Jumat, 03 Jul 2026

FAMILY

Jangan Katakan Ini pada Perempuan Tak Punya Anak

Senin, 28 Sep 2015 10:22
shutterstock
Ada hal-hal yang sebaiknya tak dikatakan pada perempuan tak punya anak
BISA hamil dan memiliki keturunan adalah harapan setiap perempuan yang telah menikah. Namun, ada kalanya seorang perempuan tak bisa hamil karena sesuatu hal.

Terkait dengan itu, ketika bertemu dan bergaul dengan perempuan yang tak memiliki anak, sebaiknya Anda tidak menggunakan beberapa kata yang berpotensi melukai perasaannya.

Asisten profesor psikiatri dan kesehatan perilaku dan mental perempuan di The Ohio State University Wexner Medical Center, Tamur Gur, menganjurkan agar tiap orang yang bergaul dengan perempuan tak punya anak untuk tidak mencecarnya dengan pertanyaan penyebab kemandulannya.

"Yang paling penting untuk diingat ketika berbicara dengan seorang perempuan yang tak punya anak, jangan menanyainya, kecuali ia mengaku sendiri kepada Anda," kata Gur, sebagaimana dilansir Prevention.

"Pertanyaan Anda bisa menyinggung mereka," ujar Gur.

Berikut kata-kata yang tak boleh Anda ucapkan kepada perempuan tak punya anak.

Kenapa tidak punya anak?

Pertanyaan, "Kenapa kamu tidak punya anak?" bisa melukai perasaan perempuan yang tak memiliki anak. Kecuali jika Anda sudah bersahabat dekat dengan perempuan tersebut. Itu pun jika perempuan tersebut menceritakannya berdasarkan kemauannya sendiri.

Maafkan aku

Hamil memang kodrat alami wanita. Namun, ada baiknya Anda ketahui, tak semua perempuan ingin hamil karena alasan-alasan tertentu. Ada perempuan yang sengaja berencana tak memiliki anak. Pernyataan "maaf" yang mungkin Anda maksudkan sebagai ungkapan belas kasih justru akan bermakna melecehkan bagi perempuan yang tak punya anak.

Coba program terbaru untuk kesuburan?

Jangan sekali-kali mengajukan pertanyaan seperti, "Sudah coba prosedur terbaru untuk kesuburan?" Perlu Anda pahami, pertanyaan semacam ini bisa membuat wanita tak punya anak merasa disudutkan.

Katakan saja sesuatu yang membuat perempuan tak punya anak merasa santai seperti, "Santai saja, nanti si kecil akan datang." Kalimat seperti itu akan lebih berguna daripada Anda bertanya soal usaha apa saja yang sudah dilakukan seorang perempuan untuk bisa hamil.

Siapa yang akan mengurusmu nanti?

Pertanyaan, "Siapa yang akan mengurusmu saat sudah tua nanti?" adalah pertanyaan yang sama sekali tidak berguna untuk perempuan yang tak punya anak.

Mungkin maksud Anda ini sebagai bentuk simpatik, tapi pertanyaan tersebut justru membuat perempuan tak punya anak semakin tertekan. Cukuplah ia menghadapi kenyataan tak bisa punya anak dan jangan menambahi beban pikirannya.

(okezone.com)
Lifestyle
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 15:01

    Kepala Daerah Diminta Jaga Integritas Hadapi Beragam Tantangan

    Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto mengingatkan kepala daerah untuk menjaga integritas dalam menjalankan pemerintahan. Kepemimpinan yang bersih menjadi fondasi utama untuk mew

  • Jumat, 03 Jul 2026 14:07

    Ribuan Personel Polda Riau Naik Pangkat, Kapolda Ingatkan Tanggung Jawab Pengabdian

    PEKANBARU - Suasana penuh rasa syukur mewarnai Lapangan Upacara Polda Riau, Jumat (3/7/2026). Sebanyak 1.126 personel kepolisian dan 26 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Polda Riau resmi meneri

  • Jumat, 03 Jul 2026 14:02

    Said Iqbal Minta Klaim JHT Bebas Pungutan Pajak

    Penasihat Khusus Presiden dalam bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal mengusulkan adanya perluasan insentif pajak untuk klaim Jaminan Hari Tua (JHT) dari BPJS Ketenagakerjaan. Saa

  • Jumat, 03 Jul 2026 13:16

    Pura-pura Menginap di Rumah Kerabat, Pria di Bungur Ditangkap Usai Diduga Lakukan Pencabulan terhadap IRT

    SELATPANJANG â€" Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Meranti bergerak cepat mengungkap kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang terjadi di Desa Bungur, Kecamatan Rangsang Pe

  • Jumat, 03 Jul 2026 13:14

    DPRD Kepulauan Meranti Sahkan Tiga Pansus Bahas Tujuh Ranperda Baru

    SELATPANJANG - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti resmi membentuk tiga Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Pembentukan regulasi baru ini dirancang untuk m

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor