Rabu, 10 Jun 2026

Lifestyle

Kenapa Gen Z Gampang Stres?

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 16 Agu 2025 09:26
okezone.com
Kenapa gen Z gampang stres? Generasi Z yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an, kini kerap menjadi sorotan dalam diskusi kesehatan mental.

Laporan Forbes mengungkap fakta mencolok: 46% pekerja Gen Z merasa stres, dan 35% mengalami depresi â€" jauh di atas rata-rata populasi yang hanya 20%. Tingginya angka ini memicu kekhawatiran tentang masa depan kesejahteraan mental generasi muda.

Podcast “Speaking of Psychology” milik American Psychological Association menambahkan dimensi lain. Dr. Emma Adam, PhD, menyoroti bahwa tekanan yang dialami Gen Z tidak muncul dalam ruang hampa. Pandemi COVID-19 meninggalkan jejak panjang pada kesejahteraan mental, memperburuk kecemasan terkait karier, pendidikan, dan hubungan sosial. “Efek stres ini bisa berlanjut hingga memengaruhi kesehatan fisik di masa depan,” ujarnya.

Namun, penelitian dari MOOC UGM mengingatkan bahwa masalah kesehatan mental bukanlah monopoli Gen Z. Baby Boomer dan Gen X pun pernah dan masih menghadapi tekanan besar, mulai dari ketidakpastian ekonomi hingga perubahan sosial dan teknologi yang cepat. Bedanya, stigma di masa lalu membuat generasi tersebut lebih jarang membicarakan atau mencari bantuan profesional.

Meski demikian, lingkungan digital yang menjadi “rumah” Gen Z membawa tantangan tersendiri. Paparan media sosial yang penuh citra sempurna memicu perbandingan diri dan rasa minder, sementara interaksi tatap muka berkurang. Ditambah lagi, ketidakpastian masa depan dari perubahan iklim hingga instabilitas pekerjaan membuat beban mental mereka semakin berat.

Para ahli sepakat, tantangan ini tak akan hilang dalam semalam. Tetapi, kesadaran yang semakin tinggi lintas generasi membuka peluang untuk menciptakan ruang aman, memperluas akses layanan konseling, dan mengikis stigma seputar kesehatan mental. Pada akhirnya, stres dan kecemasan adalah bahasa universal yang melampaui batas tahun kelahiran dan mungkin, justru bisa menjadi alasan untuk saling memahami.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Lifestyle
Berita Terkait
  • Rabu, 10 Jun 2026 16:10

    Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas

    Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Kecama

  • Rabu, 10 Jun 2026 16:08

    KPK Sita Uang Puluhan Juta dari Ruang Kerja Wamen Imigrasi

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai puluhan juta rupiah dari ruang kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Temuan tersebut merupakan hasil

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:31

    Sudah Lihat Kekuatan Lawan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, Ismael Yakin Lolos

    JAKARTA - Timnas Basket U18 Putra Indoneia sudah tiba # ke Thailand. Mereka sudah siap menghadapi persaingan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Krabi, Thailand, 10-14 Juni

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:29

    Dua Gugur, 72 Calon Anggota KPID Riau Ikuti Ujian CAT Langsung Diumumkan Besok

    PEKANBARU - Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Keduanya tidak bisa lagi mengikuti tahapan berikutnya setelah tak hadir pada ujia

  • Rabu, 10 Jun 2026 14:50

    Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045

    Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastr

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.