Rabu, 10 Jun 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Susah BAB Itu Menyiksa, Coba 3 Tips Ini Sebelum ke Dokter

Susah BAB Itu Menyiksa, Coba 3 Tips Ini Sebelum ke Dokter

Kamis, 22 Okt 2015 16:16
Thinkstockphotos.com
Perut terasa mulas tapi begitu sampai di toilet, susah sekali mau buang air besar (BAB). Konstipasi atau susah BAB bisa dialami siapa saja dan penyebabnya pun beragam, seperti stres, pola makan yang salah, dan gaya hidup.

Sebelum kamu pergi ke dokter, kamu bisa coba tiga tips ini. Dilansir dari laman health.clevelandclinic.org, tindakan pertolongan pertama untuk mengatasi masalah konstipasi sebenarnya sederhana saja kok. Baru nanti kalau pertolongan pertama ini tak memberi hasil atau kamu sudah tak tahan dengan rasa sakit akibat susah BAB, kamu bisa langsung segera menghubungi dokter.

1. Aktif Bergerak, Minum Air, Konsumsi Serat

Umumnya masalah susah BAB itu disebabkan oleh kurangnya olahraga, kurang minum air putih, dan konsumsi serat yang kurang. Untuk mengatasinya, kamu perlu lebih aktif bergerak, konsumsi lebih  banyak serat, dan minum air putih. Mengonsumsi probiotik pun bisa jadi solusi untuk mengatasi konstipasi.

2. Bangun Lebih Pagi

Cobalah bangun lebih pagi. Konsumsi sarapan sehat. Makanan yang kamu konsumsi di pagi hari bisa menstimulasi cepatnya keinginan untuk buang air besar. Dan dengan bangun lebih awal, kamu bisa menghindari rasa stres untuk BAB. Oh ya, ketika keinginan untuk BAB itu datang jangan ditunda atau dibiarkan begitu saja, semakin kamu menundanya, semakin susah kamu untuk BAB nantinya.

3. Perhatikan Lagi Makanan yang Kamu Konsumsi

Perubahan pola makan atau makanan yang dikonsumsi bisa mempengaruhi persoalan BAB. Misal, karena diet, kamu tak mengonsumsi lemak sama sekali, akibatnya kamu jadi susah BAB. Atau ketika kamu hanya mengonsumsi protein saja, maka akan sangat sulit bagimu BAB secara teratur seperti biasa. So, perhatikan lagi apa saja yang kamu konsumsi. Perubahan drastis pada makanan yang kamu konsumsi dapat sebabkan konstipasi.

Mengonsumsi serat tak selalu berhasil atasi masalah sulit BAB bagi sejumlah orang. Kalau kamu sudah mencoba konsumsi serat tapi malah makin sulit untuk BAB, bisa jadi itu pertanda "slow transit constipation" di mana pencernaan tak berjalan cepat dan serat yang kamu konsumsi terasa menyumbat usus dan membuat kondisimu makin parah.

Kalau sudah melakukan tips-tips di atas tapi tak ada hasilnya, jangan tunda untuk langsung menemui dokter, ya. Apalagi jika disertai gejala lain seperti pusing, sakit kepala, dan perut kram, maka kamu perlu hati-hati dengan gejala penyakit lain yang menyerangmu seperti hyperthyroidism, hypercalcemia, celiac disease, atau irritable bowel syndrome (IBS).

(vemale.com)

kesehatan
Berita Terkait
  • Rabu, 10 Jun 2026 16:10

    Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas

    Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Kecama

  • Rabu, 10 Jun 2026 16:08

    KPK Sita Uang Puluhan Juta dari Ruang Kerja Wamen Imigrasi

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai puluhan juta rupiah dari ruang kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Temuan tersebut merupakan hasil

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:31

    Sudah Lihat Kekuatan Lawan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, Ismael Yakin Lolos

    JAKARTA - Timnas Basket U18 Putra Indoneia sudah tiba # ke Thailand. Mereka sudah siap menghadapi persaingan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Krabi, Thailand, 10-14 Juni

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:29

    Dua Gugur, 72 Calon Anggota KPID Riau Ikuti Ujian CAT Langsung Diumumkan Besok

    PEKANBARU - Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Keduanya tidak bisa lagi mengikuti tahapan berikutnya setelah tak hadir pada ujia

  • Rabu, 10 Jun 2026 14:50

    Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045

    Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastr

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.