lifestyle
27 Bahan Pewarna Alami untuk Mempercantik Makanan
merdeka.com
Senin, 16 Sep 2019 09:06
Pernahkah Anda mendengar tentang hubungan psikologi warna dan makanan? Konon makanan dengan warna-warna tertentu bisa meningkatkan nafsu bersantap. Misalnya warna kuning dan merah yang banyak digunakan di gerai makanan cepat saji.
Warna-warna yang mencolok juga bisa menambah kesan artistik makanan. Karena itulah panganan seperti red velvet dan rainbow cake sempat jadi fenomena di dunia kuliner.
Warna-warna cantik pada makanan umumnya dibuat dari pewarna berstandar food grade. Ada juga yang dibuat dari bahan makanan dengan pigmen warna kuat.
Anda yang ingin makanan di rumah menggunakan bahan-bahan seratus persen alami pasti lebih suka menggunakan pewarna makanan alami juga. Bagaimana cara mendapatkannya? Gunakan saja sari dari bahan-bahan berikut.
Hijau

Ilustrasi matcha. Pixabay
- Daun Suji akan memberikan warna hijau cerah pada makanan.
- Pandan memiliki warna hijau yang lebih pucat daripada suji, tetapi aromanya jauh lebih harum.
- Bayam yang diblender dan disaring airnya juga bisa memberikan warna hijau pucat pada makanan.
- Sawi hijau atau caisim juga bisa digunakan jika tak ada bayam. Pastikan Anda tidak menggunakan sawi pahit.
- Matcha powder memiliki warna hijau kekuningan yang cantik untuk kue. Aroma dan rasanya cukup tajam, bisa mengalahkan rasa alami makanan jika digunakan terlalu banyak.
Coklat

Ilustrasi kopi. Pixabay
- Gula merah merupakan pewarna coklat alami pada makanan dan kue. Banyak digunakan pada masakan Jawa.
- Kecap manis juga sering digunakan untuk memberikan warna coklat pada makanan.
- Teh hitam pekat bisa memberikan warna coklat dan aroma harum pada makanan atau minuman.
- Kopi yang diseduh juga bisa memberikan warna coklat yang cantik. Aromanya pun harum.
Kuning

Ilustrasi kunyit. Pixabay
- Kunyit bubuk atau sari kunyit segar menghasilkan warna kuning cerah. Selain itu kaya antioksidan juga.
- Ubi kuning yang dicampurkan pada adonan kue atau mi akan memberi warna kuning cantik seperti kunyit.
- Labu kuning yang diparut atau diblender dan diambil sarinya memiliki warna kuning cantik. Bisa dibuat sup krim juga, lho.
- Wortel menghasilkan warna kuning pucat dan vitamin A.
- Saffron merupakan salah satu rempah impor yang biasa digunakan untuk mewarnai makanan di India dan Eropa. Harganya termasuk mahal.
Biru

Ilustrasi teh bunga telang. Pixabay
- Bunga telang (Clitoria ternatea) kering biasa diseduh menjadi teh berwarna biru atau ditumbuk untuk mewarnai jajanan dan es krim.
- Bubuk spirulina yang terbuat dari ganggang biru adalah pewarna biru muda yang bisa mempercantik smoothie bowl.
- Kubis ungu yang direbus akan menyisakan air rebusan biru. Gunakan sebagai pewarna makanan alami.
Ungu

Ilustrasi ubi jalar. Pixabay
- Ubi ungu yang mengandung antosianin punya warna ungu alami yang bagus untuk makanan.
Merah

Ilustrasi bit. Pixabay
- Buah naga merah juga memiliki warna merah yang cukup tajam
- Bit yang diblender dan diambil sarinya bisa menjadi sumber warna merah
- Bunga rosella yang direbus akan menghasilkan teh kemerahan dengan rasa asam. Cocok untuk minuman dan hidangan penutup.
Hitam

Ilustrasi ketan hitam. Shutterstock
- Cokelat bubuk hitam bisa menjadikan boba/bubble/pearl lebih pekat warnanya
- Arang bambu pun bisa menjadikan mi lebih hitam
- Abu merang sudah lama digunakan untuk jajanan di Jawa
- Tepung ketan hitam akan menjadikan kue berwarna kelabu, kenyal, dan beraroma harum.
- Kluwak yang gurih bisa menghitamkan rawon dan masakan lainnya.
- Tinta cumi akan memberi warna hitam dan rasa seafood yang sedap.
Itulah bahan-bahan alami yang bisa digunakan sebagai pewarna makanan. Selain lebih aman, rasa dan aromanya pun lebih nikmat.
sumber: merdeka.com
Lagi Tren, Ini 5 Tips Membuat Hampers Lebaran yang Menarik dan Berkesan
JAKARTA - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tradisi berbagi hampers Lebaran semakin populer. Hampers sering dijadikan bentuk perhatian kepada keluarga, sahabat, hingga rekan kerja. Selain bisa dibe
Anak Tantrum akibat Pembatasan HP, Ini 4 Cara Menghadapinya
JAKARTA - Menghadapi anak yang sedang tantrum akibat pembatasan penggunaan handphone sering kali menjadi tantangan bagi banyak orangtua. Terdapat 4 cara agar hubungan tetap hangat dan anak merasa dipa
Viral Gadis 22 Tahun Dijodohkan dengan Pria 65 Tahun, Komentar Nitizen Jadi Sorotan
JAKARTA - Viral seorang gadis berusia 22 tahun dijodohkan oleh orang tuanya dengan pria yang terpaut usia 43 tahun karena dinilai mapan dan berstatus juragan di kampung halamannya. Kisah ini pun menja
Mengenal Fenomena Fake Rich yang Viral di Media Sosial
JAKARTA - Fenomena fake rich belakangan ramai dibicarakan di media sosial. Istilah ini merujuk pada perilaku seseorang yang menampilkan gaya hidup mewah di internet meskipun kondisi keuangannya
Literasi Digital dan Peran Keluarga Dinilai Penting untuk Lindungi Anak di Ruang Digital
JAKARTA - Pemerintah berencana memberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pelindungan Anak di Ruang Digital atau PP Tunas pada akhir Maret 2026. Regulasi ini dinilai sebagai langka