Rabu, 29 Apr 2026

Cara Sederhana Bahagiakan Anak

Kamis, 03 Sep 2015 16:42
Rccfc
Cara sederhana bahagiakan anak
TIDAK mudah menjadi orangtua yang sempurna. Meski tidak mudah, namun orangtua akan melakukan segala sesuatunya menjadi yang terbaik, terutama untuk anak-anaknya.
 
Membuat anak bahagia sebenarnya tidak sulit. Seperti yang dilakukan oleh Komunitas Sahabat Anak (SA) yang merupakan sekelompok volunter yang mendukung gerakan pendampingan anak jalanan di daerah DKI Jakarta dan sekitarnya.
 
Cara mereka membuat anak-anak jalanan ini bahagia adalah dengan mengajaknya bemain dan memperhatikan kesejahteraannya. Belum lama ini komunitas Sahabat Anak mengajak 600 anak marjinal dan 300 orang sukarelawan dari wilayah Jakarta dan sekitarnya ikut dalam acara tahunan Jambore Sahabat Anak 2015. Kegiatan ini diadakan di Bumi Perkemahan Ragunan Jakarta.

JSA merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh Sahabat Anak yang telah diadakan sejak 1997 dan kini telah memasuki penyelenggaraan yang ke-19 kalinya. "Kami mengangkat tema JSA 2015 adalah 'Kucinta Keluargaku' yang merupakan bagian dari rangkaian kampanye. Melalui Jambore ini, kami mensosialisasikan perlindungan anak melalui keluarga. Sahabat Anak ingin mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam kegiatan perlindungan anak Indonesia." kata Franxis Erika, Ketua Panitia JSA.

Sementara itu, John Hunter dari AVI (Australian Volunteer International) mengatakan, ini merupakan ketiga kalinya dia ikut serta sebagai salah satu kakak pendamping. "Di Jambore kali ini, saya merasa memiliki lebih banyak waktu yang bisa dihabiskan bersama dengan dua adik yang saya dampingi, sehingga kami bisa saling mengenal lebih baik. Walaupun saya berasal dari negara yang berbeda, mereka dari Indonesia dengan kehidupan yang jauh lebih sederhana, saya sadar bahwa ketika berbicara tentang keluarga, sebenarnya yang kita rasakan, inginkan dan harapkan tidak jauh berbeda, yaitu relasi yang lebih baik dengan anggota keluarga," ucapnya. 

Untuk membuat anak-anak marjinal ini bahagia, Sahabat Anak memberi kesempatan memperluas wawasan dan ketrampilan dalam berkarya melalui kegiatan lokakarya antara lain permainan, lomba menggambar tema keluarga, pembuatan pohon harapan, serta membuat mural yang mengekspresikan rasa cinta kepada keluarga.

Salah satu peserta asal Klender Jakarta Timur, Nanang (14 tahun) yang merupakan mantan siswa sekolah nonformal Sahabat Anak dan sekarang sudah bersekolah di sebuah SMP swasta di Jakarta, sudah mengikuti acara JSA ini lima kali sejak 2011. Ia mengatakan, "Walaupun Bapak sudah tidak ada, semoga ke depan bisa lebih baik lagi hubungan dengan orang-orang yang menganggap saya sebagai keluarga".

(okezone.com)
Lifestyle
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Apr 2026 22:18

    Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional

    JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:15

    Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta

    JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:12

    Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur

    JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:10

    Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait

    JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:08

    Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang

    JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.