FAMILY
5 Hal Menyebalkan yang Sering Dilakukan Rekan Kerja, Kamu Salah Satunya?
Sabtu, 26 Sep 2015 16:47
Sakit Saat Bekerja
Jika kamu datang bekerja dalam kondisi sakit, hal ini mungkin saja mempengaruhi rekan kerjamu. Misal kamu sedang batuk, tapi kamu memaksakan diri untuk bekerja. Suara batukmu akan mengganggu rekan kerja yang bekerja di sekelilingmu. Selain itu, virus dan bakteri batuk yang kamu derita juga kemungkinan besar akan menyebar ke orang-orang di lingkungan kerjamu. Tentu saja, ini sangat merugikan bagi rekan kerjamu. Jadi, jika kamu sedang sakit, be considerate. Jangan memaksakan diri untuk masuk bekerja dan ambillah beberapa waktu untuk beristirahat sampai kamu benar-benar pulih.
Penjilat
Menjilat atasan dengan kata-kata manis dan hadiah-hadiah mungkin merupakan solusi utama untuk bisa naik jabatan lebih cepat. Well, jika sang atasan mungkin tidak mempermasalahkan hal ini dengan perbuatan ini tapi tidak dengan rekan kerja. Mereka bisa melihat jelas motif di balik setiap pujian dan hadiah-hadiah yang diberikan teman mereka kepadan atasannya. Jika sekali saja kamu melakukan hal ini kepada atasan kamu--meski tanpa niat apapun--kamu bisa saja menjadi object of hate dari rekan-rekan kerjamu.
Pesimistis
Setiap orang punya masalah pribadi mereka sendiri-sendiri, jadi sama sekali tidak benar jika kamu merasa paling malang dan banyak masalah di antara teman-teman kerjamu. Apalagi jika masalah ini membuatmu menjadi orang yang pesimistis dan aura pesimis ini kamu tularkan pada rekan kerjamu. Hal ini pasti akan sangat mengganggu mereka dan kamu akan jadi rekan kerja yang paling menyebalkan bagi mereka.
Meja Kerja yang Selalu Kotor
Sebagian besar orang tidak akan merasa nyaman bekerja dengan lingkungan kerja yang kotor. Oleh sebab itu, tidak mengherankan jika meja kerja yang selalu kotor dari seorang rekan kerja akan sangat mengganggu rekan kerja yang lainnya. So, jika kamu tidak ingin dianggap menyebalkan oleh rekan kerjamu, pastikan untuk membersihkan meja kerjamu ya.
Suara yang Terlalu Keras
Jika kamu merupakan orang yang sangat berenergi dan bersuara keras, kamu mungkin tidak menyadari bahwa suara kerasmu ini sangat menyebalkan bagi rekan kerjamu. Penting untuk diingat bahwa tempat kerja bukan lapangan sepak bola, club, atau restaurant. Hargailah rekan kerjamu dan perhatikan volume suara kamu, terutama saat kamu menerima telepon. Dan, jangan memutar musik dengan suara yang terlalu keras. Karena hal ini akan mengganggu kosentrasi rekan kerjamu.Nah, itulah 5 hal menyebalkan yang seringkali dilakukan saat di tempat kerja tanpa kita sadari. Jika kamu tidak ingin dianggap menyebalkan dan dijauhi rekan kerjamu, pastikan untuk tidak melakukan hal-hal ini ya. Semoga kamu dan rekan kerjamu maikn kompak dengan saling menghargai satu sama lain.
(vemale.com)
Kepala Daerah Diminta Jaga Integritas Hadapi Beragam Tantangan
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto mengingatkan kepala daerah untuk menjaga integritas dalam menjalankan pemerintahan. Kepemimpinan yang bersih menjadi fondasi utama untuk mew
Ribuan Personel Polda Riau Naik Pangkat, Kapolda Ingatkan Tanggung Jawab Pengabdian
PEKANBARU - Suasana penuh rasa syukur mewarnai Lapangan Upacara Polda Riau, Jumat (3/7/2026). Sebanyak 1.126 personel kepolisian dan 26 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Polda Riau resmi meneri
Said Iqbal Minta Klaim JHT Bebas Pungutan Pajak
Penasihat Khusus Presiden dalam bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal mengusulkan adanya perluasan insentif pajak untuk klaim Jaminan Hari Tua (JHT) dari BPJS Ketenagakerjaan. Saa
Pura-pura Menginap di Rumah Kerabat, Pria di Bungur Ditangkap Usai Diduga Lakukan Pencabulan terhadap IRT
SELATPANJANG â€" Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Meranti bergerak cepat mengungkap kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang terjadi di Desa Bungur, Kecamatan Rangsang Pe
DPRD Kepulauan Meranti Sahkan Tiga Pansus Bahas Tujuh Ranperda Baru
SELATPANJANG - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti resmi membentuk tiga Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Pembentukan regulasi baru ini dirancang untuk m