Kesehatan
RSUD Indrasari tidak Layani Pasien Jamkesmas dan Jamkesda
Laporan: Supianto
Selasa, 17 Mei 2016 20:25
INDRAGIRIHULU - Sulitnya mendapat pelayanan baik yang memadai saat berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Pematang Reba Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau banyak mendapat sorotan dari Masyarakat Indragiri Hulu.
Pasalnya pasien yang akan berobat mengunakan kartu Jamkesda dan Jamkesmas terpaksa harus kecewa dan mengeluh lantaran kurang mendapat layanan baik oleh pihak rumah sakit RSUD Indrasari.
Padahal Pemerintah selama ini telah mengucurkan dana APBN maupun APBD ratusan miliar rupiah demi untuk membantu meringankan beban rakyat kecil untuk berobat di RSUD tersebut.
Diduga selama ini pelayanan RSUD Indrasari Pematang Reba kurang baik, terbukti penguna kartu Jamkesda dan Jamkesmas di persulit dibanding bagi mereka yang berobat tanpa menggunakan kartu sama sekali.
Seperti yang diungkapkan Lina (30) warga pematang reba penguna kartu Jamkesda merasa kecewa dan menyumpah serapah lantaran nomor antri berobat ditindih paling bawah oleh ulah dokter dan perawat,
Disebutkan Lina, ia kecewa sekali berobat di bagian Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Indrasari Senin (16/5/16) padahal ia sudah antri berjam-jam namun tidak kunjung di panggil perawat.
Akhirnya ia tidak jadi berobat, menurutnya dari kejadian yang dialaminya ia menilai hanya orang beduit saja yang diprioritaskan.
Begitu juga yang dialami Rinto(46) juga menggunakan kartu Jamkesda berobat di bagian Poli Klinik Gigi, namun sangat disesalkan Drg H.Azhindra menyarankan untuk rujuk saja ke rumah sakit Arifin Ahmad Pekanbaru.
" Kok hanya mencabut gigi sebatang harus dirujuk ke Pekanbaru tanya Rinto,? saya pun lantas kecewa dan mengurungkan niat untuk mencabut gigi mungkin lantaran saya mengunakan kartu Jamkesda itu dokter malas bekerja," ketus Rinto dengan nada kesal.
" Harapan saya pada Bupati Indragiri Hulu H.Yopi Arianto agar dapat menindak dokter dan perawat seperti ini, karena apa yang sudah diprogramkan oleh Bupati tidak dilaksanakan dengan baik karena dokter memikirkan uang," tandas Rinto.
Terkait hal ini Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu H.Suhardi MM ketika di konfirmasi via selulerya belum bisa menjawab.(ian)
kesehatan
PTPN IV Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Bumi Lancang Kuning
PEKANBARU-PTPN IV melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mend
Latsar CPNS Meranti Dimulai, Ratusan Calon ASN Ditempa Jadi Pelayan Publik Berintegritas
SELATPANJANG â€" Sebanyak 177 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negar
Dapur MBG SPPG Umban Sari 02 Pekanbaru Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Pencairan Dana
Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umban Sari 02 Pekanbaru yang melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Kamis (11/6/2026).Informasi penghentian sementara
Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri
KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo
SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional
PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se