Family
Nilai Kebaikan dari Penyembelihan Hewan Kurban untuk Anak
Minggu, 11 Sep 2016 09:55
Lantas, bagaimana sesungguhnya memaknai prosesi penyembelihan hewan kurban untuk anak? Berikut saran dari dari psikolog Rose Mini kepada Okezone, belum lama ini.
"Pertama-tama kalau masih kecil sebaiknya jangan dibawa dulu. Baiknya bawa anak yang sudah memahami betul apa itu kurban. Sehingga, mereka tidak punya attachment tersendiri mengenai penyembelihan hewan."
Menurut psikolog yang juga merupakan tenaga pengajar di Universitas Indonesia ini, baiknya ajak anak ketika pembagian daging hasil kurban kepada yang membutuhkan.
"Kalau mau ajak anak saat pembagian. Itu lebih ada value-nya. Bahwa, ada loh yang tidak bisa makan daging karena harga daging terlalu mahal, kita bisa makan daging setiap hari tapi ada loh yang mungkin saja makan daging hanya setahun sekali, jadi ada orang yang berbahagia. Ini juga anjuran Allah untuk berbagi kepada sesama," papar Rose Mini.
(okezone.com)
Lifestyle
Lagi Tren, Ini 5 Tips Membuat Hampers Lebaran yang Menarik dan Berkesan
JAKARTA - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tradisi berbagi hampers Lebaran semakin populer. Hampers sering dijadikan bentuk perhatian kepada keluarga, sahabat, hingga rekan kerja. Selain bisa dibe
Anak Tantrum akibat Pembatasan HP, Ini 4 Cara Menghadapinya
JAKARTA - Menghadapi anak yang sedang tantrum akibat pembatasan penggunaan handphone sering kali menjadi tantangan bagi banyak orangtua. Terdapat 4 cara agar hubungan tetap hangat dan anak merasa dipa
Viral Gadis 22 Tahun Dijodohkan dengan Pria 65 Tahun, Komentar Nitizen Jadi Sorotan
JAKARTA - Viral seorang gadis berusia 22 tahun dijodohkan oleh orang tuanya dengan pria yang terpaut usia 43 tahun karena dinilai mapan dan berstatus juragan di kampung halamannya. Kisah ini pun menja
Mengenal Fenomena Fake Rich yang Viral di Media Sosial
JAKARTA - Fenomena fake rich belakangan ramai dibicarakan di media sosial. Istilah ini merujuk pada perilaku seseorang yang menampilkan gaya hidup mewah di internet meskipun kondisi keuangannya
Literasi Digital dan Peran Keluarga Dinilai Penting untuk Lindungi Anak di Ruang Digital
JAKARTA - Pemerintah berencana memberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pelindungan Anak di Ruang Digital atau PP Tunas pada akhir Maret 2026. Regulasi ini dinilai sebagai langka