Ramadhan
Jangan Lewatkan, 3 Waktu Ini Paling Utama Untuk Mendirikan Salat Tahajud
Sabtu, 26 Mei 2018 09:05
Tak terasa hari ini umat muslim telah sampai pada
hari ke sembilan bulan Ramadan. Di bulan yang penuh berkah, kemuliaan
dan ampunan ini, umat muslim disarankan untuk berlomba-lomba berbuat
kebaikan dan beribadah lebih giat. Salah satu ibadah yang sebaiknya tak
terlewatkan di bulan Ramadan adalah salat Tahajud.
"Dan sebutlah nama Rabb-mu pada (waktu) pagi dan petang. Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian panjang di malam hari." (QS. Al-Insaan, 25-26).
Sementara itu, di ayat yang lain Allah berfirman, "(Dan pada sebagian makam hari Salat Tahajudlah kamu." (QS. Al-Israa, 79). Dan Rasulullah SAW pun bersabda,
"Salat yang paling utama dikerjakan setelah salat wajib adalah salat yang dilakukan di malam hari."
Salat Tahajud menjadi salah satu salat sunah yang begitu dianjurkan karena ia memiliki banyak keutamaan. Adapun keutamaan dari Salat Tahajud antara lain adalah seperti diampuni segala dosa baik yang kecil maupun besar, dimudahkan rezekinya, dilapangkan kuburnya kelak, ditenangkan hati dan pikirannya serta masih banyak lagi.
Adapun waktu paling utama untuk mendirikan salat Tahajud ada 3 waktu. Waktu tersebut adalah sebagai berikut.
Sepertiga Malam Pertama
Waktu
utama yang pertama untuk menunaikan salat tahajud adalah sepertiga
malam pertama. Rentang waktunya adalah setelah waktu isya' hingga
sekitar pukul 22:00 malam. Meski dikerjakan di waktu yang cukup sore,
salat tahajud harus dikerjakan selepas tidur. Salat malam yang
dikerjakan sebelum tidur hanya disebut sebagai salat malam, bukan salat
Tahajud.
Seperti Malam Kedua
Untuk waktu kedua yang
utama adalah rentang waktu pukul 22:00 hingga pukul 01:00 dini hari. Di
saat banyak orang lain tertidur, mendirikan salat Tahajud di waktu ini
akan mendatangkan banyak pahala. Doa-doa yang dipanjatkan pun akan
pantang ditolak oleh Allah selama doa itu dipanjatkan dengan
sungguh-sungguh, penuh ikhlasan serta ketulusan.
Seperti Malam Terakhir
Dibandingkan
dengan waktu di sepertiga malam pertama dan kedua, sepertiga malam
terakhir dikatakan adalah waktu paling utama. Waktu ini adalah rentang
pukul 01:00 hingga menjelang subuh. Dalam hadist riwayat Bukhari dan
Imam Muslim, disebutkan bahwa
"Setiap malam Allah SWT turun ke langit dunia sampai tersisa sepertiga malam yang terakhir. Ia (Alla) pun berkata, "Adakah hamba-Ku yang meminta sehingga pasti Aku berikan apa yang ia minta. Adakah hamba-Ku yang berdoa hingga pasti Aku kabulkan doanya. Adakah hamba-Ku yang istighfar, akan aku ampuni dosa-dosanya."
Itulah waktu-waktu
utama mendirikan salah Tahajud. Semoga kita semua termasuk ke dalam
golongan yang rajin mendirikan salat Tahajud dan menunaikan perintah
agama serta menjauhi laranganNya. Marhaban ya Ramadan, perbanyaklah
Tahajud dan raihlah segudang keberkahan dariNya.
Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama
Mimika-Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, hadir dan mengawal langsung prosesi perdamaian perang suku yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Dandi
Kodim 1714/PJ dan Polri Berikan Dukungan Penuh Bersama Pemda Kab. Puncak Jaya Dalam Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2024
Puncak Jaya-Bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, telah dilaksanakan kegiatan Pembagian dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengang
Berkacamata Hitam dan Masker, Aliansi Rakyat Sulsel Demo Dukung MBG Dilanjutkan
Sejumlah emak-emak yang masuk dalam pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut berpartisipasi dalam aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Rakyat Sulsel untuk mendukung program Makanan Berg
Duduk Perkara Warga di Labuhanbatu Utara Tewas Dianiaya Usai Dituding Curi Sawit
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatra Utara mengungkap kronologi kematian Luis David Hutabarat (32), warga Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, yang diduga mengalami p
Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 131,5 Triliun
Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat telah menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 131,5 triliun melalui penanganan perkara tindak pidana khusus sepanjang periode 2020 hingga 2026.J