Minggu, 14 Jun 2026

lifestyle

27 Bahan Pewarna Alami untuk Mempercantik Makanan

merdeka.com
Senin, 16 Sep 2019 09:06
merdeka.com

Pernahkah Anda mendengar tentang hubungan psikologi warna dan makanan? Konon makanan dengan warna-warna tertentu bisa meningkatkan nafsu bersantap. Misalnya warna kuning dan merah yang banyak digunakan di gerai makanan cepat saji.

Warna-warna yang mencolok juga bisa menambah kesan artistik makanan. Karena itulah panganan seperti red velvet dan rainbow cake sempat jadi fenomena di dunia kuliner.

Warna-warna cantik pada makanan umumnya dibuat dari pewarna berstandar food grade. Ada juga yang dibuat dari bahan makanan dengan pigmen warna kuat.

Anda yang ingin makanan di rumah menggunakan bahan-bahan seratus persen alami pasti lebih suka menggunakan pewarna makanan alami juga. Bagaimana cara mendapatkannya? Gunakan saja sari dari bahan-bahan berikut.

Hijau

Ilustrasi matcha. Pixabay

  • Daun Suji akan memberikan warna hijau cerah pada makanan.
  • Pandan memiliki warna hijau yang lebih pucat daripada suji, tetapi aromanya jauh lebih harum.
  • Bayam yang diblender dan disaring airnya juga bisa memberikan warna hijau pucat pada makanan.
  • Sawi hijau atau caisim juga bisa digunakan jika tak ada bayam. Pastikan Anda tidak menggunakan sawi pahit.
  • Matcha powder memiliki warna hijau kekuningan yang cantik untuk kue. Aroma dan rasanya cukup tajam, bisa mengalahkan rasa alami makanan jika digunakan terlalu banyak.

Coklat

Ilustrasi kopi. Pixabay

  • Gula merah merupakan pewarna coklat alami pada makanan dan kue. Banyak digunakan pada masakan Jawa.
  • Kecap manis juga sering digunakan untuk memberikan warna coklat pada makanan.
  • Teh hitam pekat bisa memberikan warna coklat dan aroma harum pada makanan atau minuman.
  • Kopi yang diseduh juga bisa memberikan warna coklat yang cantik. Aromanya pun harum.

Kuning

Ilustrasi kunyit. Pixabay

  • Kunyit bubuk atau sari kunyit segar menghasilkan warna kuning cerah. Selain itu kaya antioksidan juga.
  • Ubi kuning yang dicampurkan pada adonan kue atau mi akan memberi warna kuning cantik seperti kunyit.
  • Labu kuning yang diparut atau diblender dan diambil sarinya memiliki warna kuning cantik. Bisa dibuat sup krim juga, lho.
  • Wortel menghasilkan warna kuning pucat dan vitamin A.
  • Saffron merupakan salah satu rempah impor yang biasa digunakan untuk mewarnai makanan di India dan Eropa. Harganya termasuk mahal.

Biru

Ilustrasi teh bunga telang. Pixabay

  • Bunga telang (Clitoria ternatea) kering biasa diseduh menjadi teh berwarna biru atau ditumbuk untuk mewarnai jajanan dan es krim.
  • Bubuk spirulina yang terbuat dari ganggang biru adalah pewarna biru muda yang bisa mempercantik smoothie bowl.
  • Kubis ungu yang direbus akan menyisakan air rebusan biru. Gunakan sebagai pewarna makanan alami.

Ungu

Ilustrasi ubi jalar. Pixabay

  • Ubi ungu yang mengandung antosianin punya warna ungu alami yang bagus untuk makanan.

Merah

Ilustrasi bit. Pixabay

  • Buah naga merah juga memiliki warna merah yang cukup tajam
  • Bit yang diblender dan diambil sarinya bisa menjadi sumber warna merah
  • Bunga rosella yang direbus akan menghasilkan teh kemerahan dengan rasa asam. Cocok untuk minuman dan hidangan penutup.

Hitam

Ilustrasi ketan hitam. Shutterstock

  • Cokelat bubuk hitam bisa menjadikan boba/bubble/pearl lebih pekat warnanya
  • Arang bambu pun bisa menjadikan mi lebih hitam
  • Abu merang sudah lama digunakan untuk jajanan di Jawa
  • Tepung ketan hitam akan menjadikan kue berwarna kelabu, kenyal, dan beraroma harum.
  • Kluwak yang gurih bisa menghitamkan rawon dan masakan lainnya.
  • Tinta cumi akan memberi warna hitam dan rasa seafood yang sedap.

Itulah bahan-bahan alami yang bisa digunakan sebagai pewarna makanan. Selain lebih aman, rasa dan aromanya pun lebih nikmat.

sumber: merdeka.com

Lifestyle
Berita Terkait
  • Selasa, 17 Mar 2026 14:58

    Lagi Tren, Ini 5 Tips Membuat Hampers Lebaran yang Menarik dan Berkesan

    JAKARTA - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tradisi berbagi hampers Lebaran semakin populer. Hampers sering dijadikan bentuk perhatian kepada keluarga, sahabat, hingga rekan kerja. Selain bisa dibe

  • Senin, 16 Mar 2026 15:21

    Anak Tantrum akibat Pembatasan HP, Ini 4 Cara Menghadapinya

    JAKARTA - Menghadapi anak yang sedang tantrum akibat pembatasan penggunaan handphone sering kali menjadi tantangan bagi banyak orangtua. Terdapat 4 cara agar hubungan tetap hangat dan anak merasa dipa

  • Senin, 16 Mar 2026 15:17

    Viral Gadis 22 Tahun Dijodohkan dengan Pria 65 Tahun, Komentar Nitizen Jadi Sorotan

    JAKARTA - Viral seorang gadis berusia 22 tahun dijodohkan oleh orang tuanya dengan pria yang terpaut usia 43 tahun karena dinilai mapan dan berstatus juragan di kampung halamannya. Kisah ini pun menja

  • Sabtu, 14 Mar 2026 14:18

    Mengenal Fenomena Fake Rich yang Viral di Media Sosial

    JAKARTA  - Fenomena fake rich belakangan ramai dibicarakan di media sosial. Istilah ini merujuk pada perilaku seseorang yang menampilkan gaya hidup mewah di internet meskipun kondisi keuangannya

  • Sabtu, 07 Mar 2026 14:31

    Literasi Digital dan Peran Keluarga Dinilai Penting untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

    JAKARTA - Pemerintah berencana memberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pelindungan Anak di Ruang Digital atau PP Tunas pada akhir Maret 2026. Regulasi ini dinilai sebagai langka

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.