Kamis, 11 Jun 2026

Sehat

Tunda Kehamilan Berisiko Serangan Jantung

Sabtu, 05 Mar 2016 09:32
Okezone.com
Ilustrasi

BAGI wanita yang sudah menikah, sebaiknya tidak sengaja menunda kehamilan. Karena studi baru mengklaim, jika Anda melakukan hal itu dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Kenapa demikian?

Di seluruh bagian dunia, tak sedikit wanita sering menunda kehamilan karena banyak faktor. Seperti halnya karena ingin terus berkarir atau terlambat menikah.

Para ahli kesehatan mengatakan, seorang wanita yang hampir melewati masa subur dan produktif atau tepatnya melebihi usia 40 tahun, rawan berkesempatan menderita risiko penyakit kardiovaskular, termasuk serangan jantung dan stroke.

Studi mengklaim, jika ada efek hamil terlambat dapat memengaruhi kesehatan perempuan dalam jangka panjang. Para peneliti mempelajari catatan medis lebih dari 70.000 perempuan yang berada dalam kelompok usia 50-80 tahun.

Peneliti membagi para wanita menjadi dua kelompok. Salah satunya terdiri dari wanita yang memiliki awal kehamilan, sedangkan yang lain terdiri dari wanita yang hamil terlambat.

Kemudian, mereka mempelajari riwayat medis dari kedua kelompok. Akhirnya, muncul kesimpulan bahwa risiko stroke dan serangan jantung akan meningkat dalam jangka panjang pada wanita yang hamil terlambat.

Tak hanya itu, peneliti juga mengatakan, wanita yang pernah hamil, lalu berusaha menjaga kesehatan jantungnya, dapat meminimalkan risiko buruk. Dari sinilah, peneliti mengutus wanita manapun wajib menjaga kesehatan jantung dengan menjaga pola hidup sehat dan rutin cek ke dokter spesialis. Demikian sebagaimana dikutip Boldsky, Sabtu (5/3/2016). (okezone.com)

kesehatan
Berita Terkait
  • Kamis, 11 Jun 2026 16:43

    PTPN IV Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Bumi Lancang Kuning

    PEKANBARU-PTPN IV melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mend

  • Kamis, 11 Jun 2026 16:39

    Latsar CPNS Meranti Dimulai, Ratusan Calon ASN Ditempa Jadi Pelayan Publik Berintegritas

    SELATPANJANG â€" Sebanyak 177 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negar

  • Kamis, 11 Jun 2026 16:35

    Dapur MBG SPPG Umban Sari 02 Pekanbaru Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Pencairan Dana

    Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umban Sari 02 Pekanbaru yang melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Kamis (11/6/2026).Informasi penghentian sementara

  • Kamis, 11 Jun 2026 15:53

    Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri

    KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo

  • Kamis, 11 Jun 2026 15:51

    SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional

    PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.