Lifestyle
Dampak Buruk Kalau Kamu Sering Makan Terburu-buru Jelang Imsak
Jumat, 18 Mei 2018 09:13
KARENA tidur kemalaman, rasanya bikin kamu malas bangun sahur. Akhirnya, kamu mengandalkan makan terburu-buru karena waktu Imsak segera tiba.
Dari sisi medis, melahap makanan dengan cepat sangat tidak dianjurkan oleh dokter. Lebih baik kamu menghindari kebiasaan itu karena bakal menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.
Studi mengklaim bahwa seseorang yang hobi makan terburu-buru bisa mengganggu metabolismenya. Jika kamu menghabiskan makanan kurang dari lima menit, bisa menimbun lemak dan akibatnya memicu obesitas.
Paling tidak, berat badanmu tidak langsung naik signifikan. Mulanya perutmu akan terlihat buncit dan tidak indah dipandang.
Artinya, ketika kamu punya risiko obesitas, dalam jangka panjang lagi ada efek serangan penyakit jantung, diabetes, dan stroke. Studi ini dipresentasikan pada Scientific Sessions 2017 American Heart Association beberapa waktu lalu.
Para peneliti dari Hiroshima University di Jepang menindaklanjuti
642 pria dan 441 wanita selama lima tahun. Studi ini mengidentifikasi
orang-orang yang makannya lambat, normal atau cepat. Mereka menemukan
bahwa orang yang suka makan terburu-buru, sekira 11,6% lebih mungkin
telah mengembangkan sindrom metabolic. Mereka cenderung mudah obesitas,
tekanan darah tinggi, menimbunnya lemak jahat dan gula darah tinggi
setelah periode puasa.
Hubungan antara makan dengan cepat dan menjadi tidak sehat telah diketahui untuk sementara waktu. Saat Anda makan dengan cepat, tubuh tidak mendapat kesempatan untuk memberi sinyal ke otak, dan rasanya tambah kenyang. Reseptor di lambung juga mulai melemah. Seharusnya frekuensi makan yang normal memerlukan waktu 15 hingga 20 menit.
Di samping itu, kamu harus mengunyah makanan sampai halus agar usus mudah mencernanya. Air liur memiliki enzim yang melumasi dan mulai mencerna apa yang kamu makan. Hal ini memungkinkan makanan yang masuk ke dalam usus diproses dengan lambat dan sempurna.
Tapi biasanya orang yang makan buru-buru, mengunyah makannya tidak sampai halus. Akibatnya, makananmu akan sulit dicerna, sehingga menimbulkan rasa sembelit atau perut mulas di pagi harinya.
Sebagai antisipasi, kamu jangan terlalu sering bangun kesiangan untuk makan sahur yang mendekati waktu Imsak. Fatalnya, jika kamu mengalaminya terus-menerus dampaknya bikin aktivitasmu terganggu, karena gangguan pencernaan dan dalam jangka panjang terkena serangan penyakit kronik.(okezone.com)
Lifestyle
Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama
Mimika-Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, hadir dan mengawal langsung prosesi perdamaian perang suku yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Dandi
Kodim 1714/PJ dan Polri Berikan Dukungan Penuh Bersama Pemda Kab. Puncak Jaya Dalam Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2024
Puncak Jaya-Bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, telah dilaksanakan kegiatan Pembagian dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengang
Berkacamata Hitam dan Masker, Aliansi Rakyat Sulsel Demo Dukung MBG Dilanjutkan
Sejumlah emak-emak yang masuk dalam pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut berpartisipasi dalam aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Rakyat Sulsel untuk mendukung program Makanan Berg
Duduk Perkara Warga di Labuhanbatu Utara Tewas Dianiaya Usai Dituding Curi Sawit
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatra Utara mengungkap kronologi kematian Luis David Hutabarat (32), warga Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, yang diduga mengalami p
Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 131,5 Triliun
Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat telah menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 131,5 triliun melalui penanganan perkara tindak pidana khusus sepanjang periode 2020 hingga 2026.J