sang ayah meninggal dunia, Miyos baru saja menyelesaikan pendidikan SMP dan berusia sekitar 15 tahun.Ia masih mengingat kondisi keluarga mereka saat itu yang hidup dalam kondisi susah.Rumah seder

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:00

    Pasca Libur Idul Adha, Permohonan Paspor di Imigrasi Bengkalis Tetap Normal

    BENGKALIS-Pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis pasca libur bersama Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi terpantau berjalan normal tanpa adanya lonjakan signifikan, baik untuk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.