Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Lifestyle
  • Mandi Belimau, Tradisi Adat Melayu Menjunjung Tinggi Keagamaan Islam

Lifestyle

Mandi Belimau, Tradisi Adat Melayu Menjunjung Tinggi Keagamaan Islam

Selasa, 15 Mei 2018 14:39
okezone.com
Mandi Berimau

SUNGAILIAT - Indonesia terkenal akan beragam budaya nan unik, salah satunya tradisi adat Mandi Belimau. Sebuah tradisi adat yang digelar di Area Pemakaman Depati Bahrin Lubuk Bunter Desa Kimak, Kec. Merawang, Kab. Bangka, Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Plt. Bupati Bangka Rustamsyah mengatakan, kegiatan ini diadakan bertujuan untuk melestarikan, menggali dan mengapresiasi hasil karya tokoh-tokoh terdahulu sehingga dicontohkan kepada generasi muda agar mengenal, mencintai dan menghargai adat dan budaya daerah.

Menurutnya, melihat dan mengamati perkembangan teknologi zaman sekarang dapat berpengaruh terhadap pelestarian maupun perkembangan budaya di daerah saat ini.

"Sehingga kita perlu bersama-sama berkomitmen untuk terus mempertahankan budaya daerah Mandi Belimau sampai ke lintas generasi berikutnya, generasi penerus bangsa dan negara," ujarnya kala acara kepada awak media di Sungailiat, Bangka.

Rustam menyebutkan bahwa dalam menghargai karya sejarah perjuangan yang diukir oleh para pejuang kita merupakan wujud kepedulian yang sangat positif, seperti jejak perjuangan Depati Amir dan Depati Bahrin. Bahkan salah satu upaya nyata adalah mengajukan Depati Amir sebagai pahlawan nasional.

Jadi lanjutnya, tradisi adat Mandi Belimau ini juga berkaitan erat dengan budaya melayu yang menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan Islam yang menjadi ruh dalam kehidupan sehari-hari masyarakat si pulau Bangka.

"Kita berharap tradisi ini terus dilaksanakan dan dikembangkan sebagai salah satu daya tarik wisata dengan mengemas acara dalam bentuk festival sang Depati dengan menggabungkan potensi wisata sejarah wisata alam, wisata budaya, dan agrowisata," ia menuturkan.

Dirinya pun optimis bahwa di desa Kimak, Merawang, Bangka bakal menjadi salah satu pusat destinasi wisata bagi pengunjung domestik, wisman, dan penggerak ekonomi masyarakat dan daerah.

"Saya yakin desa ini akan menjadi salah satu destinasi wisata dan akan berpengaruh terhadap sosial ekonomi masyarakatnya dan daerah," tandas Rustamsyah.

(okezone.com)

Lifestyle
Berita Terkait
  • Rabu, 24 Jun 2026 18:35

    Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama

    Mimika-Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, hadir dan mengawal langsung prosesi perdamaian perang suku yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Dandi

  • Rabu, 24 Jun 2026 17:36

    Kodim 1714/PJ dan Polri Berikan Dukungan Penuh Bersama Pemda Kab. Puncak Jaya Dalam Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2024

    Puncak Jaya-Bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, telah dilaksanakan kegiatan Pembagian dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengang

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:41

    Berkacamata Hitam dan Masker, Aliansi Rakyat Sulsel Demo Dukung MBG Dilanjutkan

    Sejumlah emak-emak yang masuk dalam pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut berpartisipasi dalam aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Rakyat Sulsel untuk mendukung program Makanan Berg

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:29

    Duduk Perkara Warga di Labuhanbatu Utara Tewas Dianiaya Usai Dituding Curi Sawit

    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatra Utara mengungkap kronologi kematian Luis David Hutabarat (32), warga Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, yang diduga mengalami p

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:04

    Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 131,5 Triliun

    Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat telah menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 131,5 triliun melalui penanganan perkara tindak pidana khusus sepanjang periode 2020 hingga 2026.J

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.