Rabu, 03 Jun 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Gula Darah Bisa Turun Drastis saat Puasa, Ini Cara Mencegahnya

Kesehatan

Gula Darah Bisa Turun Drastis saat Puasa, Ini Cara Mencegahnya

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 24 Feb 2026 16:50
(FotoOkezone.com)
JAKARTA - Berpuasa berarti tubuh tidak mendapat asupan makanan dan minuman selama berjam-jam. Bagi sebagian orang, hal ini bisa meningkatkan risiko hipoglikemia atau gula darah rendah.

Hipoglikemia terjadi ketika kadar gula darah turun di bawah 70 mg/dL. Glukosa sendiri adalah sumber energi utama tubuh, terutama bagi otak.

Jika kadarnya terlalu rendah, tubuh bisa mulai menunjukkan gejala yang cukup mengganggu, bahkan berbahaya jika tidak ditangani. Selama puasa, tubuh menggunakan cadangan energi yang tersimpan.
Jika sahur terlalu sedikit, melewatkan sahur, konsumsi karbohidrat sangat minim, atau melakukan aktivitas fisik terlalu berat di siang hari, maka kadar gula darah bisa turun lebih cepat. Apalagi bagi orang dengan diabetes yang menggunakan insulin atau obat penurun gula darah, serta mereka yang makan tidak teratur dan memiliki gangguan hati.

Gejala Hipoglikemia
Gejala hipoglikemia bisa muncul tiba-tiba dan sering terasa seperti “drop” mendadak, seperti gemetar, keringat dingin, jantung berdebar, pusing, lemas, lapar hebat, hingga pada kondisi terparah bisa pingsan. Jika gejala muncul saat puasa dan terasa signifikan, ini bukan sekadar lapar biasa, tetapi bisa jadi tanda gula darah terlalu rendah.

Saat berpuasa, ada beberapa kelompok yang harus lebih waspada terhadap hipoglikemia, di antaranya:

-Penderita diabetes, terutama yang menggunakan insulin
-Orang dengan riwayat hipoglikemia sebelumnya
-Mereka yang memiliki penyakit hati atau gangguan hormon
-Orang yang sering melewatkan makan atau menjalani diet ekstrem

Dalam kondisi hipoglikemia, keselamatan lebih utama daripada melanjutkan puasa. Secara medis,
kadar gula darah rendah perlu segera dinaikkan dengan karbohidrat cepat serap seperti jus buah madu, permen glukosa, ataupun gula.

Maka dari itu, agar puasa tetap aman, ada beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan, seperti:
-Jangan melewatkan sahur
-Pilih karbohidrat kompleks (nasi merah, gandum utuh) agar energi bertahan lebih lama
-Kombinasikan dengan protein dan serat
-Hindari olahraga berat saat siang hari

Bagi penderita diabetes, konsultasikan pengaturan obat dengan dokter sebelum Ramadan
Dengan persiapan yang tepat, puasa tetap dapat dijalani dengan aman tanpa risiko penurunan gula darah yang drastis.
Sumber: (Okezone.com)

kesehatan
Berita Terkait
  • Kamis, 28 Mei 2026 17:08

    PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat

    PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal

  • Jumat, 15 Mei 2026 08:55

    PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang

    Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026

  • Jumat, 15 Mei 2026 05:34

    Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas

    PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:17

    Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?

    JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat

  • Selasa, 17 Mar 2026 15:04

    Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi

    JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.