Fasion
Bebas Ketombe, Wanita Berhijab Wajib Pilih Sampo Tepat
Senin, 11 Jul 2016 10:15
WANITA berhijab memang perlu merawat rambutnya lebih ekstra. Apalagi saat rambut basah, agar rambut mereka tidak berketombe.
Oleh karenanya, produk yang memiliki manfaat mengeringkan rambut dengan cepat menjadi pilihan wanita berhijab. Itulah yang dipilih Citra Kirana ketika merawat rambut.
"Aku dalam merawat rambut itu memakai sampo yang cepat kering. Jadi, rambut aku tidak mengalami masalah," jelas Citra ditemui Okezone di Jakarta.
Citra merasakan betul dengan memakai sampo yang tepat, rambutnya bebas dari masalah ketombe. Selain itu, rambutnya juga terawat dengan baik.
"Sampo cepat kering itu membuat aku mudah saat menjalani syuting. Begitu sampai lokasi syuting, aku sudah bisa pakai jilbab," tutup pemain sinetron 'Tukang Bubur Naik Haji' itu. (okezone.com)
Lagi Tren, Ini 5 Tips Membuat Hampers Lebaran yang Menarik dan Berkesan
JAKARTA - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tradisi berbagi hampers Lebaran semakin populer. Hampers sering dijadikan bentuk perhatian kepada keluarga, sahabat, hingga rekan kerja. Selain bisa dibe
Anak Tantrum akibat Pembatasan HP, Ini 4 Cara Menghadapinya
JAKARTA - Menghadapi anak yang sedang tantrum akibat pembatasan penggunaan handphone sering kali menjadi tantangan bagi banyak orangtua. Terdapat 4 cara agar hubungan tetap hangat dan anak merasa dipa
Viral Gadis 22 Tahun Dijodohkan dengan Pria 65 Tahun, Komentar Nitizen Jadi Sorotan
JAKARTA - Viral seorang gadis berusia 22 tahun dijodohkan oleh orang tuanya dengan pria yang terpaut usia 43 tahun karena dinilai mapan dan berstatus juragan di kampung halamannya. Kisah ini pun menja
Mengenal Fenomena Fake Rich yang Viral di Media Sosial
JAKARTA - Fenomena fake rich belakangan ramai dibicarakan di media sosial. Istilah ini merujuk pada perilaku seseorang yang menampilkan gaya hidup mewah di internet meskipun kondisi keuangannya
Literasi Digital dan Peran Keluarga Dinilai Penting untuk Lindungi Anak di Ruang Digital
JAKARTA - Pemerintah berencana memberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pelindungan Anak di Ruang Digital atau PP Tunas pada akhir Maret 2026. Regulasi ini dinilai sebagai langka