Lifestyle
9 Kesalahan Pemakaian Skincare yang Harus Kamu Hindari
Sumber:Liputan6.com
Selasa, 29 Mei 2018 08:46
Ragam produk skincare
makin mudah ditemukan di pasaran. Hal ini tak lepas dari makin
tingginya kesadaran masyarakat untuk merawat kesehatan dan kecantikan
kulitnya. Tapi pertanyaannya sekarang apakah selama ini kita sudah
menggunakan skincare dengan tepat?
Melansir dari newbeauty.com, Senin (28/52018), berikut ini adalah beberapa kesalahan pemakaian skincare yang masih dilakukan sampai saat ini. Penasaran apa saja?
1. Merawat jerawat dengan cara yang salah
Banyak
orang salah merawat jerawat ketika muncul. Jika Anda terus melakukan
pemakaian skincare dengan cara yang salah, maka jerawat akan semakin
parah dan berlangsung lama, meninggalkan bekas luka merah atau gelap
yang bertahan selama berbulan-bulan.
2. Terlalu banyak melakukan eksfoliasi
Eksfoliasi
tidak boleh dilakukan secara agresif, karena hanya akan melukai kulit.
Terlalu banyak melakukan eksfoliasi justru akan menyebabkan penghalang
kelembapan rusak, dehidrasi, dan peradangan.
Selain itu,
eksfoliasi berlebihan juga akan menghancurkan sel-sel sehat dan
menstimulasi aktivitas melanin yang meningkatkan hiperpigmentasi.
3. Tidak memakai tabir surya secara rutin
Alasan
nomor satu mengapa kulit mengalami penuaan dini adalah karena sinar
matahari. Menggunakan skincare tabir surya adalah keharusan karena akan
melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV.
4. Menggunakan toner berbahan alkohol atau melewatkannya
Toner
adalah langkah penting dalam perawatan kulit dan harus dilakukan rutin
setiap hari. Alkohol hanya akan membuat kulit dehidrasi dan meningkatkan
penumpukan sel mati.
5. Tidak merawat leher
Banyak
orang masih tidak mengaplikasikan skincare di bagian lehernya. Hal ini
termasuk tabir surya, agar wajah dan leher Anda terlindungi dari
kerusakan akibat sinar matahari.
6. Mengaplikasikan skincare dengan cara yang salah
Banyak
reaksi tidak menguntungkan dari skincare biasanya disebabkan dari
pengaplikasian yang salah. Contohnya adalah skincare yang digunakan
untuk mengurangi jerawat digunakan sesering mungkin, faktanya ini bukan
praktik yang baik.
Skincare untuk kulit berjerawat tidak seharusnya digunakan terlalu banyak, karena hanya akan menyebabkan iritasi dan peradangan.
7. Tidak melakukan rutinitas yang tepat untuk jerawat dan keriput
Strategi
terbaik untuk merawat kulit berjerawat adalah dengan menggunakan
eksfoliator asam salisilat sebelum mengaplikasikan produk pelembap.
Lakukan hal ini tiga kali dalam seminggu.
8. Tidak menggunakan pelembap setiap hari
Banyak orang menyembunyikan kekurangan pada kulit wajahnya dengan makeup. Kulit menjadi tidak memiliki sistem pernapasan.
9. Tidak melakukan eksfoliasi dengan produk yang tepat
Eksfoliasi
adalah hal terbaik yang bisa Anda lakukan pada kulit. Lakukan tiga kali
dalam seminggu dan gunakan skincare secara rutin.
Nah, mulai
dari sekarang yuk lebih hati-hati lagi dalam menggunakan skincare.
Pastikan kamu tidak melakukan kesalahan-kesalahan yang telah disebutkan
di atas ya.
Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama
Mimika-Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, hadir dan mengawal langsung prosesi perdamaian perang suku yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Dandi
Kodim 1714/PJ dan Polri Berikan Dukungan Penuh Bersama Pemda Kab. Puncak Jaya Dalam Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2024
Puncak Jaya-Bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, telah dilaksanakan kegiatan Pembagian dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengang
Berkacamata Hitam dan Masker, Aliansi Rakyat Sulsel Demo Dukung MBG Dilanjutkan
Sejumlah emak-emak yang masuk dalam pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut berpartisipasi dalam aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Rakyat Sulsel untuk mendukung program Makanan Berg
Duduk Perkara Warga di Labuhanbatu Utara Tewas Dianiaya Usai Dituding Curi Sawit
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatra Utara mengungkap kronologi kematian Luis David Hutabarat (32), warga Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, yang diduga mengalami p
Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 131,5 Triliun
Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat telah menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 131,5 triliun melalui penanganan perkara tindak pidana khusus sepanjang periode 2020 hingga 2026.J