Jumat, 12 Jun 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Puasa Sebentar Lagi, Menkes Budi Tantang Takjil Tim Gorengan vs Rebusan

Berita

Puasa Sebentar Lagi, Menkes Budi Tantang Takjil Tim Gorengan vs Rebusan

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 16 Feb 2026 14:36
(FotoOkezone.com)
JAKARTA - Menjelang masuknya bulan suci Ramadhan yang diperkirakan jatuh pada 19 Februari 2026, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan rekomendasi menu makanan sehat untuk berbuka puasa.

Melalui unggahan video di akun Instagram-nya @bgsadikin, ia membagikan tips dan edukasi agar tubuh mendapat asupan gula dan karbohidrat alami yang baik. Ia mencontohkan jagung rebus, kacang kukus, pisang kukus, dan ubi kukus sebagai pilihan menu berbuka.

Dalam video tersebut, Budi mengatakan bahwa tubuh manusia mengalami penurunan kadar gula dan karbohidrat saat berpuasa. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan yang kaya akan gula dan karbohidrat alami sangat diperlukan.

“Sehabis puasa, pada saat berbuka lambung kita kosong. Sehingga kita perlu makan yang mengandung gula karena kadar gula kita juga rendah,” kata Budi dalam video unggahannya, dikutip Minggu (15/2/2026).

Ia menjelaskan bahwa makanan tersebut mengandung karbohidrat kompleks yang akan diubah menjadi gula secara bertahap di dalam tubuh. Hal tersebut dinilai baik bagi tubuh seseorang yang telah berpuasa seharian.

“Makanan-makanan ini semuanya mengandung karbohidrat. Bedanya, ini adalah karbohidrat kompleks. Sehingga kalau kita makan, karbohidrat ini akan diubah menjadi gula secara bertahap,” jelasnya.

Lebih lanjut, Budi juga mengimbau agar masyarakat tidak mengonsumsi makanan yang mengandung lemak serta gula berlebih setelah seharian berpuasa. Salah satu contohnya adalah gorengan yang kerap dikonsumsi lebih dari satu saat berbuka.

“Siapa di sini yang suka buka puasanya pakai gorengan? Ayo. Dan saya yakin setiap buka puasa pasti lebih dari satu biji makannya,” ujar Budi.

Selain itu, ia juga tidak menyarankan masyarakat untuk mengonsumsi sirup dengan kandungan gula berlebih saat berbuka puasa. Menurutnya, minuman manis seperti sirup dapat meningkatkan kadar gula darah secara cepat dan kandungan gulanya pun kurang baik bagi tubuh.

“Kalau kita minum sirup, misalnya, gulanya langsung naik dengan cepat,” pungkasnya.(okezone.com)
Sumber: (Okezone.com)

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.